
"Lihat saja! Aku akan menghukummu." Kesal Xander.
"Apa yang kalian lihat?!" Sentak Xander, kepada para pelayan yang tengah mencuri pandang kepadanya.
Sedangkan para pelayan tidak berani menjawab dan menundukan kepalanya sambil melanjutkan pekerjaan mereka.
Tuan besarnya jika marah sangat mengerikan!
"Cuci mata kalian semua!" Perintah Xander dengan tegas kepada para pelayan.
"Baik Tuan." Jawab mereka kompak lagi.
Jawab begitu saja biar aman. 😆
Yang benar saja! Tuan besarnya itu memerintahkan untuk mencuci mata mereka.
Padahal jika sudah cuci mata sebersih apapun, otak mereka masih merekam jelas adegan live yang beberapa menit lalu terjadi dan telah menodai otak polos mereka.
Tuannya itu ada-ada saja. Posesif dan bucin akut!
Begitulah kiranya suara hati para pelayan disana.
Mau tertawa tapi takut dosa. 😆
Penyambutan Raya dan baby Crys sangat meriah dan acaranya pun berjalan sangat lancar. Dan para tamu undangan sudah kembali ke Yayasan dengan hati senang dan bahagia karena Xander dan Tuan Fadaei memberikan santunan yang cukup banyak.
Keluarga Clark dan Fadaei sangat berterimakasih atas kehadiran mereka untuk mendoakan Cucunya.
Begitu pula dengan mereka sangat berterimakasih sekali dengan santunan yang di berikan oleh kedua pria yang berkuasa itu.
"Terimakasih Tuan, atas kebaikan yang telah anda berikan kepada kami. Semoga anda dan keluarga anda selalu di limpahkan kebahagiaan dan di lindungin oleh tuhan." Ucap kepala Yayasan penuh haru, beberapa saat yang lalu kepada Xander dan Tuan Fadaei.
"Aminnn, Sama-sama bu" Jawab Xander dan Tuan Fadaei bersamaan.
...Sesungguhnya bagian terindah dalam hidup ini adalah saat kita bisa berbagi hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan dengan orang lain....
...Berbagi bukan tentang seberapa besar dan seberapa berharganya hal yang kau beri, namun seberapa tulus dan ikhlasnya apa yang ingin kau beri....
Berbagi itu indah dan mulailah berbagi kepada orang yang membutuhkan.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah acara selesai Keluarga Clark dan keluarga Fadaei berkumpul di ruang tengah untuk memberikan kado kepada Baby Crys.
Pertama adalah Xander yang memberikan kado untuk cucu pertamanya.
"Untuk cucuku yang cantik, Popa memerikanmu saham 25% dari Holitron grub." Ucap Xander, lalu menyerahkan sebuah Map berwarna hijau kepada Raya.
"Dad!!! Ini sangat berlebihan." Ucap Raya, kepada Ayahnya.
Berbeda dengan Devan sudah menahan senyumannya sejak tadi.
Ah, dasar Devan.
"Tentu saja tidak, karena ini semua untuk cucuku." Jawab Xander enteng.
Dan selanjutnya Jeje yang memberikan kado.
Jeje memberikan gelang kaki yang sangat indah ketika di kenakan di kaki mungil itu.
"Terimakasih, Mami." Raya terharu lalu memeluk ibu sambungnya dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya memangku putrinya.
"Cucuku, Opa dan Oma Memberikan seluruh perusahaan kami untukmu." Ucap Tuan Fadaei, lalu memberikan Map berwarna biru kepada Raya.
Semua orang yang ada di sana tercengang dengan ucapan Tuan Fadaei yang akan memberikan seluruh perusahaannya kepada Cucunya.
Wah, Crys mendadak menjadi baby crazy rich!.
"Maaf dad, aku tidak bisa menerimanya. Ini sangat berlebihan." Tolak Raya halus.
"Tidak, Nak. Ini semua untuk Cucu kami. Nanti Devan yang akan mengurusnya." Ucap Nyonya Fadaei dengan lembut.
"Mom, Dad. Ini berlebihan dan kami tidak bisa menerimanya." Terang Devan.
"Kami tidak berlebihan karena kami menyayangi cucu kami. Daddy dan mommy mohon jangan menolak pemberian kami." Jelas Tuan Fadaei dengan nada memohon.
Mereka hanya ingin memberikan yang terbaik untuk cucu pertamanya, anggap saja itu semua adalah penebus kesalahannya ketika mereka menelantarkan Devan waktu kecil.
Melihat wajah Ayahnya, Devan mulai mengulurkan tangannya untuk menerima Map itu.
__ADS_1
"Sayang." Raya menggeleng, bertanda jika Devan tidak menerimanya. Dan akhirnya Devan pun mengurungkan niatnya.
Bukan karena tidak menghargai akan tetapi, Raya dan Devan tahu perjuangan ayah dan ibu mertuanya itu untuk merintis usaha mereka hingga sebesar itu.
"Tolong terima pemberian kami, Sayang. Jika kalian menolak itu sama saja kalian menyakiti hati kami." Ucap Nyonya Fadaei dengan memelas.
Mendengar ucapan ibu mertuanya, hati Raya sedikit tercubit.
Kemudian Raya menatap Ayahnya, seolah meminta pendapat, kemudian Xander pun menganggukan kepalanya lalu tersenyum menatap putrinya.
"Baiklah Mom." Ucap Raya, lalu menerima Map tersebut.
"Terimakasih sayang." Nyoya Fadaei langsung memeluk menantunya kemudian mencium lembut cucunya yang tengah tertidur pulas di pangkuan Raya.
Sedangkan Tuan Fadaei mengelus pucuk kepala Raya dengan lembut.
Kini tiba saatnya Oma Airin yang memberikan kado untuk cicit pertamanya.
"Nah, Cicitku Oma punya sesuatu untukmu."
"Tara!" Oma Airin menjejeng sebuah jaket mungil berwarna abu untuk cicitnya.
"Oma!!" pekik mereka bersamaan ketika melihat jaket mungil itu.
"Astaga! Kalian ini membuat Oma terkejut." Kesal Oma Airin.
"Mom!! Itu dapat kulit tokek dari mana!!" Tanya Xander dengan kesal
"Tentu saja, Mommy memesakan khusus untuk cicit mom tercinta, he he hee." Jawan Oma Airin, sambil terkekeh pelan.
"Bagimana bagus tidak. Pasti sangat cocok jika di pakai Crys" Ucap Oma Airin, sambil menjenjeng jaket kecil tersebut.
"Astaga! Anakku nanti jadi anak tokek dong!"
Gesrek abiss, wkwkwkwkwk
Oma oh oma 😆
Terus dukung karya othor ya gaes 😘😘
__ADS_1