Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Maira!!!!!!


__ADS_3

Semenjak kedatangan Asisten Hito ke rumah, Maira jarang sekali pulang ke mansion Mark, ia lebih memilih tidur di hotel atau apartemen milik nya.


Dan sudah seminggu Maira tak pulang ke rumah itu?


Sedangkan Mark? tentu ia merasa gelisah dengan Maira, walau bagaimana pun Maira adalah adiknya bukan?


Meski hanya adik angkat? tapi Maira telah berjasa dalam hidup Mark di masa lalu.


Membenci? Mungkin Iya! tapi tak peduli lagi? mungkin belum bisa untuk sekarang ini.


Semalam Maira sudah pulang ke rumah hanya untuk mengambil beberapa barang di rumah lalu bergegas pergi! namun saat ia ingin melihat Mark menyapa sekedar melepas kerinduan yang ada dalam hati nya! justru ia mendengar percakapan antara dirinya dengan Asisten Hito.


Hingga ia memutuskan untuk tetap bermalam di rumah itu, dan untuk para penjaga gerbang? Hanya beberapa orang yang tau kepulangan Maira. Sedangkan pelayan? tak ada yang tau. Karena Maira pulang larut malam dan ia hanya berada di dalam kamarnya.


🍃


"Maira!!!!!" Teriak Mark dengan lantang di ujung pintu!


Deg


Deg


Deg


Bukan nya kak Mark harusnya masih satu jam lagi kembali ya? tapi? ini? Gumam Maira bertanya pada hatinya dengan tubuh yang kaku di tempat seakan tak mampu untuk bergerak melihat ke arah Mark yang berdiri.


Mark langsung berlari ke arah dua orang wanita yang saat ini tengah bersimbah darah. Jantung nya berpacu cepat!


Hatinya seakan tertusuk ribuan jarum!


Bayangan kehilangan kembali menyeruak menghantuinya.


Mark akan menggila jika sampai kehilangan istrinya! bahkan meski menganggap Maira adik! Mark tak bisa membayangkan nasib Maira jika Annisa tak selamat!


Detik ini Darah bukan lagi hal biasa, bahkan kesenangan nya, detik ini melihat istrinya terluka dan berdarah mampu melemaskan seluruh anggota tubuhnya.


"Apa yang kau lakukan! Apa Maira!!" Ucap Mark lantang.


"Hito! panggil bodyguard! Bawa Maira ke markas! jangan ada yang menyentuhnya! aku sendiri yang nantinya akan memberikan hukuman padanya! dan kau bantu angkat Cerry sekarang." Teriak Mark memekakkan telinga.


Asisten Hito dengan gerakan cepat melaksanakan perintah yang di suruh Mark.


"Kak, lepas! lepas!" Ucap Maira memberontak.


Namun Mark tak peduli diangkatnya tubuh Annisa yang bersimbah darah! Air matanya tak dapat di bendung lagi! luruh menetes melihat tubuh Annisa yang berada dalam gendongnya. wajah pucat istrinya, tangan dingin!


Sial! apa ini? ada Darah keluar di pangkal paha nya.


Ku mohon Ya Allah selamatkan anakku. Lirih Mark dalam hatinya.


Maira semakin menggila dengan memberontak melepaskan cekalan tangan yang di lakukan para bodyguard kepadanya.


"Dia pantas mati! mati!" Ucap Maira berteriak.


"Lepaskan aku kak! istrimu pantas mati! aku yang pantas menjadi istrimu!" Teriaknya dengan air mata dan tawa campah.

__ADS_1


🍃


Sesuai dengan perintah Mark, Maira di bawa ke markas Black Death (Betul ga tulisan nya? wkwkwk , intinya gitu pokonya.) yang berada di daerah itu.


Tak ada berani yang menyentuh Maira! tubuhnya di duduk kan di kursi dan kaki tangan nya di ikat dengan sangat kuat.


"Sialan! lepaskan!"


"Akan ku bunuh kalian!"


"Jika aku bebas! kalian yang mengikat ku akan mati di tangan ku! dan ku pastikan jasad kalian akan aku lempar ke jurang!!!"


"Lepaskan bedebah!"


Dan masih banyak umpatan yang di keluarkan oleh Maira. tubuhnya terus memberontak ke kiri dan ke kanan melepaskan ikatan yang ada padanya. meski usahanya tak sama sekali membuahkan hasil apapun.


