
Seperti biasanya Hanafi bekerja sebagai seorang karyawan swasta di sebuah Kantor kejaksaan hukum daerah tempat tinggalnya.
Sudah setahun Hanafi bekerja di kantor tersebut, dan hari ini salah satu teman nya memberitahukan bahwa Hanafi di panggil oleh pimpinan kantor.
Hanafi berjalan menuju ruangan atasan nya itu, sebelum masuk Hanafi mengetuk pintu yang bertulisa kan “Ruang Kepala”
Tok
Tok
Tok
Setelah mendengar sahutan suara dari dalam yang menyuruhnya masuk lantas Hanafi menarik Handel pintu yang berada di ruangan itu, Lalu Hanafi melangkahkan kakinya masuk kedalam ruangan itu.
“Silahkan duduk.” Ucap Atasan Hanafi dengan ramah padanya.
“Baik pak, terimakasih.” Ucap Hanafi sambil tersenyum dan perlahan ia duduk dengan nyaman dihadapan atasannya.
“Maaf pak, ada perlu apa memanggil saya? Apa saya berbuat kesalahan?” Ucap Hanafi berkata sopan dan bertanya pada atasannya tersebut.
“Oh tidak-tidak.” Jawab atasan nya dengan cepat.
Hanafi menghela nafasnya dan berkata lagi “Lalu untuk apa bapak memanggil saya kemari.”
“Saya ingin menaikkan jabatan kamu menjadi ketua staf kantor ini. Karena selama setahun ini kinerja mu sangat memuaskan.” Ucap atasan Hanafi itu.
“Bapak serius?” Ucap Hanafi dengan mata berbinar penuh rasa syukur.
“Ya. Selamat.” Ucapnya lagi meyakinkan Hanafi. Dan Mereka berdua berjabat tangan.
Setelah itu Manager Hanafi memberitahunya bahwa bulan depan Gaji nya kan meningkat dua kali lipat dan ia mendapatkan sebuah mobil atas jabatan yang diperolehnya sekarang.
Hanafi sangat senang mendengar berita ini dan ia pun bersyukur atas semua nikmat yang Allah berikan kepadanya.
Lantas Hanafi merogoh saku nya dan mengambil ponsel miliknya. Ia pun menelfon seseorang.
“Assalamualaikum sayang.” Ucap hanafi membuka suaranya.
__ADS_1
(…………)
“Kau pulang jam berapa? Ada sesuatu yang ingin aku beritahu padamu.” Ucap Hanafi lagi.
(……..)
“Baiklah. Aku akan menjemputmu. Bye. Assalamualaikum.” Ucap Hanafi mengakhiri telfon nya.
Lalu ia melanjutkan pekerjaan nya kembali.
🌈 Rumah Sakit 🌈
Disebuah ruangan yang bertulisan
🍃Spesialis Anak-Anak🍃 ada seseorang wanita berparas cantik dengan name tag yang bertengger indah di jas dokter kebanggan nya. Dan Ia bernama - Dr Irawati –
Ketika tengah memeriksa beberapa dokumen tentang kasus yang diderita pasien nya, tiba-tiba Handphone nya berbunyi.
Ia pun segera mengambil Handphone itu dari saku jas nya dan mengangkatnya.
“Waalaikumsalam.” Ucap Dr. Ira
Dr. Ira pun menutup telfonnya. Namun sebelum itu ia mengucap salam terlebih dahulu.
Jam menunjukkan pukul 4 kurang 15 menit. Dr.Ira pun membereskan semua berkas yang sudah ia periksa dan membersihkan area maja kerjanya.
Ia pun segera melangkahkan kakinya keluar ruangan dan menuju ke depan gedung rumah sakit tersebut.
Tampak seorang pria yang sedang menunggu kedatangan nya yang berdiri tak jauh dari mobilnya.
Dr. Ira pun menghampiri pria tersebut. “Sudah lama menunggu.” Ucap Dr. Ira mengawali pembicaraan nya.
“Hem.… Tidak aku baru sampai 5 menit yang lalu.” Ucap Hanafi pada kekasihnya.
Ya. Hanafi dan Ira sudah berpacaran semenjak 2 tahun yang lalu, dan sudah 3 bulan yang lalu mereka berdua memutuskan untuk bertunangan.
Dan mereka memiliki rencana akan menikah 3 bulan yang akan datang.
__ADS_1
Hanafi dan Ira dahulu mereka kuliah di Universitas yang sama , namun berbeda jurusan. Mereka dipertemukan dalam sebuah organisasi yang sampai akhirnya mereka saling suka dan memtuskan untuk berpacaran hingga sekarang.
Orang tua keduanya pun sangat setuju dan sudah merestui hubungan keduanya.
“Mobil siapa ini mas?” Ucap Ira pada kekasihnya.
“Punya mas.” Ucap Hanafi tersenyum. Ira tampak terkejut dengan apa yang baru saja Hanafi ucapkan.
“Mulai bulan depan mas naik jabatan menjadi kepala staf dan mobil ini diberikan kantor sebagai fasilitas yang di berikan untuk kepala staf.” Ucap Hanafi lagi menjelaskan.
“Alhamdulilah.” Ucap Ira, dan Hanafi pun ikut tersenyum.
Hanafi dan Ira pun masuk ke dalam mobil tersebut dan melajukan ke sebuah restoran untuk merayakan kenaikan jabatan Hanafi.
Namun Ira menolaknya, ia ingin makan malam bersama dengan keluarga Hanafi. Ira mengatakan jika ia merindukan masakan dari Ibu Hanafi yang baginya sangat enak.
Hanafi pun menuruti kemauan kekasih tercintanya.
🍃🍃🍃
Oke guys terimakasih kalau kalian udah baca cerita ini.
Terimakasih udah mau komen.
Dan yang like, Author juga tambah berterima kasih.
Maaf in Author yang kadang suka typo ya🤗😌
kalo kalian ga ngerti kalimat yang gak sengaja Author typo! Author nyaranin langsung komen aja gak papa.
Author ga bakal marah. 🤗 Justru seneng karena kalian merhatiin banget setiap tatanan kata yang author susun.
Ini pertama kalinya Author nulis cerita yang sepanjang ini dan konsisten update nya.
Maaf jika masih banyak kekurangan.
terimakasih😙
__ADS_1
Happy Reading teman-teman online ku🌹