Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Mengantarkanmu


__ADS_3

Pukul 6 malam Annisa sudah sampai didepan rumah nya.


"Makasih ya Faiz kau sudah mengantarkan ku." Ucap Annisa berterima kasih.


"Tak apa, kau sudah ku anggap seperti adikku sendiri." Ucap Faiz pada Annisa.


"Kau!!! Kenapa disini." Suara lantang dari dalam rumah membuat kedua nya kaget dan segera menoleh ke sumber suara.


🍃 Flasback On 🍃


Saat ini, Annisa tengah terduduk di sebuah kursi salah satu halte terdekat di kampus nya.


Ia sengaja menunggu Mark di situ agar lebih mudah.


Jam menunjukkan pukul 5 sore lebih. Namun Mark tak kunjung datang menjemput nya.


"Annisa." Gumam Faiz saat ia melintas dan melihat Annisa duduk disana.


Faiz menghentikan mobilnya, dan memarkirkan nya di tepi jalan.


"Annisa." Panggil Faiz.


"Eh Faiz, Iya ada apa?" Ucap Annisa menoleh kearah Faiz.


"Ini sudah hampir petang, kenapa kau masih disini?" Ucap Faiz bertanya.


"Hem, aku menunggu Mark untuk menjemput ku." Ucap Annisa menjelaskan.


"Menunggu? sudah berapa lama?" Ucap Faiz.

__ADS_1


"Hem, itu." Annisa tertunduk sedih, sungguh baru pertama kali nya Annisa di buat menunggu oleh Mark, dan dia di hubungi juga tidak bisa.


"Aku bertanya pada mu Annisa." Ucap Faiz menekan kata dan bertanya lagi, mendesak agar Annisa menjawab nya


"Sejak tadi siang, sudah 3 jam lebih aku menunggu nya." Ucap Annisa sendu.


"Apa! 3 jam." Ucap Faiz mengulangi nya lagi, ia seolah tak percaya.


"Kau sudah menghubunginya?" Ucap Annisa pada Faiz.


"Sudah tapi tak satu pun panggilan ku dijawab oleh nya." Ucap Annisa tertunduk sedih.


"Yasudah! mari ku antar pulang." Ucap Faiz pada Annisa.


"Tapi, aku takut jika Mark sampai datang kesini tapi ia tak menemukan ku." Ucap Annisa tak enak hati.


"Sudah lah, kau yakin dia masih akan menjemput mu?" Ucap Faiz.


"Ayo! aku tak menerima penolakan! Aku antar sekarang." Ucap Faiz sedikit memaksa.


Akhirnya Faiz mengantarkan Annisa untuk pulang kerumahnya.


🍃 Flashback Off 🍃


Mark terus melangkah mendekati keduanya yang saat ini sedang berdiri.


Kedua tangan Mark terkepal, dan ia ingin melayangkan pukulan ke arah Faiz saat itu juga.


"Faiz hanya mengantarkan ku pulang." Ucap Annisa yang berdiri di hadapan Mark untuk menghalanginya.

__ADS_1


"Minggir Annisa." Ucap nya dengan nada tegas.


"Tidak, kau harus bisa kendalikan emosimu." Ucap Annisa tak kalah tegas darinya.


Annisa pun berbalik menghadap Faiz, "Faiz terimakasih telah mengantarku pulang, kau sebaiknya pulang sekarang, tapi aku ucapan terimakasih sekali lagi padamu." Ucap Annisa dengan lembut pada Faiz.


"Oke, tak apa-apa Annisa, aku senang membantu mu." Ucap Faiz tersenyum dan berlalu masuk kedalam mobil. Melajukan mobilnya meninggal kan rumah mewah milik Mark.


setelah melihat kepergian Faiz, Annisa berbalik badan dan melangkah menuju kedalam rumah.


Namun langkah nya terhenti saat Mark mencekal kedua tangan nya. "Aku ingin membersihkan diriku, nanti saja." Ucap Annisa dingin dan melepas tangannya yang ada di genggaman Mark.


Berlalu meninggalkan Mark yang mematung menatap kepergian istrinya.


Sesampainya di kamar pribadinya, Annisa masuk kedalam dan segera membersihkan dirinya.


Seusai itu, Annisa segera melaksanakan ibadah sholat, karena memang sudah waktunya untuk beribadah.


Ya Allah, buat diriku selalu berprasangka baik pada suamiku, buat hati ini sabar menghadapi masalah yang ada, semoga kami berdua bisa melewatinya, Aku percaya bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluar terbaik menyelesaikan nya. Kuatkan aku menghadapi nya. Amin Amin Amin.


Begitulah doa yang di panjatkan Annisa.


🌈🌈🌈


Happy Reading ya guys💙


Semoga kalian suka, author udah update 3 bab ya.


jangan lupa like, komen dan Vote ya🤗🤗

__ADS_1


Maaf kalau masih ada yang typo❤❤❤


__ADS_2