Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Introgasi


__ADS_3

"Apa yang kau ingin bicara kan dengan ku kakak ipar?" Ucap Mark menatap Kak Hanafi.


"Siapa yang berusaha mencelakai Annisa hingga mengakibatkan Cerry meninggal?"


"Dan siapa dirimu sebenarnya?" Ucap Kak Hanafi menatap serius manik mata hitam milik Mark.


"Apa kau berfikir buruk tentang ku kak?" Ucap Mark menyelidik.


"Aku tak berfikir buruk tentang mu! Aku hanya bertanya padamu bukan?" Ucap Kak Hanafi.


"Semua orang tau! Cerry mendapatkan luka itu dan merenggut nyawanya. Semua itu bukan merupakan unsur ketidak sengajaaan atau hanya kecelakaan bukan?" Ucap Kak Hanafi menyelidik.


"Kau tau betul apa yang membuat nya terluka dan aku ingin tau siapa!" Ucap Kak Hanafi dengan helaan nafas panjang nya.


"Dan kau menyalahkan ku atas kematian Cerry? Dan sakitnya Annisa kemarin? " Ucap Mark bertanya.


"Mungkin iya? mungkin tidak, justru itu aku bertanya padamu!" Ucap Kak Hanafi.


"Aku juga bersedih kehilangan Cerry dan calon anak ku Kak." Ucap Mark serius.


"Lalu? Bisa kau jelaskan semua nya padaku?" Ucap Kak Hanafi serius.


"Annisa mungkin saat ini sudah menjadi tanggung jawab mu, tapi aku tetap lah menjadi kakaknya dan selalu menganggap dirinya adik kecil ku yang selalu akan aku lindungi, meskipun tanpa ia minta." Ucap Kak Hanafi mengeluarkan semua rasa yang selama ini di pendam.


"Saat kau tak hadir di acara ulang tahun nya, Membiarkan ia pergi sendiri dan malam itu ku dapati tangan nya terluka, saat ku tanya kenapa? ia tak mau menceritakan hal apapun padaku."


"Sepersekian menit kemudian dia menangis lalu ku bawa dia dalam pelukan ku! Saat ku antar kan pulang ke rumah mu, ku lihat kau keluar dari mobil dengan seorang wanita."


"Aku tau pasti ada sesuatu hal yang terjadi di antara kalian berdua saat itu! Tapi jika ku tanya dia hanya menjawab semua baik-baik saja." Ucap Kak Hanafi meluapkan semua emosi keluh kesahnya.


"Aku yang membuat tangan nya terluka saat itu." Ucap Mark lirih dengan manik mata Sendu.


"Demi Tuhan! apa yang membuat mu melakukan itu padanya! Aku sebagai kakaknya tak pernah sekalipun membuatnya bersedih! Bahkan melukainya." Ucap Kak Hanafi dengan tatapan kesalnya.


"Aku tak sengaja kak, bukan nya sengaja." Ucap Mark menjelaskan.


"Lalu?" Ucap Kak Hanafi.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menceritakan semua kejadian nya padamu." Ucap Mark lirih dengan nada pasrah nya.


Mark bisa saja kan menyangkal dan tetap menyembunyikan semua nya dari keluarga Annisa, tapi lambat laut semuanya pasti terbongkar. Sebaik-baik nya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga?


Kematian Cerry adalah takdir hidup nya, tapi faktor kelalaian dirinya juga menyumbang dalam tragedi yang merenggut nyawa Cerry bukan?


Rasanya apa Mark harus bersyukur pada Cerry yang sudah menyelamatkan nyawa istrinya Annisa? tapi hatinya juga tak rela jika Cerry harus pergi meninggalkan semuanya.


Takdir seolah menghukum Mark atas semua kesalahan yang ia lakukan di masa lalu? membunuh orang tanpa peduli sebab! Bukan tanpa sebab! tapi membunuh mereka para pengkhianat dengan begitu sadis nya.


"Maira." Lirih Mark dengan nada pelan.


"Maira? Siapa dia?" Ucap Kak Hanafi bertanya.


