
Tisa POV
Tisa mengepalkan tangan nya, dendam, api amarah semua menyelimuti dalam dirinya.
selama ini ia sudah bekerja dengan baik bahkan ia juga menaruh hati pada Mark namun tak sedikit pun Mark melirik Tisa.
Dihari ini, ia harus menerima kenyataan pahit Bahwa Mark telah memiliki tunangan.
Bahkan Tisa masih begitu percaya diri. Bahwa tunangan dari Mark tak pantas bersanding. Dan Dia lah yang pantas untuk Mark.
Bagaimanapun caranya, Mark milikku. Jika aku tidak bisa mendapatkan nya, maka perempuan murahan seperti mu juga tidak pantas berada disampingnya. Ucapnya dengan penuh kekesalan umpatan dan dendam yang detik itu akan mendarah daging di hati Tisa.
Hari ini tisa juga di pecat secara tidak hormat dari Romantis Corporate, jadi kesempatan bertemu dengan Mark setiap hari pupus sudah.
Tisa melangkah kakinya keluar dan ia terus berjalan dengan umpatan untuk Annisa.
Sesampainya di apartemen ia pun menghempaskan tubuhnya di kasur King size miliknya.
Beberapa detik Tisa merenungkan semua, ia pun bangkit dari kasur dan melangkahkan menuju meja depan Rias miliknya.
Tubuh yang cukup Sexy, kulit putih mulus, jangan lupakan dia payudara miliknya yang begitu menggiurkan banyak laki-laki yang menarik hati pada Tisa tapi soalnya gadis itu tertarik dengan Mark dengan sikap dingin yang dimilikinya. Ia lebih tertantang untuk mendapatkan Cinta Mark.
"apa bagusnya wanita sialan itu, pasti wanita itu yang menjebak Mark." Gumam Tisa begitu kesal.
Tisa pun memilih untuk berendam air hangat guna menetralkan kemarahan yang meluap dalam dirinya.
Sejenak ia memejamkan matanya untuk menyusun rencana kedepan nya.
πΎπΎπΎ
Beberapa hari kemudian.
Semenjak kejadian itu, Mark makin memperketat penjaga terhadap Annisa tentu tanpa sepengetahuan Annisa.
__ADS_1
Hari ini seperti biasa Annisa di jemput oleh sopir milik Mark, sudah beberapa hari Mark ada pekerjaan yang mengharuskan nya keluar kota.
Penjagaan Annisa hanya sampai dia pulang ke rumah, karena Annisa merupakan pribadi orang yang tak suka keluar saat sudah berada di dalam nya.
Annisa lebih memilih menghabiskan waktu bersama dengan keluarga nya.
Sesampainya Annisa di rumah, ia pun bergegas untuk membereskan dirinya, sungguh perkuliahan ini sangat melelahkan.
Setelah itu, Annisa bergegas turun untuk membantu ibu nya menyiapkan makan malam untuk keluarganya.
"Annisa sayang, ibu minta tolong belikan beberapa bahan pokok ini ya nak. untuk membuat makan malam nanti. " Ucap Ibu Annisa menyodorkan kertas pada putrinya.
"Baik bu." Annisa pun mengambil kertas itu dan melangkahkan pergi meninggalkan rumahnya.
Annisa pergi ke supermarket terdekat dengan berjalan kaki karena jarak nya begitu dekat.
sesampainya ia pun segera membeli barang-barang yang ibunya belikan.
ia pun melangkahkan kakinya keluar supermarket tersebut, baru beberapa langkah tiba-tiba hujan turun begitu deras.
Annisa berteduh di halte terdekat yang berada tak jauh dari supermarket tersebut, ia berencana pulang dengan taksi.
Namun nampaknya malam yang baru menyapa itu tampak begitu sunyi sampai tidak ada satupun kendaraan yang lewat di depan Annisa.
Tampak pakaian yang dikenakan Annisa sudah setengah basah akibat air hujan.
Tiba-tiba pandangan matanya mendadak buram dan ...
Bruk
Bruk
Bruk
__ADS_1
mata Annisa terpejam dan tubuhnya ambruk seketika.
Terlihat ada sebuah mobil mewah yang melintas di di depan Annisa, pengendara mobil tersebut melihat ada wanita yang pingsan, ia segera keluar dan melihat wanita itu.
"Annisa." Ucap lelaki itu lirih.
lalu di angkatnya tubuh Annisa, dan membopongnya memasuki mobil mewah miliknya.
Diletakkan nya tubuh Annisa yang basah itu dengan hati-hati.
Ia pun langsung menuju rumah sakit untuk memeriksa keadaan Annisa.
πMark POVπ
Mark sudah berada di pesawat pribadinya, kemungkinan 1 jam lagi Mark akan sampai mendarat dengan sempurna.
Sudah ada beberapa Bodyguard yang berjejer menyambut kedatangan Mark.
Mark pun memasuki mobil mewah miliknya.
"Hito, Kita kerumah Annisa." Ucap Mark dingin.
Aku sangat merindukan mu. Gumam Mark lirih dalam hati membayangkan wajah Annisa.
Mobil Mark pun melaju menuju kediaman Annisa.
πππ
Hayo, siapa kira-kira yang nolongin Annisa???
hayooo
siapa????
__ADS_1