
Setelah selesai sarapan Devan dan Raya segera berangkat kerja dan lebih dulu mengantarkan istrinya ke kampus untuk menimba ilmu.
Kini hanya tersisa Xander,Jeje dan Oma yang masih di ruang makan.
"Nyonya,ada paket untuk anda," Ucap Pak Man membawa sebuah paket di tangannya.
"Woahh,sudah sampai," Oma Airin menerima paket berbentuk persegi tersebut.
"Terimakasih Pak," Ucap Oma Airin.
"Sama-sama,Nyonya," Jawab Pak Man,kemudian membungkukan tubuhnya sebelum undur diri.
"Paket apa,Mom ?" Tanya Jeje dan mendekati ibu mertuanya.
"Sepatu emas,dari Devan," Ucap Oma Airin sambil membuka paket tersebut.
"Bukan dari tapi Mom minta sama Devan," sahut Xander kesal.
"Woahh ! Keren sekali," Pekik Jeje ketika melihat sepatu emas tersebut
"Hihh,suka-suka Mom dong ! Tinggal kau Xander yang harus menepati janjimu !" Ucap Oma Airin,sambil melihat sepatu barunya.
Sedangkan Xander hanya memutar kedua matanya malas.
"Memang Daddy punya janji apa sama Mom ?" tanya Jeje pada suaminya.
Ya ! Jeje memang belum mengetahui perihal suaminya yang akan jadi model ibu mertuanya.
"Kau tidak tahu !" Jeje menggeleng sambil menatap Oma Airin.
Oma Airin kemudian menjelaskan semuanya,dan Jeje mendengarkan dengan serius,hingga tawanya pecah karena permintaan Ibu mertuanya yang super duper konyol menurutnya.
"Honey !" Xander sudah menatap tajam Istrinya.
"Maaf,Dad. Ha aha ha," Bukannya berhenti tertawa Jeje malah semakin terbahak.
"Jeje,jangan tertawa seperti itu ! lihat perutmu terguncang," Ucap Oma Airin sambil menunjuk perut Jeje.
"Maaf," Jeje menutup mulutnya agar bisa berhenti tertawa.
"Kau bukannya kasihan sama suami malah meledek," Sahut Xander.
"He he hee,sepertinya itu ide yang bagus,karena tiba-tiba aku juga ingin melihat Daddy berpakaian seperti itu," Sahut Jeje tersenyum senang,membuat Xander melotot lebar.
Ya Tuhan seperti nya aku akan menjadi gila. Batin Xander.
"Wah !! Ke empat cucuku memang Yahud. ha ha ha," Ucap Oma Airin sambil mengelus perut Jeje yang buncit.
"Ayo sekarang kita harus bersiap," Ucap Oma Airin beranjak dari duduknya dan berjalan menuju anak menuju kamarnya.
"Bangun Dad ! Ayo kita harus bersiap,aku sudah tidak sabar melihatmu memakai baju nyentrik," Ucap Jeje antusias,sambil menarik tangan Xander.
"Kau tega !" Keluh Xander,kemudian menarik tangan Jeje hingga Jeje jatuh kepangkuannya.
"Ini keinginan empat tuyul juga lho," Jeje mengerucutkan bibirnya.
CUP
Xander mengecup bibir berwarna pink itu sekilas yang meninggalkan sensasi yang basah.
__ADS_1
"Apa imbalan nya ?" Tanya Xander,sambil merapikan helaian rambut Jeje yang berantakan.
"Daddy mau nya apa ?" Tanya Jeje balik,dan tersenyum hangat juga menatap suaminya dengan lembut.
"Jangan mentap ku seperti itu sayang," Ucap Xander,kemudian memeluk tubuh Jeje yang mulai melebar.
"Issh,Daddy geli," Jeje terkekeh geli ketika Xander mengusap-usapkan rahangnya yang di tumbuhi bulu-bulu kasar ke leher Jeje.
"Aku akan melakukan apapun untuk mu asalkan kau dan anak-anak kita bahagia," Ucap Xander,kemudian mengecup Bibir Jeje dengan lembut,begitu Juga Jeje membalas ciuman itu dengan lumaatan kecil dan lembut.
Beruntung di sekitar ruang makan itu sepi karena para pelayan sedang sibuk dengan tugasnya masing-masing.
"I Love You," Bisik Xander ketika ciumannya terlepas.
"I Love YouTo, Daddy. Muaachh," Balas Jeje sambil mengecup bibir tebal dan seksoy suaminya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Xander dan Jeje menatap Ibunya tak berkedip. Mereka sudah bersiap dan segera menuju Studio Foto milik Oma Airin tapi yang membuat mereka terkejut adalah penampilan Oma Airin yang membuat semua orang menganga termasuk para pelayan.
