My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Ternyata kita sama !


__ADS_3

Pagi hari di kediaman keluarga Clark.


Devan dan Xander terlihat lesu ketika duduk di meja makan.


"Hei ! Wajah kalian ini kusut sekali seperti tidak di kasih jatah." Tegur Oma Airin,sambil terkekeh pelan.


"Ck." Kedua pria itu berdecak bersamaan.


"Dan lagi kau Raya,kenapa kau berjauhan dengan suamimu?" Tanya Oma Airin. Ketika melihat Raya duduk berjauhan dengan Devan,biasanya pasangan itu seperti perangko yang sulit untuk di pisahkan.


"Om Devan bau Oma." Ucap Raya dengan jujur,membuat semua orang yang ada di sana menoleh ke Devan.


"Apa ? Kalian jangan menatapku seperti itu ! Cium saja badanku." Kesal Devan,ketika ia ditatap seperti itu.


Kemudian Xander berdiri dari duduknya,menghampiri Devan lalu mengendus badan menantunya itu.


"Wangi." Ucap Xander,lalu kembali lagi ketempat duduknya.


"Sudah aku bilang,jika aku ini wangi." Gerutu Devan.


"Jangan marah-marah terus,sayang. Aku juga tidak tahu semenjak tahu jika aku mengandung Dede gondrong, indra penciumanku menjadi sangat sensitif." Ucap Raya kepada suaminya.


"Dan anehnya kau mual ketika berdekatan dengan suamimu yang tampan ini." Devan terlihat sangat kesal dan menekuk wajahnya.


Mendengar penuturan Devan yang sangat menyedihkan Xander dan Oma pun tertawa terbahak.

__ADS_1


"Ha ha ha ha haaa,Mampus kau ! Sekarang kau merasakan bagaimana menghadapi wanita hamil." Xander tertawa dan meledek menantunya.


"Ishh,Daddy !" Jeje yang sejak tadi diam pun menegur suaminya.


"Jadi kau tidak bisa mengasah golokmu itu ?" Ucap Oma Airin terdengar mengolok.


"Ck." Devan hanya berdecak dengan kesal


Sedangkan Xander sepertinya menjadi orang yang paling bahagia hari ini karena melihat menantunya menderita,karena sejak tadi tak berhenti untuk menertawakan menantunya tersebut.


"Siapa bilang tidak bisa mengasah Golok ! Tadi malam aja tangan ku sampai pegal karena mengaβ€”" Mulut Raya berhenti berbicara ketika melihat tatapan tajam dari suaminya dan seketika itu ia baru tersadar jika dirinya keceplosan.


Ya Tuhan,kenapa bibirku ini tidak punya Rem sih ?! Batin Raya.


Dasar Raya,Rem Blong.πŸ˜†


"Ha ha ha ha haaaaa." Xander dan Oma semakin tertawa terbahak ketika mendengar kejujuran Raya.


"Daddy tadi malam juga sama kan ? Main sama Miss Lux." Ucap Jeje.


Ngek


Xander menghentikan tawanya ketika mendengar ucapan istrinya dan wajahnya berubah menjadi merona malu.


"Honey !" Kesal Xander,tapi Jeje hanya cuek dan melanjutkan makannya.

__ADS_1


"Ha ha ha ha haaaaa." Kali ini Devan,Oma dan Raya yang tertawa terbahak.


"Ternyata kita sama,ha ha ha ha haaa." Devan tertawa terbahak sambil memukul meja berulang kali


"Nasib kalian ini sangat mengenaskan. Dari pada pedang dan golok kalian berubah menjadi keriput seperti terong rebus,mending kalian Bermain sama Miss lux atau miss Sinzui. Ha ha ha haaaa." Ucapan Oma Airin tak berfilter,membuat kedua pria itu melotot sempurna.


"Nah bagus tuh Ide Oma." Ucap Raya,dan mendapat pelototan dari Devan.


"Setuju juga Mom." Ucap Jeje.


"Honey ?".


"Apa Dad ? Kan aku masih masa nifas jadi daddy harus berpuasa sampai tiga bulan." Ucap Jeje enteng.


"Tiga bulan ? Bukankah masa nifas itu 40 hari ?" Ucap Devan dengan keheranan.


"What !!!" Pekik Xander.


Sedangkan Jeje dan Oma sudah melarikan diri dari ruang makan.


"Ternyata kalian memboβ€”" Xander tidak melanjutkan ucapannya karena sang istri dan Ibunya sudah tidak ada di meja makan.


"Jenita !!!!!! Mommy !!!!!".


Malang banget nasib Daddy πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


Kasih Vote dan Hadiah ya 😘


__ADS_2