"Dia wanita yang sudah ku anggap sebagai adik, Terlalu panjang dan rumit menceritakan tentang bagaimana bisa ia ku anggap sebagai adikku." Ucap Mark lirih.


"Dan dia mencintaiku sebagai pria! bukan sebagai kakaknya, hingga obsesinya ingin memiliki diriku. Dia pun menghalalkan semua cara untuk melenyapkan Annisa." Ucap Mark lirih.


"Tujuan nya bukan pada Cerry, tapi pada Annisa. Tapi Cerry begitu baiknya yang rela melindungi Annisa." Ucap Mark memejamkan matanya menyandarkan tubuhnya di kursi yang ia duduki.


"Bagaimana kejadian sebenarnya? Coba jelaskan!" Ucap Kak Hanafi dengan sorot mata menyelidik, Sungguh ia ingin memberikan bogem mentah pada Mark saat ini.


"Saat sampai di rumah sudah ku dapati keduanya pingsan dan berlumur darah. Dan Maira berdiri tak jauh dari keduanya." Ucap Mark dengan nada lirih sendu.


"Kau menempatkan banyak penjagaan di rumah ini! Dan sebanyak ini tak ada satupun penjaga yang menolong Annisa dan Cerry?" Ucap nya remeh pada Mark.


"Aku hanya menempatkan Bibi Inah untuk menjaga Annisa, kau tau sendiri bukan keadaan Annisa sebelum nya. Dia kadang ketakutan jika melihat seseorang asing." Ucap Mark.


"Bukan orang asing! Mungkin lebih tepat nya dirimu!" Ucap Kak Hanafi dengan nada tak bersahabat lagi.


"Lalu? Kenapa saat itu Annisa takut padamu! Siapa Kau!" Ucap Kak Hanafi.


"Huft.... Selain bisnis yang aku geluti saat ini di perusahaan. Aku juga menjalankan bisnis gelap dengan menjadi seorang mafia!" Ucap Mark menatap raut wajah Kak Hanafi.


"Apa! Kau mafia!" Ucap Kak Hanafi kaget.


"Iya aku mafia." Ucap Mark serius.

__ADS_1


"Astaghfirullah! Kenapa nasib adikku seburuk ini! Kenapa dia harus menikah dengan orang kejam seperti mu!" Ucap Kak Hanafi menghardik.


"Jika ku tau kau siapa sebenarnya aku tak akan mungkin mengizinkan mu menikahi adikku!" Ucap Kak Hanafi.


"Aku tau, aku tak pantas dengan nya, kedua tangan nya terlalu suci, berbanding terbalik dengan kedua tangan ku yang penuh dosa dengan membunuh." Ucap Mark.


"Lepaskan adikku! aku tak mau dia bersama pembunuh seperti mu!" Ucap Kak Hanafi sinis.


"Kak, tapi aku mencintai adik mu! Kenapa kau ingin aku berpisah dengan nya." Ucap Mark sendu.


"Kau tak pantas dengan nya! Kau kejam! Kau..... " Ucap Kak Hanafi terpotong saat ada suara seseorang masuk ke dalam.


"Kakak, Maaf jika Annisa lancang memotong pembicaraan kakak." Ucap Annisa yang tiba-tiba masuk.


"Annisa! Sejak kapan kau di situ." Tanya Kak Hanafi menyelidik.


"Cukup lama." Ucap Annisa santai.


"Jadi kau mendengarkan semua yang kakak bicarakan!" Tanya Kak Hanafi, dan Annisa menganggukkan kepala nya sebagai Jawaban.


"Apa kau datang untuk membela nya Annisa! Kakak terlalu bodoh membiarkan mu menikah dengan orang seperti nya." Ucap Kakak Hanafi dengan raut wajah sedih.


"Kakak..... " Ucap Annisa.


🌈🌈🌈


Kira-kira Annisa mau ngomong apa ini?


Mau bela Mark? Apa Kak Hanafi?


Pusing yak😂


Happy Reading ya guys.


Jangan lupa like dan komen.


Untuk yang udah Vote author berterimakasih banyak ya💙💙💙❤❤❤💜💜

__ADS_1


Author ngerasa proses Review nya lama banget, jadi sabar ya😂


__ADS_2