
Jika Xander tengah merasa Gegana (Gelisah galau merana) berbeda dengan Devan yang tengah menikmati masa-masa mengasuh anaknya dengan penuh suka cita.
Ya, Pria yang baru menyandang status Ayah itu melimpahkan kasih sayang dan cinta kepada putrinya. Bahkan ia tidak memakai Jasa baby sitter dan Raya pun setuju akan hal itu, walau nanti ia harus mengorbankan pendidikannya.
Belajar dari kisah masa lalunya yang suram dan kurang kasih sayang dari orang tua, Devan tidak ingin putrinya mengalami hal yang sama seperti dirinya. Maka dari itu Devan dan Raya saling membantu dan bekerja sama dalam mengurus Crytal, meskipun selalu ada perdebatan diantara mereka, seperti saat ini mereka memperdepatkan sesuatu yang tidak penting.
"Harusnya kasih minyak telon dulu baru bedak!" Seru Raya kepada suaminya yang baru selesai memandikan Crystal dan kini tengah memakaikan minyak telon dan bedak ke badan putrinya.
"Bukankah sama saja?" Tanya Devan dengan penuh keheranan.
"Bedalah." Jawab Raya ketus.
"Apa bedanya, Coba!" Kesal Devan.
"Ya karena aturannya sudah seperti itu." Jawab Raya lagi, membuat Devan menepuk jidatnya sendiri.
"Semoga kelak, kau tidak seperti ibumu ya, Nak." Gumam Devan, dan masih di dengar oleh Raya.
"Bilang apa tadi!" Molot dan berkacak pinggang di depan suaminya.
"Ah, tidak. Kau sangat cantik sekali jika memakai daster itu." Sangkal Devan.
"Kau sedang memujiku atau mengolokku!" Tidak terima dengan ucapan suaminya.
Sedangkan Devan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal kemudian memakaikan pakaian ke putrinya.
Di puji salah, tidak di puji juga salah. Maunya apasih? Wanita memang sulit untuk ditebak. Untung sayang. Dumel Devan dalam hati.
"Nah sudah cantik putri Papi dan Mami, hemm harumnya." Devan mengunyel-unyel pipi putrinya dengan gemas, membuat Crys tersenyum lebar memperlihatkan deretan gusinya yang masih ompong.
Sangat lucu dan menggemaskan.
"Sayang, brewokmu itu di cukur apa, lihat pipi mulus Crytal jadi merah." Ucap Raya, mengingatkan suaminya.
"Nanti kalau di cukur tidak ada sensasi geli-geli dong." Devan menatap istrinya dengan tatapan mesum.
"Ingat puasa!" Ketus Raya, membuat Devan terkekeh geli.
"Ya sudah, aku mau cukuran dulu." Pamit Devan menuju kamar mandi untuk mencukur jambangnya, tapi baru saja akan memasuki kamar mandi Devan kembali lagi menghampiri istrinya.
"Ada apa?" Tanya Raya.
"Kiss and hug me, nanti kangen." Ucap Devan dengan manja sambil merentangkan kedua tangannya.
Entahlah suaminya kini itu berubah menjadi sangat manja sejak kelahiran baby Crys.
"Ih, manja." Raya terkekeh, lalu memeluk dan mencium bibir suaminya.
Cup
Raya mencium sekilas tapi dengan cepat Devan menahan tengkuk istrinya dan memperdalam ciumannya.
"Emmpp...Shh." Raya mengelurkan suara laknatnya ketika ciuman Devan turun ke lehernya.
"Sayang, sudah." Raya mendorong Dada bidang Devan ketika ia merasakan kepala botak milik si golok sakti sudah kejang-kejang dibawah sana.
"Tuh 'kan dia gerak-gerak di bawah sana." Ucap Raya tak berfilter sambil menunjuk tonjolan dibawah sana.
__ADS_1
Oh Raya jangan mulai lagi deh.
"Hem, kau yang membuatnya seperti itu. Jika tidak ada si merah sudah ku pastikan kau akan mendesaah di bawah kungkunganku." Ucap Devan, sambil bercedak kesal, kemudian ia menuju kamar mandi lagi untuk mencukur jambangnya.
"Sayang." Panggil Raya.
"Iya?" Devan menghentikan langkahnya dan menoleh menatap istrinya.
"Pakai Miss Lux nya jangan banyak-banyak, kasihan si botak nanti kepedasan, ha ha ha ha." Raya sungguh tidak mempunyai filter.
"Huh!" Devan mendengus kesal lalu melanjutkan langkahnya.
Yang benar saja, kepedasan! Memangnya si botak punya mulut? Gerutu Devan dalam hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari demi hari di lalui Xander dengan penuh warna, ia menikmati perannya selama satu minggu itu mengasuh kedua putranya yang super aktif.
Saat ini hukumannya sudah berakhir dan banyak pelajaran yang ia dapat saat mengasuh kedua putranya.
Mengasuh anak bukan hanya tanggung jawab seorang ibu saja, tapi juga tanggung jawab seorang ayah. Walaupun seorang Ayah sibuk bekerja mencari nafkah di luar sana, ia tidak boleh melupakan perannya ketika dirumah.
