
"Kau tak bekerja hari ini?" Ucap Mark pada Annisa yang telah selesai memakan sarapan yang diberikan.
"Hm... kau sendiri? tidak ada kuliah kan hari ini?" Ucap Mark, tak menjawab pertanyaan Annisa tetapi ia malah memberikan pertanyaan.
"Tidak." Jawab Annisa singkat.
"Kalau begitu ayo kita jalan-jalan." Ajak Mark pada Annisa.
"Tap-Tapi aku belum meminta izin pada ibu." Ucap Annisa gugup.
"Ayo Ku antar pulang lalu minta izin pada ibumu." Ucap Mark mengisyaratkan Annisa untuk mengikuti langkah kakinya menuju ke arah rumah Annisa.
Sesampainya, Mark pun mengetuk pintu tak lupa mengucapkan salam.
Ketukan ketiga, seorang wanita paruh baya membuka pintu. Ada senyum tulus yang ia tampilkan melihat tamu nya kali ini.
"Eh nak Mark. Ayo Masuk. " Ucap Ibu Tati saat melihat Ada Mark dan Annisa yang tengah berdiri dihadapannya.
Mark pun masuk kedalam mengikuti langkah kaki Ibu Annisa.
Mark duduk di ruang tamu, sedangkan Ibu Tati membuatkan teh hangat untuk Mark.
Dan Annisa sedang berganti pakaian didalam kamarnya.
"Nak Mark, diminum dulu teh hangatnya." Ucap Ibu Annisa memberikan secangkir teh hangat pada Mark.
"Baik Bu." Ucap Mark menerima cangkir teh tersebut dan meminumnya.
Setelah siap Annisa pun turun dan menghampiri Ibu dan Mark yang berada di ruang tamu.
"Annisa mau kemana nak?" Ucap Ibu Annisa yang melihat penampilan rapi putri bungsunya itu.
"Mark ingin mengajak Annisa jalan-jalan hari ini bu." Ucap Mark menjawab pertanyaan dari Ibu Tati.
__ADS_1
Annisa pun mengangguk dan tersenyum pada Ibunya guna menjawab pertanyaan yang ibunya berikan.
"Yasudah hati-hati. Ibu titip putri ibu ya nak Mark." Ucap Ibu Annisa pada mark.
Mark pun tersenyum dan menjawab "Baik bu."
Annisa pun berpamitan pada Ibu nya dan pergi melangkah kakinya mengikuti Mark untuk memasuki mobilnya.
πππ
Mobil Mark berhenti di pusat Mall ternama, Mark keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Annisa.
Ia pun berjalan berdampingan memasuki Mall tersebut.
Mark melangkahkan kaki nya menuju butik pakaian muslim yang ada di dalam sana.
"Silahkan tuan, ada yang bisa saya bantu." Ucap pelayan itu bertanya pada Mark dan Annisa yang kini sudah masuk ke dalam toko tersebut.
Annisa setengah terkejut dengan tindakan yang dilakukan Mark.
"Baik tuan. Mari ikuti saya nona." Ucap pelayan itu kepada Annisa.
Lalu, Annisa mengikuti pelayan itu untuk memilih pakaian.
Annisa membelalak kan matanya melihat harga pakaian yang ada didalam toko tersebut.
"Maaf mba, saya tidak jadi membeli. kurasa pakaian ini kurang cocok untuk saya." Ucap Annisa sopan pada pelayan itu.
Lalu, Annisa segera menghampiri Mark yang tengah duduk menunggu.
Mark menyeritkan dahinya, seolah bertanya kepada Annisa Ada apa? kenapa?
"Ayo keluar, akan ku jelaskan." Ucap Annisa setengah berbisik pada telinga Mark.
__ADS_1
Mark pun mengikuti langkah Annisa keluar dari butik pakaian muslimah itu.
"Aku tidak suka dengan pakaian yang ada didalam." Ucap nya lembut mencari alasan untuk menolak.
Tidak suka? bukankah butik tadi? menjual pakaian terbaik muslimah yang ada di negeri ini? Gumam Mark dalam hatinya.
"Kenapa?" Ucap Mark bertanya.
"Harganya terlalu mahal. dan itu terlalu menghamburkan uangmu, aku tidak mau merepotkan mu, kau tidak perlu membelikan pakaian mahal itu mark." Ucap Annisa menjelaskan lirih pada Mark
Mark menghela nafas panjang nya mendengar penjelasan Annisa.
"Sudahlah, ayo ikut dengan ku. Aku tidak suka kau membelikan pakaian mahal itu kepadaku." Ajak Annisa pada Mark.
Mark menganggukan kepalanya tanda setuju dengan apa yang di ucapkan oleh Annisa.
Lalu, ia pun melangkahkan kaki nya mengikuti Annisa.
.
πΎπΎ
Hayo....
.
Annisa mau ngajak Mark kemana ini?
wkwkwkw....
Ntar sore aku up yaπ€ Lagi ada urusan sebentar ini author...
ditunggu yaπ€
__ADS_1