
Selepas mengantar suaminya pergi bekerja, Annisa masuk ke dalam kamar.
Ia segera membersihkan dirinya, dan berganti pakaian untuk pergi ke kampus.
Annisa sedikit memoles wajahnya dengan bedak tipis dan lipstik yang sudah tersedia di meja rias tersebut.
"Assalamualaikum, Bee... aku pamit ke kampus ya." Send.
Begitulah kira-kira isi pesan yang dikumpulkan Annisa.
"Waalaikum salam, iya hati-hati sayang." begitulah kira-kira balasan pesan dari Mark.
Setelah itu Annisa memasukkan beberapa buku ke dalam tas miliknya, setelah dirasa semua telah siap.
Ia bergegas menuruni tangga, menuju ke lantai dasar. "Selamat pagi nyonya." Ucap Supir yang telah di siapkan oleh Mark untuk istrinya.
"Pagi pak.... ucapan Annisa terhenti.
"Pak ujang Nyonya." Ucap sopir itu memperkenalkan dirinya.
"Pak ujang, antar saya ke kampus ya." Ucap Annisa tersenyum ramah.
"Biak nyonya silahkan." Ucap Pak Ujang ramah dan membuktikan pintu untuk Annisa.
Mobil melaju dengan kecepatan standar, menuju ke kampus Annisa, hanya butuh waktu 15 menit, mobil tersebut sudah memasuki area kampus.
Annisa keluar untuk segera masuk ke dalam kelas, namun sebelum itu ia menunaikan ibadah sholat sunnah terlebih dahulu.
Pelajaran perkulihan di mulai, dan Annisa menyimak semua materi yang di sampaikan oleh dosen
Tak terasa, Jarum jam sudah menunjukkan pukul 1 siang, dan Annisa telah selesai dengan kuliahnya. Dia juga sudah menunaikan ibadah sholat wajib.
Kakinya perlahan melangkah menuju ke parkiran,
"Annisa." Panggil seseorang di sebrang sana.
Annisa pun menoleh mencari ke sumber suara.
"Faiz, Ada apa?" Ucap Annisa.
"Selamat ya atas pernikahan mu, Maaf aku tak bisa datang." Ucap Faiz.
__ADS_1
"Iya tak apa-apa." Ucap Annisa.
Andai kau tahu Annisa, aku tak sanggup melihat wanita yang kucintai harus menikah dengan pria lain. sampai detik ini pun rasanya begitu sakit menatap wajahmu. sungguh! jika aku boleh memilih aku tak ingin mencintaimu, dan memiliki perasaan sedalam ini untuk mu. Gumam Faiz menatap Annisa dengan sendu.
"Oh ya kau mau kemana?" Ucap Faiz pada Annisa.
"Aku ingin pulang." Ucap Annisa.
"Apa kau ingin pulang bersamaku?" Ucap Faiz.
"Tidak terimakasih Faiz, aku sudah ada yang menjemput. Tak enak, jika aku yang sudah bersuami pulang di antar oleh pria lain." Ucap Annisa menjelaskan.
"Baiklah. Hati-hati." Ucap Faiz.
Annisa pun melangkah masuk kedalam mobilnya.
Aku harap kau bahagia selalu dengan pernikahan mu ini Annisa, jika dia berani menyakitimu, aku tak segan-segan merebut mu dari nya." Gumam Faiz tertunduk sedih.
π Didalam Mobil π
Dertttt
Handphone Annisa bergetar, ia segera mengangkat panggilan masuk tersebut.
"Wa'alaikum salam. Kau dimana sayang?" Ucap Mark bertanya
"Aku di mobil, dalam perjalanan pulang bee." Ucap Annisa.
"Hem.. kau sudah makan siang?" Ucap Mark.
"Belum." Ucap Annisa.
"Oke, kau ke cafe melati sekarang, ayo kita makan siang bersama." Ucap Mark.
'"Baiklah Bee... aku ke sana sekarang." Ucap Annisa.
"Assalamualaikum." Ucap Annisa menutup telfon itu.
"Pak Ujang kita ke cafe melati ya." Ucap Annisa pak Ujang
"Biak nyonya." Ucap Pak Ujang.
__ADS_1
Hanya butuh waktu 5 menit Annisa sudah sampai di depan cafe melati, karena jarak cafe tersebut dekat dengan posisinya saat itu.
"Pak Ujang bisa pulang sekarang ya. Biar saya pulang dengan suami saja." Ucap Annisa.
"Tapi nyonya. "Ucap Pak Ujang ragu.
"tidak apa-apa, Pak Ujang pulang saja." Ucap Annisa.
"Baik nyonya." Ucap Pak Ujang.
Annisa sengaja menyuruh Pak Ujang untuk pulang terlebih dahulu, karena Annisa merasa tak enak jika pak Ujang terlalu lama menunggu.
Annisa melangkah kan kakinya masuk kedalam cafe tersebut, sorot matanya melihat isi cafe, namun tidak di temukan sosok suaminya.
"Mungkin dia terjebak macet, jadi sampai sekarang dia belum sampai. aku duduk saja terlebih dahulu." Gumam Annisa.
Annisa duduk di salah satu meja kosong yang ada di cafe.
"Maaf Bu, mau pesan apa?" Ucap salah satu pelayan
"Saya pesan jus strawberry satu ya mba." Ucap Annisa.
"Ada lagi?" Ucap pelayan itu ramah.
"Tidak ada, sementara itu dulu ya mba." Ucap Annisa.
Setelah menulis pesanan dari Annisa, pelayan tersebut bergegas masuk untuk membuatkan pesanan itu.
"Annisa." Ucap seseorang.
Annisa pun menoleh dan berucap "Alex."
πππ
Happy Reading ya guys.
Jangan lupa like, Komen dan Vote yaπ€π€π€
Pesan Author untuk Faiz,
Sama author aja yaβ€ jangan mengharap Annisa lagi.
__ADS_1
Annisa milik MarkβΉοΈ
Untuk Alex? ah kenapa kok muncul lagi. Huhuhu.... βΉοΈ