
Pukul 12 siang semua anggota keluarga Annisa dan Mark Cek out dari hotel tersebut.
Annisa nantinya akan tinggal dengan Mark di rumah mewah miliknya.
sedangkan kedua orang tua Annisa, Ibu Tati dan Ayah Arifin memilih tinggal di rumah mereka bersama dengan Kak Hanafi dan istrinya.
Rencananya, rumah milik kedua orang tua Annisa akan di bangun agar terlihat sedikit luas dan megah.
Semua biaya perbaikan itu yang akan menanggung adalah Mark.
Tidak ada kata penolakan bagi seorang Mark, dengan berat hati mereka semua menyetujui rencana Mark.
🌈 Rumah Mark 🌈
Annisa turun dan berjalan masuk kedalam rumah tersebut. Ada beberapa pelayan yang menyambut kedatangan Tuan Mark dan istrinya.
Annisa berjalan di samping Mark dengan senyum yang terus mengambang, sedangkan Mark?
Ia masih dengan ekspresi dingin nya berjalan lurus ke depan, Tangan Mark menggandeng mesra tangan mungil istrinya itu.
Sesampainya didepan pintu kamar,
Clek!
"Masuklah sayang..." Ucap Mark lembut pada istrinya.
Annisa pun masuk dengan Mark yang berjalan dibelakang.
Annisa melihat sekeliling kamar tersebut hanya warna hitam putih dan abu-abu yang mendominasi.
Di sana sudah ada meja rias lengkap dengan make up yang nantinya Annisa butuhkan.
__ADS_1
"Mandilah terlebih dahulu sayang, setelah itu kau istirahat." Ucap Mark pada Annisa dengan mengecup puncak kepala Annisa.
"Baiklah," Ucap Annisa.
"Untuk baju mu sudah ada di lemari itu, " Ucap Mark lagi menunjuk lemari.
"Apa kau ingin mandi bersamaku sayang?" Ucap Mark tersenyum pada Annisa.
"Tidak!" Ucap Annisa tegas dan berlalu pergi meninggalkan Mark.
Sungguh Annisa masih sangat lelah mengikuti keinginan Mark yang tidak akan ada puasnya mengajak Annisa untuk berolah raga.
Annisa pun mandi dan hanya butuh waktu 15 menit ia sudah keluar dari kamar mandi dan memakai baju santai.
Mark yang saat itu tengah memeriksa berkas di sofa kamarnya langsung menghentikan pekerjaan dan melangkahkan kakinya ke arah istri tercintanya.
Di peluknya tubuh istrinya dari belakang, sesekali Mark mendusel di antara leher putih milik Annisa
"Biarkan seperti ini dulu." Ucap Mark.
Annisa membiarkan mark melakukan itu selama beberapa menit.
"Apa kau mengantuk?" Ucap Mark pada istrinya yang dibalas dengan anggukan.
"Baiklah ayo tidur! aku ingin tidur memelukmu." Ucap Mark pada Annisa.
"Bee.. Kau hanya ingin tidur kan?" Ucap Annisa ragu-ragu.
"Hmmm... kalau kau mau berolahraga lagi aku siap?" Ucap Mark menggoda istrinya.
Glek!
__ADS_1
Annisa menelan ludahnya dengan kasar.
Sungguh Annisa tidak akan kuat, dirinya masih sangat lelah jika harus berolahraga lagi.
"Hahaha... aku tidak akan mengajakmu olahraga siang ini, aku hanya ingin tidur memelukmu." Ucap Mark lagi.
"Baiklah."
Mereka berdua pun tidur dengan posisi kepala Mark berada di tengah di dada Annisa, Kepalanya mendusel ke sana kemari mencari posisi nyaman.
Kedua tangan nya memeluk erat pinggang Annisa dan Kedua kaki Mark saling menautkan pada kaki milik Annisa.
Sesekali Annisa mengusap punggung belakang Mark, dan tindakan itu justru membuat Mark sangat nyaman.
Perlahan mata keduanya pun terpejam dengan Mark yang tidur dengan memeluk posesif istrinya itu.
🌈🌈🌈
Happy Reading ya guys.
Jangan lupa Like, Komen, dan Vote ya💙💙
Untuk yang udah Vote aku ngucapin banyak banyak terimakasih 🤗
Dan jangan lupa mampir Novel Author yang sebelah ya💙
# Mr. Cold is Mine. (berkisah pria dingin yang tak tersentuh, seorang ceo dengan bakat bisnis yang mempuni. Tidak suka dengan gadis cerewet dan bahkan sangat anti dengan wanita. Hingga ia harus dipertemukan dengan seorang gadis remaja yang membuatnya pusing akan tingkah konyol yang dimiliki gadis itu. )
# Kematian tiap angkatan (genre horor tentang misteri pengalaman anak remaja terhadap sekolahnya)
🌈🌈🌈🌈🌈
__ADS_1