
Malam harinya, jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, Namun rumah itu terasa sunyi dan sepi, Citra sudah bolak balik menunggu dengan gelisah.
Pasalnya sang suami juga belum kembali pulang ke rumah.
"Mom?" Panggil Roman saat melihat ibunya ada di lantai bawah duduk di kursi sofa menunggu seseorang, dan sesekali berdiri bolak balik.
"Ah Mark? kau belum tidur sayang." Sapa Mommy Citra.
"Sudah mom, aku harus dan kebutuhan air di meja nakas ku sudah habis, jadi aku kebawah untuk mengambil minum." Tutur Mark pada siang Mommy.
"Mom belum tidur?" Tanya Mark.
"Ah itu, Mommy menunggu Papa mu." Ucap Mommy Citra menjelaskan.
"Papa belum pulang?" Tanya Mark.
"Belum sayang, makanya Mommy mengkhawatirkan nya." Ucap Mommy Citra jujur apa adanya.
"Mom tidur saja, biar Mark yang menunggu Papa." Ucap Mark.
"Tapi sayang.... " Ucapan Mommy Citra tertahan.
Tap
Tap
Tap
Langkah kaki terdengar memasuki rumah tersebut, Roman berjalan masuk kedalam rumah dengan keadaan yang sempoyongan, jangan lupakan segelas bir yang ada di tangan nya.
"Mark masuk!" Ucap Mommy Citra dengan begitu tegas. saat melihat sang suami perlahan mulai mendekat ke arah dimana mereka berdua berdiri.
"Tapi mom?" Ucap Mark ragu meninggalkan Mommy sendirian saat keadaan Papa nya seperti itu.
__ADS_1
"Mark!"
"Baik mom."
"Mas! Kau kenapa seperti ini!" Ucap Citra berjalan mendekat kearah sang suami namun tangan nya di tepis kasar.
"Minggir! Kau wanita pengkhianat! Murahan." Rancau Roman karena pengaruh alkohol.
"Mas ayo ke kamar!" Ucap Citra berusaha tenang dan menuntun Roman masuk kedalam kamar.
"Sayang! Kau meninggalkan ku!" Ucap Cewek cantik dengan baju menyala dan sial nya sangat seksi.
"Kemari!" Ucap Roman, dan setelah cewek itu mendekat Roman merangkulnya dengan mesra di hadapan sang istri.
"Kenapa? Aku bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih cantik dari mu." Ucap Roman dengan rancau an nya.
"Lepaskan tangan mu mas! Aku tak ingin Mark tau! dan berfikir yang tidak-tidak terhadap papinya." Ucap Citra memohon.
"Silahkan anda pergi dari rumah saya." Ucap Citra melepas tangan Roman dan menyuruh wanita itu pergi.
"Argh, sayang istrimu menyakitiku!" Ucap Wanita seksi itu mengadu kesakitan kalau tangan nya di cem gram dengan paksa dan kuat untuk segera pergi.
"Hey! Jangan menyakiti wanitaku." Ucap Roman.
Tanpa ketiganya sadari, Mark ternyata tak kembali ke dalam kamarnya sesuai dengan perintah Sang Mommy, Ia bersembunyi untuk tahu permasalahan apa yang terjadi antara kedua orang tua nya.
"Pengkhianatan! Selingkuh!" Ke dua kata itu terus menggema di telinganya, selama 15 tahun Mark hidup dengan kedua orang tuanya, mereka tak pernah bertengkar sehebat ini.
Ini kali pertama kala sang Papa pulang dalam keadaan mabuk, membawa satu wanita masuk ke rumah! Membentak sang Mommy, dan disini siapa yang berkhianat! Papa atau Mommy semua seolah menjadi tanda tanya!
Tapi perilaku sang Papa tidak di benarkan atas apa yang selama ini Mommy berikan kepadanya.
"Sayang aku pulang saja ya, tak apa." Ucap Wanita itu dengan mesra.
__ADS_1
"Hati-hati di jalan, bye bye." Ucap Roman melambaikan tangan nya kearah perempuan **** itu di tengah pengaruh alkohol.
"Ayo ku antar!" Ucap Citra berusaha merapat sang suami, namun ditepis dan kali ini Citra di dorong hingga terduduk di lantai.
"Aku tak ingin wanita menjijikan seperti mu memegang diriku! Memalukan!" Ucap Roman berlaku pergi.
"Hiks... Hikss... Hiks... " Ucap Citra menangis tersedu, ia berusaha kuat namun sikap Roman seolah tak mengingkari nya lagi.
Demi Allah sayang, aku mencintaimu! Lebih dari 15 tahun ini aku selalu setia mendampingi dan mengabdi untukmu, kenapa kau tak mempercayai cintaku Roman. Lirih Citra dalam hatinya.
"Mom." Ucap Mark berlari memeluk sang Mommy.
"Mark? kau belum tidur?" Ucap Citra dengan nada lembut dan berusaha tegar menghapus kasar air matanya.
"Mom, tak usah menyembunyikan apapun dariku! Aku melihat semuanya." Ucap Mark.
"Kau? Maafkan Mommy tak seharusnya kami bertengkar dan menganggu istirahat mu." Ucap Citra menyesal.
"Mom, tak salah. aku tak tau alasan apa kenapa kalian berdua memiliki masalah sebesar ini Mom, tapi perlakuan kasar Papa tidak di benarkan Mommy." Ucap Mark dengan nada sendu lalu memeluk sang Mommy.
"Menangis lah Mommy, aku akan menemanimu sepanjang waktu! Sepanjang kau memerlukan bantuan ku Mommy." Ucap Mark lembut dengan menggosok punggung belakang milik Mommy nya penuh cinta dan ketulusan.
🌈🌈🌈
Happy Reading maaf ya kalau cuman bisa nulis segini dulu ya teman-teman.
Maaf kalau part masa lalunya di ada agak panjang. Kalau terlalu cepat juga gak enak kan bacanya.
Terimakasih yang udah setia menunggu UP ku.
Sampai jumpa lagi ya. 💜💜💜🤗🤗🤗
Maaf kalau ada kata yang typo😂
__ADS_1