Ya, Xander memang selama ini kurang berkomunikasi dengan anak-anaknya dan dirinya mengakui jika ia meluangkan dengan anak-anaknya pada saat akhir pekan saja.
Karena kesibukannya untuk memimpin perusahaan menjadikannya super sibuk dan terkadang lupa waktu.
Dan ia mulai saat ini akan mulai meluangkan waktu untuk anak-anak dan juga istrinya. Anak yang dekat dengan sosok Ayah akan mempunyai kepercayaan diri yang sangat tinggi dan rasa bahagia terhadap anak.
Jadi buat para Ayah, jangan sia-siakan waktu bersama anak-anakmu. 😉
Terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangannya.
"Masuk!"
"Dad, apa aku mengganggu?" Jeje memasuki ruangan suaminya dengan membawa tas bekal di tangannya.
"Sayang, kau kesini? Anak-anak tidak diajak?" Tanya Xander beruntun, membuat Jeje mengulas senyum dan menghampiri Suaminya lalu meletakkan tas bekal diatas meja.
"Ya, karena aku ingin makan siang bersama suamiku yang tampan ini. Anak-anak di rumah bersama baby sitternya, akan merepotkan jika mereka dibawa kesini." Jelas Jeje, ia merasa kasihan dengan suaminya.
"Mereka tidak merepotkan, sayang." Xander menarik tangan Jeje agar duduk di pangkuannya.
"Benarkah?" Jeje mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya.
"Ya, terimakasih karena memberiku pelajaran yang begitu berharga." Xander mengecup bibir istrinya sekilas dan meninggalkan sensasi basah disana.
"Pelajaran yang berharga?" Beo Jeje.
"Hem, mengurus anak-anak." Ucap Xander, tersenyum lalu mengusap pipi mulus istrinya dengan lembut.
Jeje terkekeh lalu merebahkan kepalanya di pundak Xander.
"Maafkan aku, karena selama ini selalu sibuk dan jarang sekali meluangkan waktu untuk kalian." Xander berucap sambil menautkan jari-jarinya di sela jari lentik istrinya kemudian ia mengecup tangan itu dengan mesra.
"Aku tidak pernah menuntut Daddy untuk ini dan itu, hanya satu hal yang aku minta tetaplah seperti ini mencintaiku dan anak-anak hingga kita tua nanti." Pinta Jeje sangat sederhana.
Hati Xander menjadi merasa perih dan sedih saat mendengarkan permintaan istrinya yang sederhana itu.
__ADS_1
Xander mengangguk lalu mengecup pucuk kepala istrinya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang dan tak terasa air matanya menetes dipipi tapi dengan cepat ia menghapus air mata itu.
Jeje ngeluarkan ponselnya dari dalam tas lalu menyalakan lagu 'Pink Sweat- At My Worst' kemudian ia meletakkan ponselnya diatas meja.
"Ayo berdansa." Ajak Jeje beranjak dari duduknya kemudian mengulurkan tangannya kepada Suaminya.
"As you wish, Honey." Jawab Xander, terkekeh. Harusnya dia yang menawarkan itu.
Xander dan Jeje berdasa mengikuti alunan lagu yang romantis itu, keduanya saling menatap dengan penuh rasa cinta. Bahkan senyuman itu terus membingkai wajah keduanya.
Ah dunia serasa milik mereka berdua. Yang lain mah ngontrak. 😆
Can I call you baby?
Bolehkan aku memanggilmu sayang?
Can you be my friend?
Boleh kah aku menjadi temanmu?
Can you be my lover up until the very end?
Bisakah kamu menjadi kekasihku sampai akhir?
Let me show you love, oh, I don't pretend
Biar aku menunjukan rasa cintaku, oh, aku tidak berpura-pura.
Stick by my side even when the world is givin' in, yeah
Tetaplah disisiku bahkan ketika duania menyerah, yeah
I need somebody who can love me at my worst
Aku butuh seseorang yang bisa mencintaiku dalam keadaan terburukku
No, I'm not perfect, but I hope you see my worth
Tidak, aku tidak sempurna tapi aku harap kamu dapat menilaiku.
'Cause it's only you, nobody new, I put you first
Karena hanya kamu, tidak ada yang baru, aku mengutamakanmu.
"I Love You, My Wife." Lirih Xander, menghentikan dansa mereka.
"I Love You Too, My Husband." Balas Jeje, masih menatap suaminya.
Xander menundukan kepalanya kemudian ia mengecup bibir pink itu dengan lembut.
Jeje memejamkan matanya ketika benda kenyal itu mendarat sempurna di bibirnya. Perlahan tapi pasti pasangan halal itu saling memanggut lembut tanpa adanya gairah, keduanya hanya menyalurkan rasa cinta dan kasih sayang yang mereka memiliki.
Baper woyy😍
Bacanya sambil dengerin lagu pink sweat biar feelnya dapet, dan ngehalunya biar tambah sempurna 😆
Tambahin vote dan hadiahnya !!!
__ADS_1