My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Sekali celup


__ADS_3

"Aku tidak memakai mantra apa-apa. Hanya saja aku menggunakan ramuan cinta dan juga kasih sayang agar kau tidak mampu berpaling denganku. Hanya aku yang harus kau lihat dan kau cintai. Xander Clark! My Sexii Old Man. Aku mencintaimu."


Cup


Jeje mencium Xander lagi tapi kali ini dengan sedikit sesapan dan membuat Xander langsung menekan tengkuk Istrinya untuk memperdalam ciumannya.


Xander dan Jeje saling memejamkan matanya, sambil menikmati rasa cinta yang ia rasakan disetiap pagutan yang mereka rasakan.


"Aku lebih lebih mencintaimu, Honey." Bisik Xander, ketika ia melepas pagutannya.


Xander mengusap bibir pink itu dengan lembut lalu mengecupnya sebentar dan dengan reflek Jeje memejamkan matanya lagi.


"Terimakasih." Bisik Jeje, lalu memeluk suaminya dengan erat.


Xander pun membalas pelukan Jeje tak kalah erat dan sesekali ia mengecup pucuk kepala Jeje dengan mesra.


"Dad?"


"Hem?"


"Kau bau asam." Ucap Jeje terkekeh, lalu mengurai pelukannya.


"Ck! Kau selalu saja merusak suasana romantis kita." Xander berdecak dengan kesal sambil menatap malas istrinya.


Sedangkan Jeje hanya tersenyum sambil menampilkan wajah menggemaskannya.



"Hah, kau selalu saja membuatku tak berkutik." Xander yang melihat wajah imut dan menggemaskan istrinya pun menjadi semakin termehek-mehek.


Cup

__ADS_1


"Sana mandi, aku akan menyiapkan pakaian gantimu." Ucap Jeje, berlalu begitu saja setelah memberi kecupan hangat di bibir Xander.


"Awas saja, jika pintu menuju surgaku sudah terbuka, akan ku habisi kau." Gumam Xander kesal, sambil menuju kamar mandi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedangkan di markas tempur 2, Devan tengah berada di dalam kamar mandi sambil bercermin disana.



"Muka ganteng begini dan macho masa iya di panggil manis." Devan masih merasa kesal sekali, sambil menatap wajahnya yang super tampan itu dan juga melihat otot kekarnya yang selalu membuat istrinya terbakar gairah.


"Sayang!!!" Teriak Raya dari luar kamar mandi.


"Ya!" Jawab Devan, lalu segera mencuci mukanya.


Cklek


"Sayang! Lama sekali!" Raya langsung menodong dengan pertanyaan.


"Kan aku sedang mandi." Ucap Devan.


"Mandi? Aku sudah bilang jika kau tidak boleh mandi." Raya mengangkat tangan Devan, lalu mengendus ketiaknya.


Ya Tuhan, kenapa istriku jadi aneh begini?. Keluh Devan dalam hati.


"Tuh kan! Bau asam-asam segarnya hilang." Raya cemberut kesal.


Aku tidak tahu bagaimana lagi untuk menghadapi istri absurd ku ini.


Kemarin strobery dan sekarang minta bau asam? Tidak sekalian saja, aku di jadikan asinan ! Manis asam segar!. Devan merutuki istrinya dalam hati.

__ADS_1


Sabar Om sabar. 😆


"Sayang, aku kan habis pulang kerja. Jadi, badanku lengket dan bau." Ucap Devan, sambil meringis karena ia heran dengan sikap istrinya yang semakin aneh menurutnya.


"Pokoknya malam ini kau tidak boleh celap-celup!" Ucap Raya dengan tegas, lalu menuju tempat tidur dan merebahkan dirinya disana.


"Sayang, nanti dede gondrongnya kangen sama papinya bagaimana?" Tanya Devan, melas.


Devan berjalan menghampiri istrinya dan ikut merebahkan dirinya di samping Raya.


"Sana! Jauh-jauh!" Kesal Raya, lalu membelakangi Devan.


"Sayang." Bisik Devan.


"Golokku siap diasah loh, kau tidak merasakannya?" Bisik Devan dengan nada sensual sambil menekan golok saktinya yang terbungkus boxer ke bongkahan sintal istrinya.


Raya menggigit bibirnya, ketika merasakan golok super jumbo yang siap untuk menodong mangsanya.


"Mana hujan, dingin banget nih kelonan enak kayaknya." Rayu Devan.


Raya semakin merasakan panas diseluruh tubuhnya ,dan sarung sempitnya sudah terasa kembang kempis di bawah sana.


Jiwa jallangku meronta ingin dikeluarkan. Sial. Umpat Raya dalam hati.😆


Akhirnya Raya pun tak tahan, dan membalikkan badannya dan menatap malas suaminya.


"Sekali celup saja!!"


🤣🤣🤣🙈🙈


Apa tuh teh celup?

__ADS_1


Kasih vote,hadiah dan Likenya!!


__ADS_2