Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Taman


__ADS_3

Annisa ingin memberikan sarapan untuk Mark hari ini sebagai tanda ucapan terimakasih nya.


Annisa pun menata beberapa lauk pauk yang sudah ia masak tadi lagi bersama ibunya.



Begitulah


(Kira-kira seperti diatas ya, makanan atau bekal yang ingin Annisa berikan pada Mark hehehhehe๐Ÿค—)


Setelah dirasa semua sudah beres, Annisa berlalu pergi menuju ke taman tempat mereka ingin bertemu.


Tak lupa, Annisa juga berpamitan terlebih dahulu kepada Ibu Tati.


Pak Arifin dan kak Hanafi sudah berangkat terlebih dahulu ke tempat kerja Masing-masing.


Annisa memilih untuk berjalan kaki menuju taman tersebut, karena jarak nya pun begitu dekat dengan kediamanan tempat tinggalnya.


Sesampainya disana, Annisa sudah melihat Mark yang duduk di sebuah kursi taman dengan pakaian casual nya.


Deg.


Dia tampan sekali, ia sangat cocok dengan pakean casual nya itu. Gumam Annisa.


3 Detik Annisa terpaku melihat ketampanan yang dimiliki Mark namun ia segera mengalihkan pandangan nya dan menundukkan matanya.


"Astaghfirullah Annisa, jaga pandangan mu itu." Gumam Annisa lirih dalam hati.


Annisa berjalan pelan melangkahkan kakinya menuju kerarah Mark yang tengah duduk,


Mark yang melihat Annisa melangkah mendekatinya, tersenyum ke arah Annisa.


"Mark, terimakasih telah mengantarku pulang. Maaf telah merepotkan mu. Kau harusnya membangunkan ku saja. Tak perlu menggendong ku." Ucap Annisa lirih kepada Mark.


"Tak apa, aku tidak merasa di repotkan." Ucap Mark pada Annisa.


"Oh ya! aku membawakan sarapan untuk mu." Ucap Annisa memberikan kotak bekal yang sudah ia siapkan tadi.

__ADS_1


"Makasih." Ucap Mark langsung membuka kotak bekal yang diberikan oleh Annisa.


Setelah isi kotak itu terbuka sempurna, aroma dari masakan itu pun menguar dan sungguh menggugah selera makan Mark pagi itu.


"Kau memasaknya untukku?" Tanya mark dengan lembut pada Annisa.


Annisa hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan dari Mark.


Mark pun memakan nya,.


Sesuap.


Sungguh ini enak sekali. Gumam Mark dalam hati.


Mark langsung memakan begitu lahap sarapan yang diberikan Annisa kepadanya.


"Mark, pelan-pelan, tidak ada yang meminta makanan itu dari mu." Ucap Annisa pada Mark. namun Mark tak mengidahkan nasehat Annisa.


Mark makan begitu lahap sampai suapan terakhir nya.


Lalu, Annisa menyodorkan botol minum yang sudah ia siapkan.


"Sungguh makanan mu enak sekali Annisa." Ucap Mark pada Annisa.


Annisa hanya tersenyum menanggapi pujian yang dikeluarkan Mark untuknya.


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Disisi lain.


Tok


Tok


Tok


Seseorang pun memasuki ruang kerja milik Alex.

__ADS_1


"Ini informasi yang kau butuhkan tuan." Ucap Seseorang tersebut pada Alex.


Dengan gerakan tangan. Alex menyuruh pria itu keluar dari ruangan nya.


"Baiklah. saya permisi. Jika anda perlu bantuan silahkan hubungi saya tuan." Ucap pria tersebut membungkukkan badan nya dan berlalu pergi keluar dari ruang kerja Alex.


Alex menghentikan aktivitas memeriksa berkas tersebut.


Ia pun meraih berkas yang diberikan oleh tangan kanan nya itu.


Ia pun membaca setiap lembar demi lembar kertas yang memberikan informasi yang ia butuhkan.


Annisa Hilya Nafisa Ucap Alex pada bibir mungilnya itu.


Sungguh Alex sudah menyiapkan rencana untuk merebut Annisa dari Mark.


Ini pertama kalinya Alex begitu ingin memiliki seorang wanita di sampingnya.


Alex menyandarkan tubuh dan kepalanya pada kursi kebesaran nya.


Ia memejamkan mata membayangkan rencana yang sudah ia susun untuk membuat Annisa mencintainya.


Senyum licik tercetak jelas di raut wajah tampan miliknya.


๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ


Duh? Gimana nih? Alex jangan coba-coba dong ngerebut Annisa dari Mark.


Cari cewek lain aja.!


huhuhu.... Kasihan Annisa nanti... ๐Ÿ˜‚


Eh kasihan Annisa apa Mark ya?


wkwkwkwkkw


Ditunggu terus ya next partnya.

__ADS_1


Jangan lupa kasih jempol like nya yak๐ŸŒน


__ADS_2