🍃


Flashback On


"Nona Maira?" Gumam Bibi Inah kepala pelayan.


"Nona? anda sudah pulang?" Tegur Bibi Inah.


"Ya! dan diam jangan beritahu kakak ku kalau aku sudah pulang." Ucap Maira memperingatkan.


"Tapi nona?" Ucap Bibi Inah ragu.


"Diam!!" Ucap Maira tegas dengan sorot mata menggebu.


MARK POV


"Kau yang bertugas mengurus Annisa, memenuhi kebutuhan nya selama aku tak ada. Jaga dia untukku." Ucap Mark berpesan pada Bibi Inah.


Bibi Inah adalah kepala pelayan rumah Mark, usianya sudah 40an , dan ia sudah di anggap Annisa sebagai ibunya sendiri. Annisa tak pernah menganggap Bibi Inah sebagai pelayan nya. Oleh karena itu Mark mempercayakan istrinya pada Bibi Inah saat ia pergi.


"Baik tuan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga istri anda." Ucap sang Bibi Inah dengan serius.


"Terimakasih bi." Ucap Mark berlalu pergi.


Apa ini tidak salah? tuan Mark mengucapkan kata terimakasih? Gumam Bibi Inah dalam hatinya penuh heran


MARK POV End


"Bibi..." Ucap Cerry imut.


"Iya nona kecil? ada yang bisa Bibi bantu?" Ucap Sang Bibi mensejajarkan tubuh nya dengan Cerry.


"Bunda ingin di bawakan air putih." Ucap Cerry mengutarakan maksudnya.


"Baik, nanti Bibi akan bawa ke sana. Apa Cerry butuh sesuatu." Ucap sang Bibi bertanya.


"Ah ya, Cerry ingin meminum susu Bibi." Ucap Cerry pada Bibi Inah.


"Hanya susu saja?" Ucap nya lagi.

__ADS_1


"Roti kalau ada. hehehe...." Ucap Cerry dengan gemas.


"Yasudah nanti Bibi antarkan ke kamar ya. Sekarang nona kecil temenin bunda ya." Ucap Bibi Inah menasehati.


"Iya Bibi. terimakasih." Ucapnya tersenyum.


Derrttt


Derttt


Derrtt


"Halo tuan, maaf menganggu anda. saya harap anda segera pulang. Nona Maira sudah berada di dalam rumah." Ucap Bibi Inah memberitahu.


"Apa?" Ucap Mark kaget.


"Saya lihat nona Maira masuk kedalam kamar, saat saya ingin mencegahnya nona kecil datang meminta bantuan saya, meminta minum dan cemilan tuan." Bibi Inah lagi.


"Setelah mengatakan keinginan nya nona kecil sudah saya suruh untuk menemani Nona Annisa. dan saya sendiri yang nanti nya akan mengantarkan minuman dan cemilan itu." Ucap Bibi Inah menjelaskan.


"Ya sudah bi, saya akan segera pulang!" Ucap Mark di sebrang sana menutup telfon nya.


Flashback OFF


🌈🌈🌈


Yang tanya? Author kok sadis banget sih sama anak kecil kayak Cerry dan lain-lain.


Begini, Cerry itu posisinya baru di sentuh Maira, baru ditahan biar ga kabur.


Dan Annisa udah berdiri mau nyelamatin tapi di dorong Maira.


Saat Maira ngelempar gelas, itu di tujukan buat Annisa.


Tapi Cerry mengorbankan dirinya berdiri di depan Annisa yang jatuh terduduk. 🍃


Bisa di fahami?


Happy Reading


Jangan lupa like komen dan Vote ya❤


terimakasih.


🎶


PROMO YA!


Jangan lupa kepoin novel author terbaru yang ada di sebelah judulnya "Uncle, Love Me Please!!!"


Kisah perjuangan gadis cantik bernama Senja yang mencari makna apa arti cinta? hingga kata itu di labuhkan pada pria matang yang sering di panggil dengan sebutan Uncle olehnya.


Namun sang Uncle Iko hanya menganggap Senja sebagai keponakan nya tidak lebih!!


Bagaikan perjuangan Senja untuk mendapatkan Cinta Uncle Iko?

__ADS_1


Ada Visualnya juga loh😂🙃 Boleh komen ya. cocok apa engga?


__ADS_2