Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Baby


__ADS_3

Seminggu yang lalu, Kak Ira sudah melahirkan seorang anak Laki-laki yang ketampanan nya persis seperti kak Hanafi.


Sehari setelahnya, semua hadiah yang sudah di beli Annisa, telah dikirimkan ke rumah kedua orang nya.


Dan hari ini Annisa dan Mark akan datang berkunjung ke rumah kedua orang tua Annisa.


Karena ia ingin melihat keponakannya yang tampan.


Mobil milik Mark sudah sampai di depan rumah kedua orang tua Annisa, keduanya pun melangkah masuk kedalam.


Mereka pun berkumpul di ruang keluarga, ada kak Hanafi dan istrinya. Mark dan Annisa.


"Ibu sama Ayah kemana kak?" Ucap Annisa bertanya pada sang kakak.


"Ayah dan Ibu pergi berbelanja bersama Ferry dek." Jawab Hanafi. Annisa pun hanya ber-O ria.


"Dia tampan seperti mu kak, Keponakan ganteng tante." Ujar Annisa mengelus pipi lembut milik gembul bayi yang ada dalam gendongan sang Ibu.


"Sayang, aku lebih tampan dari nya." Ujar Mark memeluk posesif istrinya.


"Kau ini, dia keponakan mu juga. Tak perlu kau cemburu." Bisik Annisa pada telinga suaminya.


"Hem.... " Hanya deheman yang keluar.


"Ah, adik ipar apa kau tak mau melihat keponakan tampan mu?" Ucap Kak Hanafi menengahi keduanya.


"Anak ganteng papa, kalau besar harus lebih tampan dari adik ipar ya." Ucap Kak Hanafi melihat dan menggendong putranya.


"kakak, jangan menggodanya." Ucap Annisa saat melihat raut masam sang suami.


"Hahahaha... Baiklah maaf kan aku." Ucap Hanafi

__ADS_1


"Siapa nama nya kak?" Ucap Annisa bertanya pada Kak Hanafi.


"Anggara Putra Hanafi." Ucap Kak Hanafi mantap menjawab pertanyaan adiknya.


"Nama yang sangat cocok." Ujar Annisa tersenyum.


"Apa kau mau menggendong nya bee?" Ujar Annisa pada Mark.


Mark mengangguk kan kepalanya, dan Annisa pun menata Baby Anggara dalam gendongan sang suami.


"Rileks lah saat menggendong nya, jangan terlalu kaku dan keras saat menyentuhnya bee." Ujar Annisa pada memperingati sang suami. Dan Mark hanya mengangguk kan kepalanya.


"Sayang liat dia tersenyum padaku." Ucap Mark menatap takjub pada Baby Anggara yang berada dalam gendongan nya.


"Ah dia sangat lucu sayang, aku ingin memilikinya." Ucap Mark menatap lucu gemas pada Baby Anggara.


Bagaiman tidak? pipi gembul nya sungguh menggemaskan.


"Sayang, kenapa rasanya hangat seperti ini?" Ucap Mark yang merasakan bagian celananya yang terasa basah dan hangat.


"Hangat?" Ucap Annisa tak mengerti maksud sang suami.


"Iya, tangan dan paha ku terasa hangat." Ucap Mark lagi.


Annisa perlahan memperhatikan tangan dan bagian paha yang di tunjuk sang suami.


Hanafi dan Kak Ira juga mengamati apa yang dimaksud oleh Mark.


"Hahahah... " Ucap ketiganya tersenyum.


"Kenapa kau tertawa seperti itu sayang?" Ucap Mark tak mengerti.

__ADS_1


"Maaf kan keponakan tampan mu ini ya, karena tak sengaja mengompol dalam gendongan mu." Ucap Hanafi.


"Apa!" ucap Mark dengan nada sedikit keras.


Seketika, baby Anggara pun menangis karena terkejut dengan suara keras yang di keluarkan.


"Bee, jangan seperti itu." Ucap Annisa.


"Maaf aku tak sengaja, aku hanya refleks." Ucap Mark dengan jujur.


Kak Hanafi langsung mengambil Baby Anggara dalam gendongan Mark dan segera mengganti celana yang di pakai.


"Maafkan putra tampan ku ini adik ipar." Ujar Kak Hanafi tersenyum jahil.


"Sudahlah tak apa kak, ayo mari ku bantu untuk membersihkan nya." Ucap Annisa mengusap lengan sang suami.


"iya sayang" Ucap Mari menurut mengikuti langkah kaki Annisa masuk kedalam kamarnya.


🌈🌈🌈


Happy Reading guys.


Maaf atas keterlambatan Up nya.


Author terlena melihat setiap India di ANTV.


Wkwkkwkwk


ada yang sama ga nih? 😂


Jangan lupa like, komen dan Vote ya❤

__ADS_1


__ADS_2