"Benarkah itu Mom,Dad ?" tanya Jeje,menyenggol tangan Xander.
"Entah,sepertinya bukan," Jawab Xander,tanpa mengalihkan pandangannya pada Ibunya,yang berdiri di depan pintu rumah.
Oma Airin memakai kaos berwarna hitam di lapisi jaket berwarna pink dan Rok mini berwarna kotak-kotak hitam putih dan jangan lupakan sepatu kulit ikan emas nya yang Cetar membahana membuat pemampilan Oma Airin semakin memukau.
Kulit Ikan Emas asli ya. 😆
Begini kira-kira penampilan Oma Airin. Bagaimana ??😆
"Holla Gaess," Sapa Oma Airin sambil memakai kaca mata hitamnya.
"Mom cantik kan ?" Tanya Oma Airin.
"Jelek !" Sahut Xander cepat.
"Ya !! Anak kurang garam," Seru Oma Airin.
"Apa ? Aku mengatakan yang sejujurnya," Ucap Xander cuek.
PLAK
Oma Airin memukul kepala putranya dengan tas yang di pakai nya.
"Sakit !" Pekik Xander,sambil mengusap kepalanya.
"Rasakan !!"
"Sudah-sudah,ayo kita berangkat," Jeje menengahi.
"Sayang,kepala ku sakit," Keluh Xander kepada istrinya.
"Lebay !! Belum juga gagar otak !" Sahut Oma Airin kesal.
"Jahat !!"
Setelah berdebat Mereka bertiga berangkat ke studio foto milik Oma Airin,ternyata disana sudah ada Ema yang menunggu.
__ADS_1
"Hei ! Ada Opa Xander,hi hi hi," Sapa Ema sambil,menghampiri Xander ingin cipika-cipiki.
"Ya !!" Xander menahan wajah Ema dengan telapak tangannya.
"Maafin eike hi hi hi. Suka tidak nahan kalau lihat yang macho dan ganteng begindang," Ucap Ema dengan gaya gemulainya. Sedangkan Xander hanya mendengus kesal.
"Jangan centil Ema,nanti burung puyuh mu aku potong," Ucap Oma Airin.
"Ih,eike punya nya kue apem di lapisi sosis bakar !" Celetuk Ema,membuat Jeje tertawa terbahak.
"Astaga !" Geram Oma Airin.
"Amit-amit jabang bayi," Xander mengelus perut istrinya.
"Ihh,suka begindang deh,eike kan cantik seperti bidadari yang turun dari khayangan," Ucap Ema,sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya.
"Hueekk," sahut Oma Airin. "Jangan banyak Omong Ema,cepat dandani model nya," lanjut Oma Airin
"Mana modelnya ?" Tanya Ema Celingukan,menatap sekitarnya.
"Tuh," Oma menunjuk Xander dengan dagunya.
"OMEGATTT !!" Pekik Ema,karena ia tidak menyangka jika modelnya itu adalah pria tampan dan gagah perkasa yang tiada duanya.😆
"Berisik," Sahut Xander.
"Ayo,Opa ganteng. Kita keruang ganti," Ema mengerlingakan matanya nakal kepada Xander.
"Ayo sayang,aku tidak mau berduaan dengan manusia aneh itu," Xander menarik tangan Jeje dengan lembut,dan Jeje pun mengikuti suaminya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Xander mendengus kesal ketika harus memakai pakiaan yang menggelikan menurutnya.
"Ya amidong,Opaa tampan sekali," Ema berseru heboh.
"Daddy,comel nyee," sahut Jeje dengan nada yang menggemaskan.
"Kau sangat tampan putraku," Ucap Oma Airin menahan tawanya.
"Ck,jika bukan karena permintaan istri dan anakku. Aku tidak akan mau berpenampilan memalukan seperti ini," gerutu Xander.
Besar sekali cinta Xander untuk Jenita putri.
Othor juga mau dong,Dad.😆
"Kau tetap terlihat tampan sayang," Ucap Jeje,sambil mengambil foto suaminya dengan ponselnya.
"Kau tega !" Seru Xander pada istrinya.
"Jangan berteriak Dad,ini akan aku tunjukan kepada ke anak-anak kita nanti,hi hi hi," Ucap Jeje tanpa berperasaan,kemudian mengembalikan ponselnya kedalam tasnya lagi.
Hancur sudah wibawaku ! Batin Xander,ingin rasanya ia menangis sambil guling-guling di lantai.
"Nanti malam ya" Jeje mengerlingkan matanya nakal untuk suaminya.
"Asiaap !"
🤣🤣🤣🤣🤣
__ADS_1
Lanjut besok lagi ya 😆😆😆
Tambahin Vote sama hadiahnya,besok dikasih visualnya daddy dengan pakaiannya yang Ya amidong!🤣🤣