
Koper di tarik nya dengan senyum mengembang di bibirnya, gadis cantik dengan pakaian seksi ini baru tiba di indonesia, "Aku merindukan mu!" Lirih nya.
Sangat merindu, pada pemuda yang mencuri hatinya, kala ia memutuskan untuk pulang tanpa memberitahu apapun, membuatnya kalang kabut dan berakhir lah disini! Indonesia tempat dimana ia melacak sang pujaan hati.
"Rama, aku akan memberi kejutan untukmu, pasti kau suka!" Ucap nya dengan senyum mengembang.
Kakinya melangkah riang, "Pak ke kantor Roman Corporate!" Ucap nya kala ia sudah duduk di dalam taksi. Aku tak sabar bertemu dengan mu!
"Selamat siang! Ada yang bisa saya bantu nona!" Ucap resepsionis itu dengan ramah.
"Saya ingin bertemu dengan Ra... Tuan Rama apakah ada di kantor?"
"Apa sebelumnya anda sudah ada janji dengan nya?"
"Belum ada, tapi katakan Nadia ingin menemuinya!" Ucap Nadia dengan senyum mengembang.
Nadia Isabella, gadis cantik yang kala itu tak sengaja bertemu dengan Rama dan menolong nya kala dia sedang dalam masalah, pertemuan pertama membuatnya langsung terpikat pada Rama. Dengan dalih berkata "Ayolah aku sudah menolong mu, kenapa kau mengacuhkan ku! kita bisa berteman bukan?" Dan berakhir lah dia menjadi sahabat teman dari Rama saat kuliah di sana.
"Ah baik...." Ucap Resepsionis kala ingin mengangkat telfon di ujung sana,
"Rama.... " Panggil Nadia dengan berlari kearah Rama dan langsung memeluk nya.
"Aku merindukan mu!" Ucap Nadia kala ia sudah berada dalam pelukan Rama, karyawan yang melihat adegan tersebut seketika berbisik? Bagaimana mungkin, tuan Rama kan sudah menikah, kenapa dia tak menolak di peluk wanita lain? kenapa tak menunjukkan ekspresi apapun! Dan masih banyak gosip yang di layangkan saat melihat keduanya.
"Kenapa kau kemari?" Ucap Rama kala pelukan itu terlepas.
"Ayolah aku merindukan mu! Kau pergi tanpa memberitahuku!" Ucap Nadia dengan nada protes nya.
"Aku tak sempat!" Ucap Rama.
🎶
"Jadi kau yang menggantikan Papamu!" Tanya Nadia, kala keduanya sudah ada di ruangan kerja milik Rama.
"Ya! Sebenernya aku malas memimpin perusahaan ini."
"Ayolah, kau beruntung, banyak orang yang ingin seperti mu, menjadi pengusaha tanpa bersusah payah memulainya dari bawah bukan?"
"Ya, tapi aku tak suka dengan pekerjaan seperti ini, terlalu banyak aturan!"
"Hahahaha.... kau selalu seperti itu!"
"Untuk apa kau kemari!"
"Menemui mu, memang apa yang aku lakukan! Sudah ku katakan aku merindukan mu bukan?" Ucapnya tanpa rasa malu.
Kakinya melangkah mendekat ke arah Rama, mendekap tubuhnya dalam pelukan sangat nyaman.
perbedaan budaya memang selalu ada, bahkan hanya sekedar pelukan di sana sah-sah saja walau saat melakukan nya dengan lawan jenis. Namun jika di Indonesia, ah itu sangat tidak sopan, kurang sopan agaknya.
Brak!!!
__ADS_1
Sialan!!
Rafa datang dengan menggebrak dokumen hingga berceceran di lantai,
"Aku tak menyangka kau serendah itu kak" Ucapnya nyalang pada kakak kandungnya kala melihat sang kakak tengah di peluk mesra oleh seorang wanita sexy.
"Dia teman ku! Ada apa kau kemari! apa kau tak punya sopan santun untuk mengetuk pintu dahulu!"
"Teman? Hah teman tapi berpelukan mesra! Kurasa kau yang tidak sopan kak!"
