
"Lihatlah, jangan lupa datang, acaranya satu minggu lagi." Ucap Faiz tersenyum menyodorkan undangan pernikahan nya ke hadapan Annisa dan Mark.
"Dulu aku memang mencintai istrimu, tapi aku sadar. Wanita yang sudah beristri akan tetap menjadi milik suaminya. Aku mendoakan semoga rumah tangga kalian bahagia." Ucap Faiz dengan kalimat mengikhlaskan atas semua yang telah terjadi.
"Kami selalu bahagia." Ucap Mark dengan nada sombong mengecup sekilas pipi istrinya.
"Hahaha, Itu yang aku harapkan. Dan aku akan memulai hidup ku yang baru dengan wanita yang aku cintai." Ucap Faiz tersenyum.
"Semoga bahagia kak, aku pasti datang ke acara pernikahan mu." Ucap Annisa tersenyum.
"Aku tunggu." Ucap Faiz.
Ketiganya tampak mengobrol ringan, tentang kisah bagaimana Faiz menemukan tambatan hatinya, dan memutuskan untuk menikah. Meski masih ada rasa cemburu dalam hati Mark namun itu tak sebesar dulu. Mark mulai meyakinkan dirinya bahwa Faiz sudah tak menginginkan Annisa lagi.
🎶
"Kau jelek!" Ucap Mark melipat kedua tangan nya di dada, ini sudah gaun ketiga kalinya yang Annisa coba untuk di pakai ke acara pernikahan Faiz. Namun sang suami selalu mengatakan kau jelek menggunakan gaun itu, ganti!
Padahal Annisa merasa, gaun yang di kenakan cocok dengan dirinya, bahkan gaun tersebut terlihat sangat indah.
"Ya sudah kau pilihkan saja gaun yang pas untukku bee." Ucap Annisa sudah mendengus kesal.
Setelah beberapa menit Mark memilih nihil, tak ada gaun yang pas untuk istrinya, semua gaun tampak cocok dan membuat Annisa semakin cantik apalagi dengan tubuh yang mulai berisi, ah sial! mengapa istrinya sekarang semakin terlihat sexy dan menggoda di matanya.
"Sudah! kita tak usah pergi! Aku sudah bosan melihat mu sibuk memilih gaun untukku." Ucap Annisa ingin melangkah keluar.
"Tunggu, yasudah kau pakai yang kau suka." Ucap Mark menahan tangan Annisa dan pasrah terhadap gaun yang akan di kenakan istrinya. Tak lupa Annisa sudah memoles wajah nya dengan sedikit bedak dan lipstik serta alat make up lain nya.
"Ingat saat di pesta kau harus selalu mengandeng tangan ku." Ucap Mark dengan nada posesif.
"Baiklah paduka raja." Ucap Annisa pasrah.
🎶
Keduanya menghadiri acara pernikahan Faiz dan calon istri yang bernama Amelia, keduanya tampak cantik dan tampan. Sangat pas bersanding di pelaminan, dan Annisa selalu mengandeng lengan suaminya saat ia menghadiri acara tersebut.
Tampak beberapa pasang mata laki-laki memandang kearah Annisa, wajah cantik yang memberikan sisi sejuk dalam dirinya, Sungguh rasa nyaman dan tenang adalah aura yang di lancarkan oleh Annisa.
"Kita pulang! Aku lelah." Ucap Mark tiba-tiba, "Apa? bahkan kita baru saja sampai bee." Ucap Annisa berbisik pada sang suami.
"Aku cemburu, aku tak ingin para pria yang ada disini memandang mu, kau milikku!" Ucap Mark merengkuh tubuh mungil istrinya.
"Baiklah, setelah ini kita akan langsung pulang." Ucap Annisa, daripada ia harus meredam kecemburuan Mark? Ah itu akan menyiksa dirinya sendiri karena sepanjang malam suaminya akan mengajak dirinya berolahraga malam.
__ADS_1
🎶
Mark benar benar menjaga istrinya dengan baik bahkan sangat baik. hingga saat usia kandungan istrinya menginjak 8 bulan Mark sudah menyerahkan semua urusan pada Asisten Hito, Jika ada urusan mendesak yang mengharuskan Mark ke kantor ia akan membawa istrinya untuk bersama dirinya. Ia tak ingin meninggalkan Sang istri sendirian.
Pukul 3 dini hari pagi, saat keduanya telah terlelap dalam mimpi, Annisa tiba-tiba merasakan nyeri yang hebat di area perutnya.
