My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Dengan tanganmu !


__ADS_3

Tambahin Vote dan hadiahnya ! Hari ini udah up 3 bab !


"Sayang, Hoekkk.!" Raya mendorong tubuh Devan hingga terjungkal kebelakang.


Devan terkejut dan ingin marah,tapi ketika melihat istrinya tidak baik-baik saja,ia pun mengurungkan niatnya untuk marah.


Raya segera berlari kekamar mandi sambil menutup mulutnya karena perutnya terasa sangat mual ketika dicium oleh suaminya.


"Sayang !" Devan panik dan berlari menyusul istrinya,ia tidak memperdulikan kondisinya yang terlihat si golok masih gondal-gandul di bawah sana.


"Sayang,kau tak apa?" Tanya Devan,mendekati istrinya dan memijat tengkuk Raya yang tengah muntah di wastafle.


"Aku tak baik,kenapa badanmu sangat bau ? Padahal sebelumnya aku merasa biasa saja." Ucap Raya,setelah membasuh wajahnya.


"Apa sudah lebih baik ?" Devan tidak memperdulikan perkataan Raya,karena saat ini dirinya tengah dilanda rasa panik.


"Sudah,sayang terimakasih." Ucap Raya,kemudian menatap suaminya.


"Yah,layu." Ucap Raya,tak berfilter ketika melihat golok suaminya yang sudah seperti terong rebus.


"Ck,ayo kita pemanasan lagi. Kita bercinta di kamar mandi saja ya." Ucap Devan,dengan cepat ia menarik Raya kedalam dekapannya dan mencium bibir istrinya itu dengan ganas.


"Emmppphhh." Raya mendorong lagi tubuh Devan hingga ciumannnya terlepas. Perut Raya kembali mual ketika ia bercumbu dengan suaminya itu.


"Sayang !" Protes Devan.

__ADS_1


"Maaf,tapi aku...Hoeekkk." Raya memuntahkan isi perutnya lagi tapi kali ini tidak di wastafel melainkan di badan Devan.


"Sayang !!!!" Devan menggeram kesal sambil memejamkan matanya.


"Aku benar-benar sangat mual. Tubuhmu sangat bau apalagi mulutmu juga." Ucap Raya dengan hati-hati.


"Kenapa dengan mulutku ?" Kesal Devan,sambil membersihkan dirinya di bawah guyuran shower.


"Emm,bau jigong." Ucap Raya pelan.


"What !!!" Pekik Devan,tidak percaya dengan yang dikatakan istrinya.


"Hahhh....Hahhhh... Hahhhh." Devan menghembuskan nafasnya di tangannya kemudian mencium telapak tangannya sendiri dan ia melakukannya berulang kali.


"Tidak bau ! Kau berbohong ya !" Kesal Devan,sambil menatap tajam istrinya yang masih polos tanpa memakai sehelai benang pun.


Yang benar saja bau jigong ?! Justru mulutnya wangi dan bau mint.


"Enak saja kau menuduhku berbohong !" Balas Raya tak kalah kesal dengan suami super hot nya itu.


"Lalu ?" Tanya Devan,sambil menyugar rambutnya yang basah kebelakang. Terlihat sangat seksoy dan menggoda bahkan Raya yang selalu melihat pemandangan yang menyejukkan mata ini pun menjadi salah tingkah dan malu-malu embek.



"Mana aku tahu ?" Ketus Raya,lalu memalingkan wajahhnya.

__ADS_1


"Mungkin dede gondrong tidak ingin di jenguk Papinya." Lanjut Raya,membuat Devan mengernyit.


"Alasan !" Ucap Devan.


"Asal Om tahu ya ! Aku sangat menyukai asah mengasah golok Om apa lagi gaya-gaya Om yang bikin nagih dan membuatku mabuk kepayang,mana mungkin aku menolak kegiatan mengenakan i— Ops." Raya segera menutup mulutnya dengan telapak tangannya dengan mata indahnya yang membola sempurna.


Mulut ember. Gerutu Raya dalam hati karena dirinya tidak bisa menjaga mulutnya yang tak berfilter itu.


"Ternyata kau mengakui kemampuanku ya ?" Devan menyeringai licik.


Jangan ditanya lagi,betapa merahnya wajah Raya saat ini.


"Ti tidak ! A aku hanya asal bicara." Ucap Raya tergugup.


"Baiklah,karena hari ini aku sedang baik hati,maka akan ku biarkan kau istirahat sejenak untuk tidak mengasah golokku." Ucap Devan,lalu menghampiri istrinya.


Greb


"Ya ! Kau mau apa ? Sayang kau sangat bau !" Keluh Raya dan memberontak dalam pelukan Devan.


"Aku tahu,tapi aku tidak akan membiarkan tanganmu diam !" Ucap Devan,sambil mengambil tangan Raya dan mengarahkannya ke golok super jumbonya.


"Ya !!"


"Asah dia dengan tanganmu !"

__ADS_1


Pegel gak tuh tangan 😆


Jangan hujat emak yang solehah ini ya🤣🙏


__ADS_2