Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Menggemaskan


__ADS_3

Setelah menunaikan ibadah sholat nya, Anak-anak panti asuhan kini sedang berada di taman panti.


Mereka tengah bermain ke sana kemari dengan senyum bahagianya.


Dari kejauhan Mark dan Annisa membawa beberapa kotak.


Sesampainya. "Adik-adik, ini kak Annisa punya hadiah buat kalian semua." Ucap Annisa pada anak-anak tersebut.


mereka pun berkumpul di tengah taman dan membentuk sebuah lingkaran.


Annisa memberikan satu anak satu kotak, Mark pun ikut memberikan pada Anak-anak itu.


"Jangan dibuka dulu ya. Nanti kita bukanya sama-sama ya adik-adik. " Ucap Annisa.


"Iya kak." Jawab semua Anak panti dengan gembira dan mengangkat jempolnya ke atas.


Annisa pun tersenyum mendengar itu. Setelah semua anak mendapatkan satu kotak di tangan nya Annisa pun memberikan aba-aba untuk membuka secara bersama-sama.


Wajah semua anak panti menatap suka akan roti yang Annisa dan Mark bagikan kepada mereka semua.


"Kak Annisa telima kasih lotinya." Ucap Cerry mencium pipi Annisa.


"Sama-sama Cerry." Ucap Annisa menoel pipi gembul milik Cerry.


Lalu mereka pun makan secara bersama-sama, namun sebelum memakan nya mereka berdoa terlebih dahulu.


🍃🍃🍃

__ADS_1


Setelah hampir seharian mereka berdua menghabiskan waktu di panti.


Annisa dan Mark pun berpamitan pada Bunda Asih.


Namun beberapa langkah Annisa keluar, ia mendengar suara teriakan.


"Kak Annisa." Ucap seorang anak kecil berteriak dan berlari ke arahnya.


Annisa pun menoleh dan merentangkan kedua tangan nya sambil berjongkok.


Di peluknya tubuh mungil Cerry yang sedang berada di dekapan Annisa.


"Kak Annisa mau pelgi kemana?" Ucap Cerry pada Annisa.


"Kak Annisa mau pulang sayang, nanti Ibu nya kak Annisa khawatir nyariin kakak." Ucap Annisa lembut menjelaskan pada Cerry.


"Celly mau ikut kak Annisa." Ucap Cerry memohon pada Annisa.


Namun, Cerry malah semakin mengeratkan pelukan nya pada Annisa.


"Cerry sayang, Kak Annisa gak bisa bawa Cerry ikut sama kakak." Ucap Annisa lembut sedikit merapikan rambut Cerry.


"Kenapa?" Tanya Cerry dengan ekspresi sedihnya.


"Kak Annisa masih sekolah sayang dan kak Annisa belum menemukan ayah buat Cerry.


Nanti kalau kak Annisa sudah menemukan Ayah, Cerry baru bisa ikut tinggal bersama dengan kak Annisa." Ucap Annisa menjelaskan dengan lemah lembut.

__ADS_1


"kenapa tidak om ganteng saja yang menjadi ayah Celly?" Ucap Cerry menunjuk Mark dengan jari nya.


Seketika, Mark kaget dengan ucapan bocah 2 tahun itu yang begitu menggemaskan.


"Do'akan yang Cerry semoga om Mark bisa menjadi ayah Cerry seperti yang Cerry inginkan. dan bersatu dengan Kak Annisa." Gumam Mark dalam hati tersenyum menyetujui ucapan Cerry.


Lain hal nya dengan Annisa, ia terlihat kesusahan menjelaskan lagi kepada Cerry. Sungguh Annisa tak enak hati dengan Mark atas ucapan yang Cerry katakan.


"Cerry sayang, kak janji besok akan datang kesini lagi dan kakak punya sesuatu buat Cerry." Ucap Annisa mengalihkan pembicaraan dan memberikan Cerry jepit rambut yang sangat bagus.


"Janji.?" Ucap Cerry memberikan kelingking nya dihadapan Annisa.


Annisa pun menganggukan kepalanya dan menautkan jari kelingking nya dengan milik Cerry.


Annisa pun memasangkan jepit rambut itu dan berucap. "Sempurna. Cerry makin cantik. sama Bunda Asih dulu ya dan Cerry gak boleh nakal." Ucap Annisa lagi menasehati cerry.


"Baik kak Annisa." Sambil mengacungkan kedua jempol nya di hadapan Annisa.


Annisa pun masuk kedalam. mobil di susul dengan Mark. Cerry pun melambaikan tangan saat mobil Mark kian menjauh dari area panti tersebut.


🍃🍃🍃


Ditunggu besok pagi ya guys kelanjutan ceritanya.


mungkin besok author akan banyak up part selanjutnya ya.


jangan lupa like komen nya. Author mengharapkan itu agar ke depan nya bisa menulis lebih baik lagi. 🤗

__ADS_1


Salam Manis dari Author...


Happy Reading teman-teman online ku. ❤


__ADS_2