Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Bertemu lagi.


__ADS_3

Sesusai mengaji, mereka makan malam bersama.


Namun sebelum itu, mereka semua menunaikan ibadah sholat isya.


Suasana makan malam begitu hikmat, tak ada yang berbicara. hanya suara dentingan alat makan yang terdengar namun samar.


Setelahnya, mereka berkumpul di ruang keluarga dan menyampaikan pesan nya bahwa ingin segera menikahi Annisa.


Awalnya kedua orang tua Annisa ragu mereka ingin anaknya menyelesaikan kuliah terlebih dahulu sebelum menikah.


Namun karena usaha Mark yang seolah tau maksud dari kekhawatiran kedua orang tuanya Annisa. Ia pun berjanji tidak akan membebani Annisa jika mereka sudah berumah tangga.


πŸ₯€


keesokan harinya Annisa pergi ke kampus, tentu diantar oleh Mark.


Mark selalu menyempatkan waktunya untuk mengantar Annisa ke kampusnya.


πŸƒ Kampus πŸƒ


Sesampainya di kampus Annisa segera melangkah kakinya menuju ke fakultas nya.


namun langkahnya terhenti, "Annisa." Ucap seorang pria memanggil namanya.


Annisa pun menengok ke belakang, "Faiz." Ucap Annisa tersenyum menyambut sapaan faiz pagi ini.


"Hai apa kabar?" Ucap Faiz bertanya pada Annisa.


"Alhamdulillah kabar aku baik. kamu sendiri kenapa disini?" Ucap Annisa pada Faiz.


"Aku menlanjutkan studi magister ku disni." Ucap Faiz menjelaskan dan dibalas anggukan oleh Annisa.


"Hm... aku ke kelas terlebih dahulu ya." Ucap Annisa pada Faiz dan berlalu pergi meninggalkan nya.


🐾 Sore Hari 🐾


semua rangkaian perkuliahan Annisa sudah selesai.

__ADS_1


Annisa tampak merenggangkan beberapa otot nya yang sejak tadi terasa kaku dan pegal.


Derrttt


Sering panggilan di telfon itu menyita perhatian Annisa, lalu di angkatnya telfon itu.


"Halo, Assalamu'alaikum." Ucap Annisa


(.......)


"Sudah selesai. tak usah menjemputku tak apa." Ucap Annisa.


(.....)


"Baiklah... " Ucap Annisa menghela nafas panjang nya dan mengakhiri percakapan telfon itu.


Ya, yang menelfon adalah Mark.


Annisa pun segera membereskan barang- barang nya dan bergegas menuju ke depan kampus untuk menunggu Mark.


Baru beberapa menit dia berada di posisi nyaman "Annisa ayo pulang bersamamu." Ajak nya pada Annisa yang telihat sedang menunggu.


"Ah, tidak." Ucap Annisa sopan.


"Ayolah tak apa." Ucap Faiz.


"Em... aku sudah ada yang men..... "Ucap Annisa.


"Dia pulang bersamaku." Ucap Mark dingin pada Faiz dengan sorot yang mengintimidasi.


"Iya kakak Faiz aku pulang bersama Mark." Ucap Annisa pada Faiz dan tersenyum.


"Hm baiklah." Ucap Faiz juga tersenyum pada Annisa.


Setelah membukakan pintu untuk Annisa dan menyuruhnya masuk kedalam mobil untuk menunggunya.


Mark pun menghampiri Faiz dan memegang bahunya.

__ADS_1


"Dia milikku, dan jangan pernah kau sentuh milikku. Aku tidak akan membiarkan siapapun yang hidup apabila ia merebut nya dari ku." Ucap Mark dingin dengan nada seakan membunuh.


Glek


Buku kuduk Faiz seketika menegang mendengar perkataan dari Mark.


"Aku dan Annisa hany berteman." Kilah Faiz memberikan jawaban pada Mark.


"Cih aku tau sorot matamu bung." Ucap Mark menepuk pundak Faiz dan meninggalkan nya masuk kedalam mobilnya.


Mark pun melajukan mobilnya dan meninggalkan faiz yang masih termenung dengan kata-kata yang ia dengar baru saja.


Annisa dimana kau bertemu pria seperti itu, dia tampak menyeramkan. bahkan aku bisa merasa bahwa dia adalah seseorang yang kejam tanpa bekas kasihan. Gumam Faiz dalam hatinya.


Ia pun melangkahkan kakinya masuk kedalam mobil dan pulang kerumahnya.


🌈


**Happy Reading ya teman-teman.


Aku satu bab untuk siang ini dulu ya.


Jangan lupa Like, comment dan Vote❀


Terimakasih yang sudah membaca novel dengan setia... πŸ’™πŸ’™


Mohon maaf kalau visual Annisa gak sesuai dengan ekspektasi kalian.


Menurutku lebih susah cari tokoh yang berhijab dan menampilkan wajah natural nya... 😟


Ini aku kasih visual Annisa yaπŸ€—


Udah kelihatan lebih muda ga**???



Kalau kalian punya tokoh idola yang sekiranya cocok dengan tokoh ini. Boleh kok share ke akuπŸ€— Aku berterima kasih bangetπŸ’™

__ADS_1


__ADS_2