
Annisa dan Mark melangkah kan kakinya masuk ke dalam kamar, Annisa juga membantu Mark untuk membersihkan tubuhnya.
"Sayang." Ucap Mark pada Annisa yang telah selesai membersihkan dirinya.
"Iya?" Jawab Annisa dengan tersenyum lembut pada suaminya.
"Kau ingin anak perempuan atau laki-laki?" Ucap Mark bertanya pada istri cantiknya.
"Hem, kembar aja gimana bee?" Ucap Annisa menggoda Mark.
"Aku tak apa jika kau mau nya seperti itu, tapi kita harus lebih giat membuatnya." Ucap Mark tersenyum pada istrinya.
"Bee, anak merupakan sebuah titipan dari Allah SWT agar kita menjaga dan merawat nya dengan sepenuh hati. Aku tak mempermasalahkan jenis kelamin nya, yang terpenting ia harus sehat tanpa kekurangan suatu apapun dan tentu harus tampan seperti mu" Ucap Annisa lembut dan tersenyum.
"Ah aku mencintaimu sayang." Ucap Mark memeluk Annisa dari belakang.
Keduanya pun larut dalam perbincangan hangat, dan pada akhirnya mereka terlelap dengan memeluk satu sama lain.
đ
Keesokan harinya, jam menunjukkan pukul 5 sore, dan mobil yang biasa di gunakan Mark untuk bekerja sudah memasuki pekarangan rumah.
Annisa segera turun dan menyambut sang suami, Mark pun melangkah cepat ke arah istrinya dan mencium keningnya dengan lembut.
"Kak, aku langsung ke kamar ya." Ucap Maira berpamitan pada kedua nya.
Mark hanya mengangguk kan kepalanya, sedangkan Annisa membalas dengan senyuman pada Maira.
Annisa dan Mark melangkah masuk kedalam kamar pribadi mereka, Annisa membantu Mark melepaskan jas yang ia kenakan.
"Sudah ku siapkan air hangat kau mandilah sekarang bee." Ucap Annisa pada suaminya, dan di balas dengan anggukan kepala.
Saat Annisa hendak menaruh jas yang tadi dikenakan oleh Mark ke dalam keranjang kotor.
__ADS_1
*Deg
Deg
Deg*
Lipstik siapa ini? Gumam Annisa melihat ada bercak bibir lipstik di jas milik suaminya.
Namun Annisa segera menepis pikiran jeleknya pada sang suami, dan segera menaruh jas itu kedalam keranjang kotor milik suaminya.
Di waktu bersamaan, Mark keluar dengan handuk yang melilit pinggang nya dan rambut setengah basah.
Menampilkan dada bidang dan perut kotak-kotak yang sungguh menggoda kaum wanita.
Annisa pun tersenyum, ia kemudian membantu Mark dengan memberikan pakaian dan membantu mengeringkan rambut suaminya yang masih setengah basah.
"Apa ada masalah di kantor?" Ucap Annisa pada sang suami.
Saat ini mereka berdua tengah duduk dengan nyaman di sofa dan tangan Annisa yang masih sibuk mengeringkan rambut sang suami, sesekali memberikan sedikit pijatan.
Apa ku tanyakan perihal bekas lipstik itu? tapi? Gumam Annisa dalam hatinya yang tampak ragu-ragu.
Namun niatnya di urungkan, karena ia masih mempercayai sang suami.
Bukan kah sebuah hubungan harus di landasi rasa saling percaya? Menepis semua pemikiran negatif terhadap pasangan?
Kadang bukti belum menunjukkan yang sebenarnya bukan?
"Sudah sayang." Ucap Mark pada istrinya.
"Apa kau butuh sesuatu?" Ucap Annisa bertanya pada sang suami.
"Aku hanya ingin beristirahat." Ucap Mark pada istrinya.
__ADS_1
Mark pun merebahkan dirinya di atas kasur, dan "Kemari lah." Ucap Mark agar Annisa mendekat padanya.
"Aku ingin tidur memelukmu." Ucap Mark mengutarakan keinginannya.
Annisa pun perlahan mendekat dan menuruti kemauan sang suami. Keduanya pun terlelap dengan Mark memeluk Annisa dan membenamkan wajahnya di area dada Annisa yang menjadi favorit nya.
đđđ
Happy Reading guys.
Jangan lupa like, komen dan Vote ya.
Duh? Lipstik siapa kira-kira nih? âšī¸
Ah Mark jangan kau buat Annisa kecewa ya. đđ
Oke, kalian boleh mampir di Novel Author yang sebelah juga dong.
Judulnya "USTADZ ATAU MAFIA?"
Singkat cerita menceritakan kisah pemuda yang berumur 27 tahun yang bernama Azmi, yang merupakan lulusan Kairo Mesir Ilmu Hadist dan Tafsir Al-Qur'an.
Saat usianya 15 tahun ia sudah mampu menghafal Al-Qur'an.
Dan sekarang dia merupakan penerus pondok pesantren yang dikelola Abi nya.
Tak hanya tampan? Akhlak dan budi pekerti nya pun tak bisa di ragukan lagi.
Sungguh idaman para mertua bukan? Hingga takdir membuatnya harus menjadi Mafia.
Jalan mana yang Azmi pilih? Mafia atau Ustadz?
Atau Azmi akan tetap menjadi Ustadz kebanggan sang Abi namun? Ia juga tetap menjadi seorang Mafia?
__ADS_1
Bagaimana kisahnya?