My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Mencintaimu


__ADS_3

Hari berlalu bergitu cepat dan tidak terasa kini usia kandungan Raya sudah memasuki bulan ke lima, dan Devan pun sudah lepas dari morning sicknees beberapa bulan yang lalu, sedangkan Crystal sudah mempunyai kamar sendiri.


Begitu pula hubungan Xander dan Jeje yang semakin harmonis, walaupun tekadang sering terjadiselisih paham.


Membangun bahtera rumah tangga yang harmonis dan bahagia merupakan kewajiban bagi setiap pasangan yang telah mengikat tali pernikahan.


Agar cita-cita hidup bahagia berumah tangga bisa didapatkan, jalinan hubungan keduanya harus dilandasi dengan keterbukaan, kejujuran, kepercayaan, perhatian, pengertian, menerima kekurangan dan kelebihan, dan saling mendukung satu sama lain.


Membina rumah tangga bukan seperti saat menjalin hubungan pacaran. Ketika janji suci pernikahan diucapkan, ada tanggung jawab untuk menjaga janji itu hingga akhir hayat.


Rumah tangga yang bahagia tak selalu tentang berlimpah materi. Makna sesungguhnya pernikahan adalah tentang kebersamaan, bersama menghadapi suka dan duka.


"Aku mencintaimu." Dua Kata itu bagaikan sebuah mantra di dalam rumah tangga. Terdengar sangat ringan akan tetapi mempunyai arti yang begitu dalam yang menyejukan jiwa dan raga.


"Aku mencintaimu tidak terbatas waktu, terimakasih atas kasih sayang, cinta, pengorbanan, waktu dan segala hal lainnya yang kau berikan padaku. Tetaplah bersamaku dan menualah bersamaku hingga kita menutup mata bersama." Jeje menatap suaminya dengan mata yang berkaca-kaca saat selesai memasangkan dasi kupu-kupu di leher kokoh itu.


Jeje mengulas senyum dan menatap suaminya dengan sangat lembut, Xander membalas senyuman Jeje tak kalah lembut lalu tangan besarnya itu terulur untuk menghapus air mata berharga yang sudah mengalir di pipi mulus istrinya.

__ADS_1


"Aku tidak tahu kapan nafas ini akan berhenti berhembus dan aku juga tidak tahu kapan jantung ini akan berhenti berdetak. Satu hal yang perlu kau tahu, jika aku sangat mencintaimu dan selama aku masih hidup, aku akan selalu membuatmu dan anak-anak kita bahagia, dan juga membuat bibir manis ini selalu tersenyum ceria" Balas Xander, lalu menundukan sedikit kepalanya kemudian ia mengecup bibir pink alami itu dengan sangat lembut. Jeje memejamkan matanya saat benda kenyal itu mendarat di bibirnya. Hanya sebuah kecupan saja tidak ada yang lainnya.


Jeje membuka matanya ketika kecupan itu terlepas dari bibirnya, Jeje mengulas senyum sambil menatap wajah tampan suaminya yang juga tengah menatapnya.


Cinta tak memandang usia, dia lebih tua dari 25 tahun. Memang gila! Bagi siapapun yang melihatnya, saat aku menerima cintanya dan menikah dengannya, bahkan lebih parahnya lagi aku menjadi ibu sambung temanku sendiri. Aku tidak peduli dengan kata mereka! karena aku sangat mencintai Old Man yang ada di depanku ini. Batin Jeje.


"Ayo kita harus berangkat sekarang." Ucap Xander lalu menggandeng tangan Jeje dengan mesra.


Xander dan Jeje bergandeng tangan menuju ruang tengah, dimana seluruh keluarganya menunggunya.


"Mom!!!" Xander mendelik kesal.


Bisa-bisanya ibunya itu berucap absurd di depan lima anak yang masih polos.


"Ayo kita berangkat, karena caranya akan di mulai." Oma Airin tidak sabar.


"Sabar, Oma. Kita ini tuan rumahnya, jadi santai saja." Ucap Devan, terkekeh.

__ADS_1


"Hih! Justru tuan rumahlah yang harus datang lebih dulu untuk menyambut para tamu undangan." Jawab Oma Airin sedikit kesal, membuat semua orang di sana terkekeh tak terkecuali Lima anak yang ada di sana.


Hari ini Xander, Devan dan Four J terlihat sangat tampan dengan Tuxedo hitam yang melekat di tubuh mereka, sedangkan para wanita dewasa mengenakan Gaun berwarna hitam dengan model yang sama, terlihat sederhana namun sangat elegant. Sedangkan Crystal memakai Dress berwarna biru tanpa lengan dan bagian bawahnya terlihat mengembang. Crystal hari sangat cantik bagaikan seorang putri raja, di tambah lagi mahkota yang terbuat dari berlian menghiasi kepalanya, membuat gadis kecil itu terlihat semakin cantik dan mempesona.


"Ayo kita berangkat sekarang, lihat Malin sudah tidak sabar untuk pamer tas kulit tokeknya." Celetuk Crystal, membuat semua orang tertawa terbahak.


Bonus visual Crystal



Kasih Like!


Vote!


Komentar!


Bunga dan Kopi yang banyak!

__ADS_1


__ADS_2