
Seusai acara wisuda tersebut, Mark dan Annisa pulang ke rumah, hubungan keduanya sudah cukup membaik untuk saat ini.
Sudah Cukup?
Tidak membaik seperti sedia kala, dan tidak seburuk 1 bulan terakhir ini, masih di persimpangan jalan abu-abu😂 (Ah kayak lagu aja, wkwkwkwk😂)
Back to cerita.
Keduanya melangkah masuk kedalam rumah, sikap Mark tak sedingin dulu selama 1 bulan yang lalu, namun keduanya masih enggan untuk tidur berdua.
Mark meminta waktu kepada Annisa untuk membuktikan ucapan istrinya, ya! Mark juga sudah mengutarakan isi hatinya, bahwa mempercayai ucapan Annisa.
Annisa mengerti untuk itu, dan ia juga akan membantu Mark mencari buktinya.
"Bee, aku hari ini ada sesuatu yang aku urus di kampus kemungkinan aku pulang terlambat." Ucap Annisa pada Mark.
"hem, baiklah." Ucap Mark.
Hari ini Annisa berangkat ke kampus dengan pak Ujang, sedangkan Mark dan Maira? seperti biasanya mereka berdua berada satu mobil.
Tok
Tok
Tok
"Kakak." Ucap Maira masuk kedalam ruangan itu.
"Maira jaga ucapan mu." Ucap Mark.
"Ayolah kak, ini sudah jam istirahat dan aku bukan menjadi sekretaris mu tapi aku adikmu." Ucap Maira
"Hem, mau apa kau kesini." Ucap Mark dingin.
"Ku buatkan kakak jus ini." Ucap Maira menyodorkan jus itu.
__ADS_1
"Aku tak suka jus." Ucap Mark
"Ayolah kakak, anggap jus ini sebagai ucapan rasa senang ku karena kakak dan kak Annisa sudah berbaikan."
"Aku senang melihat itu, dan semoga kalian tak ada masalah ke depan nya."
"Percaya pada kak Annisa ia tak mungkin mengkhianati mu, jadi ayolah minum jus ini." Ucap Maira lagi.
"Hem, baiklah." Ucap Mark.
Dan Mark menengguk jus itu, hingga setengah gelas.
*Bersiap untuk rencana kedua kak*ak ku sayang. Gumam Maira tersenyum tipis.
"Hem ya sudah aku ke ruangan ku ya kak." Ucap Maira berlalu pergi.
10 menit kemudian, Mark merasakan tubuhnya panas seketika. AC ruangan itu, tidak cukup untuk menyejukkan dirinya.
Huh, panas sekali ruangan ini. apa AC nya mati? Gumam Mark dalam hatinya.
Tok
Tok
Tok
Mark tetap diam tak menjawab ucapan Maira, namun ia terus mengibas-ibaskan dokumen yang ada di tangan nya untuk mengusir rasa panas yang ada dalam dirinya.
"Kakak sakit?" Ucap Maira lagi.
"Ah, rasanya tubuhku panas sekali, apa AC ruangan ini rusak ya?" Ucap Mark bertanya.
"Ah mungkin? kakak pulang saja, dan aku akan mengurus ini semua." Ucap Maira pada Mark dengan tersenyum.
"Kau urus dan aku akan pulang." Ucap Mark berlalu pergi.
__ADS_1
Mark pun bergegas untuk pulang dan sesampainya di dalam rumah, ia segera bergegas untuk mandi menyegarkan tubuhnya.
Tok
Tok
Tok
"Apa aku boleh masuk kak?" Ucap Maira sebelum masuk kedalam.
"Masuk." Ucap Mark.
"Apa kakak baik- baik saja?" Ucap Maira.
"Ah sudah cukup baik," Ucap Mark lagi.
"Kakak minum saja air putih, supaya lebih enak an badan nya." Ucap Maira menunjuk air putih di atas meja dekat ranjang.
Mark menengguk air putih itu, dan meminumnya.
Sepersekian menit, Mark sudah di liputi gairah, karena ternyata air di nakas itu sudah di campur Maira dengan sesuatu cairan.
"Annisa." Gumam Mark menatap Maira yang ada di hadapan nya. Didorong nya tubuh Maira dan saat ini posisi Maira sudah berada di bawah kungkungan Mark.
Di lepaskan nya semua baju keduanya hingga mereka benar-benar tak memakai sehelai benang pun dan Bruk kesadaran Mark sudah hilang.
🌈🌈🌈
Happy Reading ya guys.
Jangan lupa like komen dan Vote.
Maaf atas keterlambatan upload.
❤❤❤
__ADS_1
Kalian sudah siap asisten Hito pulang?
Mau di cepet in atau ntar aja pulang nya? hehehehehe