
Selepas Faiz pergi meninggalkan Mark dan Annisa diruang tamu tersebut.
Annisa melanjutkan memakan salad buah yang Faiz berikan padanya.
Sedangkan Mark masih merasa kesal dengan kehadiran Faiz yang bisa membuat Annisa tertawa bahagia seperti tadi.
Apalagi melihat ekspresi Annisa saat memakan salad buah pemberian Faiz, dibandingkan dengan barang yang Mark bawa.
“Apa salad buah itu begitu enak bagimu?” Tanya Mark, yang hanya di angguki oleh Annisa sebagai jawaban karena mulutnya masih dalam mode mengunyah salad buah.
Mark menghembuskan nafas kasarnya, pelan namun samar terdengar oleh indera pendengaran Annisa.
Ia pun melirik kearah Mark dan melihat ekspresi kesal yang ditunjukkan oleh wajah tampan Mark.
“Apa kau mau?” Ucap Annisa pada Mark dengan lembut.
Mark pun melirik sekilas Annisa dan menggelangkan kepalanya.
Namun saat Annisa ingin menyendokkan salad buah kedalam mulutnya . Dan,
Hap
Mark mengambil salad buah yang hendak Annisa ingin masukkan kedalam mulutnya.
Seketika, kedua wajah mereka bertemu dan bersitatap. Kedua bola mata tersebut bertemu dan saling memandang.
kenapa dengan jantungku? kenapa? Berdetak lebih cepat seperti ini. Gumam Annisa lirih dalam hatinya.
Sepersekian detik Annisa langsung memalingkan pandangan nya kesegala begitu tersadar.
“Hm… Rasa salad buah ini jauh begitu manis.” Ucap Mark yang telah mengunyah salad buah tersebut dalam mulutnya.
__ADS_1
Apa? apa yang kulakukan tadi. Eh maksudnya apa yang dilakukan Mark tadi? itu tandanya aku secara tidak langsung berciuman dengan nya. Astaghfirullah.Gumam Annisa dalam hatinya.
“Mark, jika kau mau masih ada beberapa kotak yang masih utuh. Kau….” Ucapan Annisa,
terhenti saat Mark mengucapkan “Tidak,salad buah disitu tidak akan manis dan rasanya akan hambar.”
Ucap Mark menunjuk beberapa salad buah yang masih ada didalam paper bag itu.
Annisa mengehela nafasnya dan meletakkan salad buah tersebut di meja yang tak jauh dari tempatnya duduk.
“Kenapa kau tak menghabiskannya.” Tanya Mark menyeritkan dahinya saat melihat ekspresi Annisa yang berbeda jauh dari sebelum Mark mengambil salad buah nya dengan tiba-tiba.
“Aku sudah kenyang.” Kilah Annisa menjawab pertanyaan Mark.
Mark pun meraih salad buah yang masih masih tersisa setengahnya tersebut dan memakan nya.
“Mark.” Tegur Annisa.
“Apa kau tak merasa jijik? Salad buah itu kan sisaku? Dan sendok itu pun bekasku?” Ucap Annisa lirih tidak memandang Mark.
Ia mendudukkan kepalanya karena merasa gugup dan tak enak saat engatakan itu.
“Lalu kenapa? Itu justru lebih manis.” Ucap Mark menggoda Annisa.
Kau sungguh menggemaskan sepeti itu Dear. sungguh ah sial! kenapa aku rasa cinta ini bertambah besar... Gumam Mark dalam hatinya.
Annisa termenung sepersekian detik hingga suara Mark membuyarkan lamunan nya “Tak baik membuang makanan. Biar aku saja yang menghabiskan nya. Tak apa?” Kilah Mark mencari alas an yang terbaik.
Annisa pun menganggukan kepalanya, toh percuma saja ia melarang Mark. Itu tidak akan membuahkan hasil. Hanya sia-sia saja.
Di tengah keheningan saat Mark menghabiskan sisa salad buah yang dimakan Annisa, dari arah dalam ibu datang menghampiri keduanya.
__ADS_1
“Loh? Nak Mark sudah berada disini? Lalu? Faiz kemana? Apa dia sudah pulang.” Ucap Ibu Annisa bertanya pada keduanya.
Seketika Mark menghentikan pergerakan mengunyah salad buah saat nama Faiz kembali disebut.
Masih ada rasa kesal didalam hatinya.
“Faiz sudah pulang bu.” Ucap Annisa menjelaskan.
Dan dibalas anggukan oleh ibu tercintanya.
“Sudah magrib sebaiknya kalian berdua segera menunaikan ibadah sholat setelahnya nanti kita mengaji bersama-sama.” Ucap Ibu Annisa pada keduanya.
Annisa mengangguk setuju atas apa yang ibunya katakana. Namun berbeda dengan Mark dia mulai menampilkan ekspresi cemasnya.
Ia menyadari bahwa dirinya masih belum bisa membaca Al-Quran dengan baik.
🌈🌈🌈
**Hari ini Author bakal Crazy Up ya kan teman.
2 bab di pagi hari, sama 2 bab nanti sore💙 Author akan usahain.
Yang udah vote author makasih banget, Love you big big❤❤❤
Yang like dan komen juga makasih banyak, apalagi yang selalu setia baca novel ku. Makasih❤❤🤗
Bab selanjutnya akan ada Visual dari Annisa dan Mark, tunggu ya🤗💙
Buat para cowok-cowok ga boleh terpesona dengan Annisa, nanti Abang Mark yang tampan marah loh**.
__ADS_1