Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Mengaji


__ADS_3

Mark dan Annisa serta kedua orang tuanya pun sudah bersiap-siap menuju ke masjid terdekat rumah itu dengan berjalan kaki.


Mereka semua menunaikan ibadah sholat secara berjamaah.


Selepas itu mereka pun pulang secara bersama-sama. Namun ditengah jalan ada beberapa Ibu-ibu yang menghampiri dan itu menyebabkan langkah mereka terhenti.


“Itu siapa bu?” Ucap salah satu ibu-ibu tersebut menunjuk kearah Mark.


Belum sempat Ibu Annisa menjawab ada suara yang menimpalinya lagi.


“Ganteng banget. Bisa nih jadikan calon mantu saya.” Celetuk salah satu ibu-ibu


Dan lain nya membenarkan ucapan ibu-ibu tersebut, dan masih banyak celetukan yang memuji akan ketampanan yang dimiliki oleh Mark.


Melihat raut wajah Ibu Annisa yang bingung menjawab pertanyaan ibu-ibu itu, Serta diliriknya raut wajah Annisa yang terlihat menundukkan kepalanya.


Spontan Mark pun menjawab “Calon suami Annisa.” Ucap Mark dengan nada tegasnya.


Sepersekin menit ibu-ibu terkejut dengan jawaban yang dilontarkan Mark kepalanya.


Annisa dan Ibunya langsung mengarahkan tatapan matanya kearah Mark.


“Eh Calon suami Annisa to. Ibu kira masih single.” Ucap ibu itu mengaruk bagian kepala belakang nya yang tak terasa gatal.


Ada juga yang menampilkan ekspresi tidak suak iri dan sebagainya.


Hingga Ibu Annisa berkata, “Kami permisi dulu ya ibu-ibu. Mari.” Ucap nya dengan sopan dam sedikit mebungkukkan badannya ikuti dengan Annisa.


Pak Arifin dan Mark juga mengikuti dua wanita yang berharga dalam hidupnya dibelakang mereka.

__ADS_1


Untuk asisten Hito, ia ditugaskan Mark untuk memeriksa berkas pekerjaan untuk esok harinya.


Nanti malam, ia akan kembali kerumah Annisa untuk menjemput bosnya tersebut.


Sesampainya dirumah Ibu Annisa sudah menyiapkan minuman diatas meja da nada Al-Quran yang tersedia diatasnya.


“Kita mengaju dulu ya. Ayo bersama-sama.” Ucap Pak Arifin pada semuanya.


“Mark dimulai ya.” Ucap Pak Arifin pada Mark secara tiba-tiba.


Sontak itu membuat Mark terkejut dan terlihat gugup.


Annisa yang melihat kegugupan itu pun langsung berbicara, “Ayah, nampaknya biarkan aku dan Mark mengaji di taman rumah kita.” Ucap Annisa tiba-tiba.


“Kenapa harus disana?” Ucap Pak Arifin pada Annisa putrinya.


“Mark ingin belajar menjadi imam yang baik untuk Annisa makanya ia ingin menyimak bacaan Annisa dengan baik dan benar.” Ucap Annisa menjelaskan


“Begitukah?” Ucap Pak Arifin yang melirik kearah Mark, yang diangguki cepat olehnya.


“Baiklah.” Ucap Pak Arifin.


Annisa dan Mark pun berjalan kearah taman yang terdapat disana.


Sesampainya disana mereka berdua pun duduk di kursi yang tergelatak kosong disana.


“Kenapa? Apa kau tidak bisa mengaji.” Ucap Annisa yang melirik kearah Mark.


Mark pun menganggukkaan kepalanya, tanda membenarkan ucapan dari Annisa.

__ADS_1


“Apa kau tak mau menerimaku jika akau tak bisa mengaji?” Ucap Mark yang terlihat sendu.


Annisa pun tersenyum pada Mark dan berkata “Tak apa jika hari ini kau tak bisa, aku akan dengan senang hati mengajarimu. Yang terpenting kau mau belajar dan berusaha.” Ucapnya dengan lembut.


Seketika kedua mata Mark pun berbinar dan berkata “Benarkah?”


“Iya.” Jawab Annisa.


Aku tidak salah memilihmu, kau memang wanita yang berbeda dari umumnya. kau begitu baik dan tulus dalam mencintai seseorang. I love you Annisa. Gumam Mark dalam hatinya.


Mark, aku menerimamu sejak kedua orang tua ku merestui mu menjadi calon imam ku. Aku percaya dengan kata hati dan pilihan kedua orang tuaku.


Kekuarangan mu tak menjadi masalah bagiku, karena sebaik-baiknya pasangan adalah mereka yang bisa saling melengkapi.


Bagiku menikah adalah ibadah dan menyempurnakan separuh imanku. Kau adalah cinta sekaligus takdir terbaik yang Allah yang dikirim untukku. Gumam Annisa.


🌈🌈🌈


Happy Reading ya teman-teman💙


Makasih Vote dan Like nya🤗


Nanti sore aku usahain up 2 bab lagi ya. ditunggu.


Duh, Adem banget Annisa nya😙🤗 sayang nya Mark ini.



Nah, pose abang Mark yang liatin Annisa. Ekspresi terpesona sama kecantikan dan ketenangan wajah Annisa.

__ADS_1



__ADS_2