
🍃 Annisa POV 🍃
Annisa perlahan membuka matanya, rasa pusing di kepalanya masih tertinggal walau hanya sedikit. Dilihat sekeliling kamar itu,
Putih, dan seketika bau obat-obatan menyeruak dalam indera penciuman nya.
Rumah Sakit! Gumam Annisa.
Sekelebat bayangan muncul dalam otak Annisa, pengkhianatan sang suami tidur berdua dengan wanita lain dan bahkan itu adiknya sendiri, taksi, tangis, taman dan berakhir dengan pingsan.
siapa yang membawaku. Gumam Annisa.
Mata indahnya perlahan menengok kesamping kanan kiri, mencari seseorang itu, Dilihatnya seorang pria tengah tertidur dengan tenang dan damai di salah satu sofa tak jauh dari ranjang pasien.
"Faiz." Ucap Annisa lirih memanggil.
Sama-sama terdengar seseorang memanggil dirinya, Faiz pun terbangun dari tidur nya.
"Ah kau sudah bangun? apa kau butuh sesuatu?" Ucap Faiz pada Annisa.
"Tidak, bagaimana kau bisa membawaku kesini." Ucap Annisa menatap bola mata nyaman milik Faiz.
🍃 Faiz POV 🍃
Jam sudah menunjukkan pukul 6 sore, Mobil yang di kendarai Faiz melaju membelah ramainya jalanan kota, perlahan namun pasti ia akan segera pulang ke rumah nya.
Sudah cukup seharian ia harus berkutat dengan rangkaian kegiatan kampusnya, sangat sangat menguras tenaga.
Ia menunaikan ibadah sholat terlebih dahulu di masjid terdekat, sebelum pulang kerumahnya.
"Annisa?" Gumam Faiz saat melihat Annisa tengah terduduk di taman dengan menangis sendirian di sana.
__ADS_1
Saat Faiz segera menepikan mobilnya di pinggir jalan dan Bugh!!!!! Faiz melihat Annisa yang jatuh pingsan dengan posisi terduduk dan hampir tersungkur ke depan.
Dengan gerakan sigap Faiz pun menangkap tubuh Annisa sebelum jatuh tersungkur.
Membopong Annisa dan menaruh nya di dalam mobil penuh hati-hati. dengan cepat Faiz melajukan mobilnya kearah rumah sakit dengan segera.
"Keluarga pasien." Ucap Dokter yang saat ini sudah keluar dari ruang rawat.
"iya dok, saya." Ucap Faiz setengah berlari menghampiri sangat dokter.
"Pasien mengalami dehidrasi, ia terlalu lelah dan belum ada asupan gizi yang masuk kedalam tubuhnya yang mengakibatkan pingsan." Ucap Dokter.
"Pasien akan segera di bawa ruang rawat kemungkinan esok ia akan sadar." Ucap Dokter itu lagi menjelaskan.
"Baik dok." Ucap Faiz.
"Saya permisi dulu." Ucap sang dokter berlalu pergi meninggalkan Faiz.
Annisa pun segera di pindah ke ruang rawat inap dan Faiz dengan sabar menunggu Annisa di rumah sakit. dan berakhir lah ia tidur di sofa.
🍃
Dokter pun masuk kedalam ruang rawat Annisa,
"Selamat pagi Ibu Annisa." Ucap sang dokter.
"Pagi dok." Ucap Annisa.
"Apa sudah membaik?" Ucap sang dokter bertanya.
"Iya dok jauh lebih baik, saya sakit apa ya?" Ucap Annisa bertanya tentang penyebab ia pingsan kemarin malam.
__ADS_1
"Ibu Annisa kelelahan dan dehidrasi, dan saya ada kabar baik buat ibu Annisa." Ucap sang dokter itu dengan senyuman.
"Apa itu dokter?" Ucap Annisa penasaran.
"Selamat, Ibu Annisa sudah mengandung selama 1 bulan lebih 2 minggu, harap di jaga ya bu kandungan nya dan jangan pikiran." Ucap dokter menjelaskan.
"Apa itu benar dok?" Ucap Annisa dengan mata berkaca-kaca.
"Iya itu benar, dan ibu sudah di perbolehkan untuk pulang hari ini. saya permisi dulu bu. Ingat ya kandungan nya di jaga dengan baik." Ucap dokter tersenyum berlalu pergi meninggalkan ruang rawat inap Annisa.
Faiz yang masih dengan nyaman duduk di Sofa pun ikut menyimak dan ikut senang terhadap kehamilan Annisa.
"Selamat ya Annisa." Ucap Nya.
"Ah iya, makasih Faiz." Ucap Annisa tersenyum.
"Dan makasih telah menolongku lagi." Ucap Annisa lagi.
🌈🌈🌈
Happy Reading ya guys.
jangan lupa like komen dan POV?
Btw, Kemarin kalian nebak siapa nih yang nolong Annisa? Hayoloh ngaku!! !
Apa tebakan kalian benar??
Terus nasib Mark dan Maira di sana gimana nih?
Untuk asisten Hito udah dapet cewek belum? jalan-jalan mulu? mau balik gak nih? 😂😂😂😂
__ADS_1