My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Ulala


__ADS_3

Beberapa hari kemudian.


Pagi hari Jeje sudah sangat sibuk sekali dengan rutinitasnya. Seperti biasa, setiap pagi ia harus mengurus Empat anaknya dan juga menyiapkan kebutuhan suami sebelum berangkat kerja.


Walau pun ada empat baby sitter, Jeje tetap turut andil untuk mengurus keempat anaknya lansung.


"Dad, bisa diam tidak!" Kesal Jeje, karena suaminya itu tidak mau diam ketika ia memasangkan dasi.


"Bagaimana aku bisa diam jika istriku secantik dan seseksih ini." Ucap Xander, sambil meremat bokong istrinya, membuat Jeje memekik kesal.


"Daddy!" Kesal Jeje, lalu mengencangkan dasi Xander hingga membuat suaminya itu tercekik.


"Uhuk.. Uhuk..." Xander terbatuk lalu melonggarkan dasinya.


"Kau istri yang kejam!"


"Lagian Mesum." Balas Jeje sewot dan memanyunkan bibirnya kesal.


Cup


"Ih!!" Jeje bertambah kesal, ketika Xander menyosor bibirnya dan sedikit melumaatnya.


"Makanya bibirnya di kondisikan, jadinya 'kan aku tidak tahan." Ucap Xander terkekeh, lalu mengusap pipi Jeje dengan lembut.


Xander membetulkan dasinya lagi lalu dengan sigap Jeje mengambil Jas suaminya dan memakaikan ketubuh tegap Xander.


"Terimakasih sayang. Hari ini kemungkinan aku akan pulang malam, pekerjaan ku banyak karena Devan masih cuti, kan." Ucap Xander kepada Jeje.


"Iya daddyku. Kerjanya yang semangat ya. Nanti siang aku akan mengantarkan makan siang untukmu." Ucap Jeje, sambil membelai rahang tegas suaminya.

__ADS_1


"Aku tunggu kedatanganmu. Carger dulu dong." Xander memanyunkan bibirnya bertanda ingin di empok oleh Jeje.


Jeje pun tersenyum malu, lalu mendekatkan bibirnya ke bibir tebal nan seksoy itu.


Cup


"Emmpp." Xander lalu memanggut dan melumaat bibir manis istrinya. Awalnya lembut tapi lama-lama ciuaman itu menjadi memanas.


"Su...sudah." Jeje mendorong dada bidang suaminya. Jika, diteruskan bisa-bisa suaminya itu tidak bekerja malah yang ada mengerjai dirinya.


"Kebiasaan deh." Ucap Jeje, lalu mengusap bibir Xander yang basah. Begitu pula Xander melakukan hal yang sama.


"Habisnya bikin nagih." Ucap Xander tersenyum konyol.


"Batrei ku sudah full, aku berangkat dulu ya. Tidak perlu mengantarku." Ucap Xander, dan sekali lagi ia memanggut bibir istrinya sekilas.


Setelah puas, Xander baru berangkat kerja dengan perasaan yang bahagia.


Begitu pula Jeje merasa sangat beruntung karena mempunyai suami seperti Xander. Ya, walaupun mempunyai kadar kemesuman yang tinggi.


Maklum madu, Mantan duda😆


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah suaminya berangkat bekerja, dan putra-putranya anteng bermain baby sitternya,Jeje berjalan menuju kamar Raya.


"Selamat pagi, Cucu moma." Sapa Jeje dengan wajah yang bahagia.


"Pagi juga, moma." balas Raya menirukan suara anak kecil.

__ADS_1


"Em, sudah wangi dan cantik sekali." Jeje mengusap pipi Crys dengan lembut, bayi yang baru berusia satu minggu itu tengah mengisi perutnya.


"Kau sudah sarapan, Ra?" Tanya Jeje, lalu mendudukan dirinya di sofa tepatnya di sisi kiri Raya.


"Sudah Mami." Jawab Raya tersenyum, dan Jeje pun mengangguk.


"Yuhu, aloha Mimi peri kesindang." Sapa Ema yang datang tiba-tiba dan memasuki kamar Raya. Tapi, sebelumnya Ema sudah mengetuk pintu terlebih dahulu.


Jeje dan Raya menoleh dan menatap Ema dengan mulut yang menganga, karena keduanya sangat terkejut saat melihat penampilan Ema.


"Ulalaa." Seru Raya, sambil tergelak.


"Itu baju saringan tahu kenapa Yei pakai, Burung hantu?" Tanya Raya, masih tergelak begitu pula dengan Jeje.


Ema mengenakan kemeja berwarna putih gading dengan bahan yang bolong-bolong seperti saringan tahu.


"Ih, Ya amidong! Ini adalah fesyen. Norak sekali sih yei pada." Ema mencebikan bibirnya kesal, kemudian ia mendudukan diri sofa dengan gaya kemayu.


"Ha ha ha haaa." Raya dan Jeje terbahak ketika melihat cara duduk Ema.


"Ih, kenapa sih? Yei pada pasti iri kan dengan penampilan eike yang cetar membahana dan terkendol-kendol ini." Ema menaikan Kedua sikunya di atas sofa kemudian menatap kedua wanita itu dengan tatapan kemayunya.


Dan sekali lagi tawa kedua wanita itu pecah, hingga Baby Crys sampai terkejut.



Jangan lihat Backgroundnya, fokus saja ke penampilan Ema.


Ema menggoda ya mak. 😆

__ADS_1


Tambahin Vote dan hadiahnya.


Jangan pelit like!!!


__ADS_2