Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Imam ku


__ADS_3

Acara inti pun di tunggu",


Kini Mark menjabat tangan Ayah Annisa dan berucap.


"Saya terima nikah dan kawinnya Annisa Hilya Nafisa Binti Arifin dengan Mas kawin seperangkat alat sholat dan 100 gram berlian dibayar tunai." Ucap Mark dengan lantang.


(Wkwkwkw.... Kalian bayangin aja lah sendiri berlian nya gimana yaπŸ˜‚ Harga berapa? Udah gitu! Kurang lebih begitu lah ijab Qobulnya)


Setelah itu, Tamu yang hadir bersorak dan berucap Sah secara bersahutan.


Pak Arifin, dan Ibu Tati mengucap syukur atas pernikahan putri bungsunya itu. Mereka sampai menetes haru.


Annisa yang masih berada di kamar juga ikut meneteskan air mata bahagia.


"Selamat ya dek." Ucap Kak Ira pada Annisa dan memeluk adiknya tersebut dengan penuh haru.


"Kau panggil Adikmu untuk turun kebawah." Ucap Ibu Tati berbisik pada Kak Hanafi.


Kak Hanafi pun segera melangkah kan kaki nya menuju ke kamar Annisa.


Tok


Tok


Tok


Diketuk nya pintu kamar Annisa, dan tak selang beberapa lama. Dr Ira pun muncul membukakan pintu.


"Sayang. Aku merindukan mu" Ucap Hanafi mengecup puncak kepala istrinya itu dan memeluknya.

__ADS_1


"Ish kau ini." Ucap Kak Ira malu-malu dan melepas pelukan suaminya itu.


"Hehehe." Ucap Hanafi dengan senyum tak ber dosanya.


Kak Hanafi pun melangkah kakinya masuk diikuti dengan istrinya di belakang.


"Dek ayo turun." Ucap Kak Hanafi pada Annisa, yang di balas dengan anggukan kepalanya.


Kak Hanafi berada di sisi kiri Annisa sedangkan Kak Ira berada di sisi kanan.


Sepasang suami istri itu pun turun ke bawah dengan mengapit Annisa.


Mengantarkan Annisa turun dan berjalan mendekati suaminya.


Mark menatap takjub Annisa yang telah sah menjadi istrinya beberapa menit uang lalu.


Tampak cantik, bukan! bahkan sangat cantik! ah tidak. Tapi sempurna πŸ€—


"Silahkan pengantin wanita untuk mencium telapak tangan pengantin laki-laki." Ucap Pak penghulu mempersilahkan.


Annisa pun meraih telapak tangan Mark dan mencium nya.


Mark tersenyum dengan tangan mengusap puncak kepala Annisa dengan lembut.


"Silahkan pengantin laki-laki mencium kening pengantin wanita." Ucap penghulu lagi.


Mark pun melainkan mendekat ke arah tubuh Annisa dan Cup


Mark mengecup kening Annisa dengan durasi yang cukup lama.

__ADS_1


Stelah itu,


"Selamat kalian telah sah menjadi pasangan suami istri baik di mata negara maupun dimata agama." Ucap penghulu menjelaskan dan memberikan buku nikah kepada kedua mempelai tersebut.


Mark dan Annisa menerima buku nikah tersebut dengan senyum saling memandang.


"Alhamdulillah... Terimakasih telah memberikan laki-laki terbaik menurut seleksi takdir oleh mu. Mark hari ini aku menyerahkan seluruh hidupku untuk mun menghabiskan waktu berdua dengan mu. menua bersamamu. dan akan selalu mendampingi mu. Aku mencintaimu dan akan terus mencintai mu imam ku. Sehidup dan se surga bersama mu. InsyaAllah." Begitu lah monolog Annisa dalam hatinya.


Sedangkan Mark.


Ia tentu sangat bahagia telah menikah dengan Annisa.


Ia tak sabar dengan hari ini, tak sabar pagi berganti malam dimana hanya ada ia dan Annisa.


sungguh Mark sudah menahan ingin menyentuh Annisa, sekarang ia berhak menyentuh apapun didalam tubuh Annisa.


Setiap jengkal nya adalah miliknya. Milik Mark seorang dan tak akan membaginya.


🌈🌈🌈


Oke, sabar....


masih di tahan....


bayangin aja dulu ya... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Jangan lupa Like, Komen dan Vote❀


Author sayang kalian.

__ADS_1


Si manten



__ADS_2