"Apa maksudmu! Jangan membesarkan masalah!"
"Sudah menikah dan beristri masih bermesraan dengan wanita lain!"
"Jangan mencampuri urusan ku Rafa!"
"Harusnya kau sadar! ini di kantor bukan cafe! Jangan membawa wanita mu kemari!"Ucap Rafa sinis.
"Dia teman ku!" Jawab Rama dengan santai.
"Ku pastikan, akan merebut Kirana dari sisi mu sialan!" Umpatnya pergi dari ruang kerja milik Rama.
"Rama? Apa benar kau sudah menikah?"
"Ya!"
"Kenapa?"
"Kau jelas tahu aku mencintaimu!"
"Tapi aku tak mencintaimu dan hanya menganggap mu teman Nadia! Sudah ku katakan itu dari dulu!"
"Tapi.... "
"Pulang lah Nadia, lupakan aku! Kita hanya teman, dan aku tak bisa membalas cintamu! Jangan libatkan perasaan di antara pertemanan kita." Ucap Rama.
🎶
"Kenapa kau membawaku kemari Rafa!"
"Tinggalkan kakakku! Dia laki-laki yang tak baik untukmu!"
"Eh, memang apa yang dilakukan kakakmu?"
"Dia.... "
"Lepaskan tangan mu dari nya Rafa!" Ucap Rama melangkah mendekati keduanya.
"Kau yang harus melepaskan nya, aku tidak rela dia menjadi istri dari pria yang menjijikan seperti mu!"
"Memang apa yang ku lakukan!"
__ADS_1
"Bedebah sialan! Tak mengaku apa yang kau lakukan di kantor tadi!"
"Sudah ku jelaskan padamu! Dan jangan mencampuri urusan ku!"
"Sebenernya apa yang terjadi diantara kalian?" Tanya Kirana untuk menengahi perdebatan yang ada.
"Dia yang salah faham!" Ucap Rama
"Dia penipu!" Ucap Rafa.
"Hah, kalian sudah dewasa! Ingat kalian adalah kakak beradik, bisakah kalian menyelesaikan masalah dengan cara dewasa?" Tanya Kirana.
"Rafa, memang apa yang kau lihat di kantor kakak mu tadi?" Tanya Kirana pada Rafa.
"Aku.... Tak apa!"
"Kau yakin? tak menyembunyikan sesuatu dariku?"
"Sudahlah, ayo ke kamar! Aku ingin mandi!" Ucap Rama memotong.
"Baiklah, akan ku Siapakah air hangat untukmu!" Ucap Kirana berlalu pergi!
"Awas! aku akan merebutnya dari mu kak!"
"Dan aku akan mempertahan kan nya!"
Aku tau, kau gadis baik bahkan sangat baik Kirana, maaf aku tak bisa memberitahu mu, ingin sekali aku memberitahumu. Tapi kau pasti tak percaya padaku, kau pasti mempercayai suami mu bukan? Lirih Rafa menatap punggung Kirana yang menghilang.
🎶
"Apa aku kurang cantik chris!" Ucap Nadia pada Chris kala keduanya sudah ada di sebuah apartemen.
"Kau jelas tahu, bahwa dia hanya menganggap mu teman Nadia, saran ku kau pulang dan lupakan!"
"Aku tak bisa chris! Aku mencintai nya!"
"Hah, tapi kau akan sia-sia! kau tak akan bisa memilikinya nadia!"
"Aku akan menyingkirkan wanita itu dari Rama!"
"Jangan memancing amarah nya!"
"Tapi aku tak rela dia bersama wanita lain selain ku!"
"Terserah, aku sudah mengingatkan mu! dan jangan bawa aku jika kau ada masalah dengan Rama ke depan nya!"
"Tapi kau harus diam atas semua rencana yang aku lakukan!"
Hah, apa yang di hatimu hanya Rama Nadia, aku bahkan tak kalah tampan darinya, kalau urusan kekayaan ya, ku akui aku memang kalah, tapi aku punya cinta yang tulus untukmu yang tak bisa kau dapatkan dari Rama! Monolog Chris dalam hatinya.
🎶
__ADS_1
Happy Reading guys.