
Sudah 1 bulan lamanya Asisten Hito berada di Inggris membantu Paman Hugo untuk membereskan semua permasalahan yang ada.
Semua sudah bisa terselesaikan di luar perkiraan Asisten Hito.
Entahlah seperti ada kejanggalan.
"Permisi Tuan Hugo." Ucap Asisten Hito pada Paman tuan nya.
"Semua sudah saya bereskan! Esok harinya saya akan langsung pulang ke Indonesia." Ucap Asisten Hito ramah.
"Hem, kalau memang sudah selesai kau boleh pulang." Ucap Paman Hugo.
"Baik tuan. saya permisi." Ucap Asisten Hito berlalu pergi.
Keesokan harinya Asisten Hito sudah memesan tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia. Ia sengaja menggunakan pesawat pada umumnya. Karena ia tak mau merepotkan orang lain terutama bos nya.
Pesawat akan lepas landas pukul 10 pagi.
Tapi di jam 6 pagi, saat ia melakukan olahraga. salah satu orang kepercayaan Paman Hugo menghampirinya ia mengatakan bahwa ada masalah baru di perusahaan.
Hingga membuat Asisten Hito segera bersiap dan segera menuju ke perusahaan Paman Hugo untuk membereskan nya.
Dan akhirnya ia harus menunda kepulangan nya ke Indonesia. Hingga kejadian itu terus saja berulang dan membuat Asisten Hito benar-benar berada di Inggris untuk jangka waktu lebih dari 3 bulan.
Asisten Hito setiap bulan nya akan menelfon tuan Mark untuk memastikan pekerjaan di Indonesia apakah memiliki kendala atau tidak? Dan Mark menjawab semua keadaan baik-baik saja.
__ADS_1
🍃
Indonesia.
Berbeda di Inggris, hari ini tepat 1 bulan Mark mendiamkan Annisa istrinya.
Bahkan mereka tidur pun tak seranjang lagi, seperti dua orang asing dalam satu rumah.
Namun Annisa tetap menjalankan kewajiban nya sebagai istri.
Menyambut Mark pulang meski selalu ada penolakan, menyiapkan air hangat untuk mandi, menyiapkan pakaian meski terkadang tak di pakai.
Dan tak lupa Annisa menyiapkan makanan, ditaruh nya di meja kamar dan setelah itu Annisa akan pergi keluar.
Cukup sabar Annisa menghadapi tingkah Mark, ia mencoba ikhlas akan suatu yang telah terjadi.
Di sisi lain, Mark juga frustasi dengan semua bukti yang menjurus pada istrinya. Ia sudah mencoba mencari bukti bahwa istrinya tidak bersalah.
Namun tidak ada pergerakan yang mencurigakan dari Alex. Sungguh menjengkelkan!
Hati kecil terdalam nya tak dapat di tampik bahwa hatinya mengatakan Annisa istri yang di cintai nya tidak seperti itu.
Tapi? semua bukti menjurus pada Annisa, seolah tak ada setitik cahaya yang membuktikan istrinya benar.
🍃
__ADS_1
"Bee aku ingin ke panti." Ucap Annisa meminta ijin pada suaminya pagi itu.
"Pergilah, aku tidak peduli." Ucap Mark cuek dan berlalu pergi meninggalkan Annisa.
Meski Mark selalu dingin, tapi Annisa tetap meminta ijin sang suami bila ia akan pergi.
Annisa segera bersiap untuk ke Panti pagi itu, Namun sebelum pergi ke panti, Annisa akan ke rumah kedua orang tuanya untuk menjemput Cerry. mengajaknya pergi mengunjungi Panti bersama-sama.
🍃
Pesan Author
❤ Menjalani bahtera rumah tangga tak semudah bahkan tak seindah apa yang dibayangkan.
Awalnya memang indah. Namun setelahnya awal kehidupan yang sesungguhnya baru saja di mulai.
Pasti akan ada masalah untuk menguji kesetiaan bahkan kepercayaan di antar keduanya. Dan ujian masalah itu berbeda setiap pasangan. Siapapun yang mampu melewati nya.
Percayalah Allah pasti akan menyiapkan bahagia setelah nya🤗 Semua tentang pendewasaan❤
(Bener ga bunda? atau kata author yang salah? Hehehe)
❤ Rencana penjebakan Annisa juga disusun dengan sebaik mungkin, Hingga Asisten Hito harus dijauhkan dari Mark.
❤ Penjahat tak akan meninggalkan bukti sedikit pun kan? Dan bukti kunci Annisa tak bersalah hanya ada di penjahat itu sendiri.
__ADS_1
Mulutmu Harimaumu 💙
Happy Reading ya guys❤😘