
Sedangkan di kediaman keluarga Clark, Raya tengah menghibur keempat adiknya dengan bernyanyi sambil bergoyang.
"Astaga! Raya. Mami sampai pusing mendengar suaramu." Keluh Jeje, kepada putri sambungnya.
"Ih! Mami. Ini adalah lagu yang sedang fenomenal di negara Indonesia kita tercinta." Ucap Raya, sambil joget-joget tidak jelas.
"Awas nanti Dede gondrong nyungsep." Tegur Oma Airin.
"Tenang saja Oma, ini lihat aku hanya menggerakan tangan dan kepala ku saja. Oh My God, Lihat keempat adikku tersenyum." Pekik Raya, senang ketika melihat Four J dengan kompak tersenyum.
"Iya, itu karena mereka tengah mencibirmu" Ucap Oma Airin terkekeh pelan, membuat Raya cemberut kesal.
Tapi Raya tetap melanjutkan menyanyinya yang amburadul itu, membuat Jeje semakin pusing sedangkan Oma Airin malah ikut berjoget dan bertepuk tangan seolah memberikan musik.
Eh-eh-eh-eh, Bang Xander
Ternyata cuma keluyuran
Sana-sini cari hiburan
Lupa rumah, lupa kerjaan
Jeje yang mendengarkan Raya menyanyi sampai menutup telinganya dengan kedua tangannya.
Kenapa nama 'Jono di ubah menjadi Xander? Oh ya Tuhan..Bisa gila aku lama-lama' Pikir Jeje.
Kau bilang padaku, "Baik-baik, sayang."
"Abang pasti cepat pulang."
__ADS_1
(Sabar, sabar, Jeje) Back sound Oma Airin. 😆
Kau janjikan aku sebongkah berlian
Sesuap nasi pun jarang
Kau pikir hidup ini cuma makan batu?
Kau pikir anakmu tak butuh susu?
Susu yang inilah, susu yang itulah
Susa, susi, susi, susah
"Goyang itik Jozzzz." Seru Raya dan Oma Airin bersamaan, sambil bergoyang itik ala artis ibu kota yang terkenal itu.
"Astaga! Aku benar-benar gila jika berada disini." Ucap Jeje, sambil memijit pelipisnya karena pusing dengan tingkah Absurd Ibu mertuanya dan juga anak sambungnya.
Seolah ke empat bayi itu mengerti dan merasa senang karena mendapat hiburan dari Oma dan kakaknya yang super gesrek.
Oma Airin melanjutnya menyanyi sambil memegang sebuah sisir yang di gunakan layaknya sebuah Mic.
Susu yang inilah, susu yang itulah
Susa, susi, susi, susah
"Di wolak walek jozz!" Seru Oma Airin dan Raya sambil berjoget. Jika Raya berjoget dengan lembut dan aman, berbeda dengan Oma Airin yang bergoyang itik sangat heboh.
"Mom !! Raya!!" Panggil Jeje dengan nada kesal.
__ADS_1
"Apasih Mam? Lagi asik nih."
"Terserahlah. Ya Tuhan, Bisa-bisa keempat anakku menjadi gesrek seperti mereka." Keluh Jeje, ingin keluar dari kamar tersebut.
Tapi pada saat Jeje ingin keluar kamar, ia di kejutkan kedatangan Miss Em yang akan memasuki kamar itu juga.
"Aloha, Mami kecil?" Sapa Ema, sambil melambaikan tangannya.
"Astaga! Personilnya nambah satu." Gumam Jeje dan masih di dengar oleh Ema.
"Yei, kenaposeh?" Jeje hanya menggeleng pelan.
"Di dalam ada pesta ya? Ih, jahara deh yei, enggak undang eike yang aduhai ini." Ucap Ema, sambil melihat kedalam kamar Four J. Karena saat ini mereka ada di ambang pintu.
"Yei, minggir deh! Tubuh eike yang super seksoy dan aduhai ini akan lewat." Ucap Ema, sambil mengibaskan tangannya seolah menyuruh Jeje menyingkir dari hadapannya.
"Cih! Seksoy. Badan kayak lepet juga." Gerutu Jeje, sambil mencebikkan bibirnya dengan kesal.
Dan Ema pun memasuki kamar Four J dengan jalan berlenggak-lenggok, lalu ikut berjoget seperti Oma Airin.
"Ya Tuhan!" Ucap Jeje sambil menepuk jidatnya, ketika melihat ketiga orang tersebut berjoget bersama.
Kuatkan mentalmu mami😆
Bonus visual Miss Em yang cetar membahana.
Pada kangen sama miss em gak nih?
Kalo gitu sama, Tapi Emak lebih kangen Vote, hadiah dan like dari kalianðŸ¤ðŸ¤
__ADS_1