Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Khawatir


__ADS_3

**Tak


Tak


Tak**


Terdengar suara langkah kaki memasuki kamar tersebut, dan Clek.


Pintu pun terbuka, ada seorang wanita cantik yang berdiri memandang sinis kearah Annisa yang tengah tertidur.


Byur


satu gelas yang berisi air ia siramkan ke arah Annisa yang tengah tertidur.


Seketika, kedua bola mata Annisa terbuka dengan cepat dan spontan tangan nya mengelap air yang ada di wajahnya.


"Hallo, apa aku menganggu tidurmu? Senang bisa bertemu dengan mu lagi." Ucap perempuan itu dengan nada mengejek nya.


"Ti-tisa?" Ucap Annisa gagap


"Ingatan mu cukup baik rumahnya." Ucap tisa sinis memandang ke arah Annisa.


"Untuk apa kau menculik ku tisa? apa salahku?" Ucap Annisa memelas.


"Cuih... aku jijik dengan ekpresi murahan itu." Ucap Tisa meludahi Annisa.


"Kau menghancurkan segala rencana untuk menjadi nyonya Mark, Annisa." Ucap Tisa menyombongkan dirinya.


"Jika aku tidak bisa menjadi nyonya Mark, maka kau pun tidak akan bisa, jangan mimpi." Ucap Tisa lagi dengan senyuman dendam dan amarahnya.


"Tapi Mark tidak mencintai mu Tisa,. Aku mohon lepaskan aku." Ucap Annisa lirih.


Plak


satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Annisa.


"Jaga ucapan mu. Disini aku yang selama ini menemaninya. Dan aku hanya orang asing yang tiba-tiba masuk dalam kehidupan aku dan Mark." Ucap Tisa dengan amarah memuncak.


"Lalu? kau ingin membunuhku?" Ucap Annisa pasrah.


Hahahahaha


Tawa menggelegar dari Tisa pun terdengar dengan kerasnya.

__ADS_1


"Membunuhmu? Hmmm.... Ah kurasa itu terlalu cepat Annisa." Ucap tisa tersenyum pada Annisa.


"Aku ingin kematian itu kau sendiri yang memintanya." Ucap Tisa mengintimidasi dan pergi meninggalkan kamar itu.


- Diluar Kamar -


"Jaga perempuan itu jangan sampai dia kabur." Ucap Tisa dingin pada Bodyguard nya.


🐾Rumah Annisa🐾


Hingga sore Annisa juga belum kembali kerumah.


Siang tadi, pak arifin juga sudah melaporkan kejadian hilangnya Annisa ke kantor Kepolisian setempat.


Namun karena kejadian belum ada 1*24 jam, maka kepolisian akan bisa memproses kasus tersebut esok hari.


Dan untuk supir Annisa, Ia masih terbaring sakit dan koma di rumah sakit.


Ia mendapat beberapa jahitan atas lupa yang didapat di area kepalanya.


Pak Arifin hanya bisa pasrah, karena petunjuk satu-satunya yang ia miliki masih belum sadar.


Ibunya Annisa terus saja meneteskan air matanya. ia sangat khawatir dengan putri bungsunya itu.


Kedua orang tuanya tidak ingin memberikan masalah atau beban karena putra sulung nya itu baru saja menikah.


🍃Amerika🍃


Semua pesan yang dikirim Mark tidak ada satupun yang dibalas oleh Annisa, bahkan semenjak kemarin pesan itu juga tidak ada satupun yang dibaca.


Itu semakin membuat Mark khawatir dan gusar.


Ia pun menelfon kedua orang tua Annisa, namun tidak ada satupun yang mengangkat telfon nya.


Itu semakin menambah kekhawatiran nya.


Shit!!!!


Umpatan dan makian pun dilayangkan oleh Mark dalam hati nya.


Diraihnya telfon itu,


"Keruangan ku sekarang!" Ucap Mark disebrang sana. Ia pun langsung menutup. telfon itu secara sepihak.

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


Hito masuk kedalam ruangan Mark dengan tergesa-gesa.


"Kita akan pulang ke Indonesia sekarang. Kau memiliki waktu 30 menit untuk mempersiapkan semuanya." Ucap Mark dingin tidak ingin ada bantahan.


"Tap-Tapi Tuan..... " Ucap Hito gugup.


Brak, seketika Mark menggebrak meja kerjanya dengan sorot mata ingin membunuh musuhnya.


Glek


Seketika Hito kesusahan menelan salivanya.


"Ba-baik tuan." Ucap Hito berlalu meninggalkan Mark.


Setelah beberapa hari Mark di Amerika perusahaan itu pun sudah kembali stabil seperti semula.


Mark berencana ingin kembali esok harinya, karena ia ingin membelikan beberapa hadiah untuk Annisa.


Namun rasa khawatir yang menyelimuti diri Mark terhadap Annisa yang tidak bisa dihubungi membuatnya ingin pulang ke Indonesia detik itu juga.


Semua meeting dan pertemuan klien hari itu Mark serahkan dengan penanggung jawab perusahaan disitu.


Mark pun menyenderkan kepalanya memejamkan matanya.


Ntah mengapa hati nya terasa berdenyut sakit saat menyebut dan mengingat nama Annisa.


Semoga kau baik-baik saja. dan semoga kekhawatiran ku ini salah. Ucap Mark lirih dalam hatinya.


30 menit kemudian, pesawat yang ditumpangi Mark dan Hito sudah lepas landas menuju ke Indonesia.


☘☘☘


Happy Reading ya teman-teman, Maaf kalau masih banyak yang typo.


Ditunggu part selanjutnya ya💙 Aku usahain Up nanti sore ya❤


Makasih❤🤗

__ADS_1


__ADS_2