Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Hasutan


__ADS_3

"Tunggu!" Ucap Maira mencekal langkah Faiz.


"Ya?" Ucap Faiz acuh menaik turun kan alisnya seolah tak mengerti.


"Jadi kau teman nya wanita murahan itu?" Ucap Maira menatap tajam ke arah Faiz.


"Wanita murahan? siapa yang kau maksud?" Ucap Faiz tak mengerti.


"Annisa!" Ucap Maira dengan senyum menyindir.


"Jaga bicara mu nona! Dia tak seburuk itu! Annisa pribadi yang baik!" Ucap Faiz dengan nada marah dan kesalnya.


"Oh ya? Kau mungkin salah menilainya." Ucap Maira sombong.


"Apa yang ingin kau tunjukkan sebenarnya?" Ucap Faiz langsung pada intinya.


"Kenalkan! aku calon istri kak Mark dan sebentar lagi Annisa akan diceraikan dan keluar dari rumah itu." Ucap Maira dengan pedenya.


"Kau? sudah tak waras." Ucap Faiz emosi.


"Memang! karena Annisa merebut kak Mark dariku dan Annisa tak pantas menjadi istri Kak Mark asal kau tau itu!" Ucap Maira sombong.


"Dan lagi! mana ada wanita yang ketahuan tidur di hotel dengan laki-laki lain? Pasti perempuan itu murahan kan?" Ucap Maira berlalu pergi meninggalnya Faiz dan kembali kepada Mark.


Pasti ada yang tidak beres dengan semua ini? dan lagi? perempuan itu memanggil Mark kakak? tapi mengapa mengaku menjadi calon istrinya? Annisa apa yang kau sembunyikan dariku! Gumam Faiz mencerna semua teka teki yang dikatakan oleh Maira tadi.


Annisa! Janjiku masih sama! saat dia melukaimu! aku akan merebutnya darimu! Gumam Faiz dalam hatinya.


🍃

__ADS_1


Maira menikmati semangkuk bakso itu dengan riang gembira dan berceloteh ria di sela ia menikmati nya, berbeda dengan Mark yang hanya minum secangkir kopi panas. Ia tak mengeluarkan kata, ia hanya diam menikmati setiap tengguk kopi dan mendengarkan celotehan Maira adiknya.


Jam menunjukkan pukul 11 malam, dan keduanya baru sampai di depan rumah,


"Terimakasih kak, sudah mau menemaniku." Ucap Maira tersenyum riang. Mark menjawabnya dengan senyum tipis.


Maira masuk kedalam kamarnya membersihkan dirinya dan lekas tertidur.


Sungguh mungkin hari ini ia akan bermimpi dengan indahnya.


Sedangkan Mark? melangkah menuju kamarnya dan


Clek!


Hanya sunyi yang ia dapati? tak ada istrinya cantik nya yang tidur di kasur miliknya.


Ada ruang hati yang sakit saat tak melihat istri cantik nya ada di dalam kamar itu.


Ada Annisa yang tengah tertidur dengan masih menggunakan mukena.


Kaki Mark melangkah masuk kedalam, melihat wajah sang istri?


Mata sembab, dan tidur di atas karpet berbulu, meskipun karpet itu hangat tapi hatinya seolah sakit melihat istrinya tidur seperti itu.


Di usap nya dengan lembut pipi mulus Annisa, pelan sangat pelan karena Mark tak ingin membangunkan empu nya.


Entah? hatinya menuntun ia untuk melihat istri kecilnya itu, Sungguh Mark merindukan Annisa dalam dekapan nya.


Sepersekian menit Mark tersadar dengan sikapnya, ia bergegas pergi ke kamar nya lagi, menutup pintu dan menguncinya.

__ADS_1


Argh!


Teriak Mark dengan meninju kaca yang ada yang ada di kamar mandi.


"Kenapa!!! kenapa!!!!" Ucap Mark berteriak di sana.


Untung saja, kamar tersebut kedap suaranya, jadi tak ada siapa pun yang mendengarkan suara Mark.


Seketika Mark terduduk dilantai, Air mata bening itu lolos dari sudut matanya.


kenapa? kau mengkhianati ku Annisa! di saat aku sangat mencintaimu, menjadikan mu ibu dari anak-anak ku! kenapa!


Aku berusaha mencari bukti kau tak bersalah! tapi tak ada satu bukti yang menunjukkan itu. Monolog Mark dalam hatinya.


Ia pun bergegas bangkit untuk berdiri membersihkan dirinya, mengusap kasar air matanya dan berjalan tidur.


🌈🌈🌈


Happy Reading ya guys💙


Jangan lupa like komen dan Vote author sayang kalian semua pembaca setiaku. 😍😘


Satu bab lagi kemungkinan akan Author selesain nanti malem ya🤗


Mohon jangan kecewa☹️


Author udah paksa nulis bab 1 pagi ini tapi gak bisa? kepala nya gak bisa di kondisikan nulis 😫


Udah tuing-tuing hehehehhe🤣🤣

__ADS_1


Ntar malem ya😘 Tungguin ❤


__ADS_2