"Arghhh." Rintihan Annisa menahan sakit yang tak terkira.
"Bee, bangun sakit." Ucap Annisa begitu lirih menggoyangkan tubuh Suaminya yang tengah tertidur.
"Kau kenapa?" Tanya Mark langsung terduduk saat melihat wajah istrinya merintih sakit dengan peluh keringat yang membanjiri.
"Sakit. sudah waktunya aku lahiran bee." Ucap Annisa.
"Apa? " Ucap Mark dengan kaget.
"Siapkan ruang bersalin dan dokter yang aku pilihkan kemarin! Istriku akan melahirkan saat ini juga." Titah Mark pada Asisten Hito di ujung telfon itu.
Mark dengan perasaan campur aduk membawa istrinya dengan segera menuju ke rumah sakit.
"Bee sakit." Rintih Annisa menahan sakit di perutnya.
"Tenanglah sayang sebentar lagi kita sampai." Ucap Mark pada Annisa.
Mobil Mark sudah berhenti di depan rumah sakit dan Ia menggendong istrinya untuk segera masuk dan di taruh dalam brankar.
"Aku tak mau! Aku ingin menemani istriku!" Ucap Mark dengan sorot mata galaknya.
"Tapi pak... "
"Biarkan dia masuk menemani istrinya suster." Ucap Asisten Hito.
Akhirnya Mark menemani istri di ruang bersalin tersebut, Tangan nya di genggam erat oleh Annisa, sesekali ia menjambak rambut suaminya itu.
"Oekkk... "
"Oekkk.... "
"Oekkk.... "
Dua bayi berjenis kelamin laki-laki itu sudah lahir dengan paras tampan yang Mark turunkan, Annisa tak menyumbang apapun dari wajah tampan kedua bayinya.
Keduanya lebih dominan mirip dengan sang Papa Mark.
__ADS_1
"Selamat bapak ibu, bayinya sehat setelah ini biar di bersihkan dahulu supaya bisa segera bapak adzani." Ucap Dokter yang menangani.
"Baik dokter." Ucap Mark tersenyum bahagia.
"Terimakasih sayang." Ucap Mark mencium seluruh wajah Annisa.
🎶
"Lihatlah dia begitu lucu, keduanya sangat mirip dengan ku." Ucap Mark melihat kedua putra kembarnya yang tak identik itu dengan bangga yang tingkat kemiripan nya sangat mirip dengan Papa nya.
"Ya, keduanya sangat mirip dengan mu, dan keduanya tak ada yang mau menuruni wajah Mama nya." Ucap Annisa.
"Hahaha, lihatlah sayang Mama mu merajuk dengan Papa." Ucap Mark terkekeh geli.
"Kau akan beri nama siapa dua putra tampan mu Papa." Ucap Annisa dengan menirukan suara anak kecil.
"Putra pertamaku akan ku beri nama Ramaxelio Roman dan putra kedua ku Rafaxelio Roman." Ucap Mark dengan bangga.
"Nama yang bagus aku setuju." Ucap Annisa.
"Makasih telah menemaniku, mau menerima kekurangan ku, dan memberikan dua putra tampan ini sayang, aku akan menjaga kalian semua dengan seluruh hidupku." Ucap Mark mencium kening istrinya.
"Aku juga mencintai mu, Mr. Mafia ku🤗❤." Ucap Annisa menggoda suaminya.
Kelahiran putra kembar penerus kekayaan Roman di sambut gembira oleh khalayak umum, Wajah tampan Mark yang sering wara wiri di sampul majalah bisnis membuatnya menjadi sorotan publik, dan tak luput dua putra tampan nya.
Sebulan setelah kelahiran kedua buah hatinya Mark dan Annisa mengadakan syukuran besar-besarnya yang mengundang hampir 2.000 anak yatim piatu pada pagi hari, dan malam nya di lanjutkan acara dengan semua rekan bisnis yang dimiliki oleh Mark.
Semua tampak bahagia dan sangat bahagia.
...END...
...🎶🎶🎶...
Thanks atas kesetiaan kalian membaca novel pertama aku ini hingga detik terakhir ini.
Wkwkwk gak nyangka aku bisa mentamat in Novel ini dengan segala riwah riwuh yang ada.
menyelipkan waktuku sebagai mahasiswa akhir❤ Ah makasih semuanya 🤗
Bonus Foto bayi kembar Mark dan Annisa, Hahahaha...
__ADS_1