
Di ruangan itu kini tinggal lah Mark, Annisa yang masih terbaring dengan lemah.
Dan jangan lupakan Asisten Mark bernama Hito yang selalu setia menunggu Mark.
🐾
Mark sudah menghubungi keluarga Annisa sesuai permintaan tunangan nya itu, mereka akan menjenguk Annisa di keesokan harinya karena hati sudah terlalu malam.
Annisa kini sudah terlelap dengan nyaman, setelah ia makan, tentu Mark lah yang setia menyuapi Annisa.
"Selama 3 hari ke depan aku akan menjaga Annisa, dan kau urus semua perusahaan." Ucap Mark dingin pada Hito.
Mark duduk di bangku sebelah tempat tidur Annisa. ia menggenggam tangan Annisa dan perlahan ia ikut memejamkan matanya.
Disisi lain Hito pun duduk dan menyadarkan kepalanya di dekat sofa tak jauh dari sana.
Karena Annisa tidak ingin hanya berdua dengan Mark di ruangan itu.
Pukul 02.30
Annisa terbangun dari tidurnya. Ia ingin beranjak dari tempat tidur dan menunaikan Ibadah sholat sunah nya.
Mark pun perlahan membuka matanya karena ada pergerakan yang dilakukan Annisa.
"Kau butuh sesuatu?" Tanya Mark dengan suara serak parau nya khas orang bangun tidur.
"Bisa kau membantuku turun dari teman tidur aku ingin mengambil air wudhu untuk sholat." Ucap Annisa lirih pada Mark.
Mark pun melihat jam yang melingkar di tangan nya, waktu masih menunjukkan pukul 02.30 Wib.
Mark menyeritkan dahinya. "Aku rasa, waktu sholat subuh masih beberapa jam lagi.?" Ucap Mark bertanya.
Annisa terkekeh geli, kemudian ia menjelaskan pada Mark.
Mark pun mengerti dan menganggukan kepalanya, ia pun membantu Annisa turun untuk menunaikan ibadah sholat sunah nya.
__ADS_1
🐾Keesokan Harinya.🐾
Tok
Tok
Tok
Hito dengan segera membukakan pintu, saat ada orang diluar yang mengetuk nya.
Hito pun tersenyum dan mempersilahkan orang tua Annisa untuk masuk kedalam.
"Kau tidak apa-apa sayang? apa masih sakit." Ucap Ibu Annisa menghambur memeluk putri bungsunya.
Mark pun mundur beberapa langkah untuk memberikan ruang pada calon mertua nya itu.
"Annisa tidak apa-apa bu." Ucap Annisa.
Mereka semua pun berkumpul, dan dokter sudah memperbolehkan Annisa untuk pulang kerumahnya.
Mark pun meminta izin kepada kedua orang tua Annisa, jika dia ingin menginap di rumah Annisa.
Kedua orang tua Annisa pun menyetujui nya, dan menyambut Mark dengan hangat. Makan malam dengan canda tawa dan kehangatan pun terjadi malam itu.
Sungguh, Mark merasa memilki keluarga yang sangat utuh.❤
🍃Seminggu Kemudian🍃
Tok
Tok
Tok
Hito memasuki ruang kerja milik Mark, ia pun membungkukkan tubuhnya.
__ADS_1
Lalu, "Maaf king kita harus terbang ke Amerika malam ini juga. Ada masalah yang harus ada selesaikan sendiri di sana." Ucap Hito pada Mark.
Mark pun mengehela nafasnya.
kemudian Hito membisikkan sesuatu di telinga Mark.
seketika Mark pun geram dan mengepalkan tangan nya.
"Persiapkan semuanya, malam ini kita berangkat ke Amerika." Ucap Mark dingin
"Baik tuan." Ucap Hito sopan membungkukkan badan nya dan kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan itu.
Selepas kepergian dari Hito, Mark pun segera membereskan semua pekerjaan yang dimilikinya.
Jam menunjukkan pukul 5 sore, Mark pun mengambil Handphone yang ada di sakunya.
Mark pun memberitahukan kepergian nya ke Amerika pada Annisa. Mark mengucapkan Maaf jika ia tidak bisa hadir mendampingi Annisa, tapi Mark sudah menyuruh anak buahnya untuk memberikan banyak hadiah.
Pukul 7 malam.
Pesawat pribadi milik Mark sudah lepas landas dan terbang ke Amerika.
🐾🐾🐾
Abang Mark nya pergi dulu ya, ada urusan.
Maaf ya Annisa.😂 Abang Mark ga bisa nemenin?
Hayo nemenin apa nih.????
Ditunggu Part selanjutnya ya teman-teman.
Maaf kalo masih ada yang typi ya temen-teman😊
Happy Reading 💙💙💙
__ADS_1