
seperti biasanya. Annisa terbangun jam 03.00
Kenapa aku sudah ada didalam kamar? sepertinya terakhir aku masih didalam mobilnya Mark? Kira-kira siapa yang membawaku kesini. Gumam Annisa bertanya pada dirinya.
Annisa segera beranjak dari tempat tidur nya dan bergegas mengambil air wudhu dan menjalankan ibadah sholat sunnahnya.
Hari ini semua berjalan seperti biasanya. dengan segala rutinitas yang Annisa jalani.
"Bu, Siapa yang membawaku kekamar?" Tanya Annisa pada Ibunya.
Kini Annisa dan Ibu Tati sedang berada di dapur guna menyiapkan sarapan untuk keluarga nya.
"Mark, dia tak tega membangunkan mu. Dia Anak yang baik." Ucap Ibu Tati menjelaskan.
Aku harus berterima kasih padamu. Gumam Annisa dalam hatinya.
Hanya anggukan yang diberikan oleh Annisa sebagai jawaban atas penjelasan dari Ibunya.
"Ibu suka kau berada di dekat nya, Ibu berharap kau bisa bersama nya😌. " Goda Ibu Tati pada putri bungsunya.
Deg
Ada debaran aneh yang merasuki hati Annisa, ntahlah Annisa juga tak mengerti semua itu.
"Ah Ibu, Annisa tidak pantas bersamanya. Biarlah takdir Tuhan yang menentukan." Ucap Annisa.
"Baiklah, tapi Ibu Mendoakanmu selalu." Ucap Ibu Tati.
"Terimakasih bu." Ucap Annisa sambil mencium pipi Ibu nya dan memeluk lengan ibunya.
"Sudah, kau bersiap-siap pergi kekampus. " Ucap Ibu Annisa pada putrinya itu, lalu Annisa pun berlalu pergi meninggalkan Ibunya.
sesampainya di kamar Annisa mengambil ponsel miliknya.
__ADS_1
Pak Mark
Assalamualaikum Mark, apa kau punya waktu luang pagi ini? Aku ingin bertemu dengan mu sebentar." Begitu lah kira-kira pesan yang dikirimkan Annisa pada Mark.
Setelah itu, Annisa bergegas untuk bersiap-siap hari ini ia akan memberikan sarapan untuk Mark sebagai tanda ucapan terimakasih nya.
Disisi lain.
Mark masih tertidur dengan pulas di kasur King size miliknya.
Namun suara getar handphone itu membuat tidur mark terganggu.
Siapa yang berani-beraninya mengganggu tidur ku! awas saja kalau tidak penting! akan ku cincang dia untuk makanan anjingku. Gumam Mark dalam hati dengan segala umpatan.
Karena jam masih menunjukkan pukul 06.00 pagi, biasanya Mark akan terbangun jam 07.00.
Dengan malas dan setengah mengantuk, mark mengambil handphone dan melihat siapa yang mengirimkan pesan sepagi itu padanya.
"Annisa Is Mine"
Seketika itu membuat mata Mark yang tadinya mengantuk langsung terbuka lebar diikuti dengan senyum tipis yang timbul dari sudut bibirnya.
Aku menarik kata-kata tadi, kalau dia yang mungkin aku mencincang nya, dia terlalu berharga lebih baik aku jadikan guling tidurku.
Gumam Mark membayangkan itu.
Lalu segera Mark membalas pesan dari Annisa.
Annisa Is Mine
Waalaikumsalam, baiklah. aku tunggu ditaman dekat dengan rumah mu.
Send, begitu balasan dari Mark untuk Annisa.
__ADS_1
5 menit kemudian, handphone Mark kembali bergetar.
Annisa Is Mine
Baiklah.
begitulah isi pesan balasan yang ditulis Annisa.
Mark pun bergegas untuk bersiap, hanya butuh waktu 30 menit Mark sudah siap.
Pertemuan pagi ini ia mengenakan pakean casual yang sialnya justru menambah kesan ketampanan nya yang berkali-kali lipat.
Mark menuruni tangga menuju ke lantai dasar rumah nya. sesekali ia bersiul dan tersenyum sendiri.
Sungguh, para maid yang melihat itu justru merinding ketakutan dengan sikap tuan nya hari ini. Kenapa? ada Apa? Semua pertanyaan itu muncul dalam benak mereka semua.
Namun pertanyaan itu hanya tertahan dalam hatinya saja.
Mark pun bergegas memasuki garasi tempat mobil mewahnya terparkir.
"King, Sarapan lah terlebih dahulu." Ucap Hito asisten Mark.
"Aku tidak punya waktu untuk sarapan. aku harus segera pergi." Ucap Mark pada Hito
"Oh ya, hari ini aku tidak pergi kekantor, kau Handel semua urusan kantor hari ini." Ucap Mark berlalu pergi meninggalkan tanpa ingin mendengar jawaban dari Hito asisten pribadinya yang sangat setia.
Semoga kau selalu bahagia seperti hari ini tuan. Aku mendoakan mu selalu. Ucap Hito lirih pada hatinya dan mendoakan majikan nya.
🌈🌈🌈🌈
Happy Reading guys💙
Thanks yang udah like Vote dan comment ❤❤❤
__ADS_1