
"Astaga! Anakku nanti jadi anak tokek dong!" Pekik Raya.
"Bukan anak tokek tapi jadi juragan tokek." Sahut Oma Airin dengan ringan.
"Ha ha ha ha." Seluruh anggota keluarga disana terbahak-bahak, ketika mendengar ucapan Oma Airin.
Astaga keluarga ini benar-benar gesrek. Batin Tuan dan Nyonya Fadaei terbahak.
"Nah, nanti di pakaikan ya! Asal kalian tahu ya Jaket ini harga mehong sekali." Ucap Oma Airin sombong sambil menyerahkan jaket itu kepada Raya.
"Memang berapa, Mom?" Tanya Xander, penasaran.
"50 jetong!" Jawab Oma Airin bangga membuat semua orang disana mendelik.
"Hei!! Tidak usah terkejut! Uang segitu buat Oma hanya segini." Ucap Oma Airin sambil menunjukan jari kelingkingnya.
"Hih! Sombong!" Cibir Devan.
"Karena aku kaya!" Jawab Oma Airin pongah.
Membuat Xander dan Devan mencebikan bibirnya kesal sedangkan yang lain hanya terkekeh geli.
"Karena sekarang hari bahagia kita. Mari kita berpesta. MUSIKK!!!!!" Teriak Oma Airin.
Alunan musik dangdut pun mulai terdengar tapi Raya segera menghentikannya.
"Stop!! Stop!!" Ucap Raya sedikit keras.
"Ada apa?" Tanya Oma Airin.
"Mom ingin cicitnya kena sawan!" Xander yang menjawab.
"Oh ya amidong, eike lupa booo." Ucap Oma Airin menirukan gaya berbicara Ema.
"Devan! Bawa istri dan putrimu kedalam kamar." Titah Oma Airin.
"Baik Oma." Devan menurut saja, karena menurutnya istri dan anaknya juga perlu beristirahat.
__ADS_1
"Yukk!! Lanjut lagi!!" Teriak Oma Airin setelah Raya dan Devan menjauh.
"Mom!! Sudah jangan di lanjutkan lagi ingat umur mom!" Kesal Xander, kepada ibunya.
Ah, ya ampun kali ini Xander sangat malu dengan besannya.
"Tidak apa-apa Tuan, sesekali kita ikuti gayanya Oma." Ucap Tuan Fadaei terkekeh geli.
"Maaf, tuan karena membuat anda tidak nyaman." Ucap Xander tidak enak hati.
"Ayo Oma lanjutkan." Ucap Nyonya Fadaei.
"Asiap!! Musiknya Pak Man!" Teriak Oma Airin sekali lagi.
Dang... Dutt...Dang...Duttt... Dang..Dutt.
Anggap saja suara musik dangdut.🤣
"Ayo, Jeje menyanyi." Oma Airin memberikan Mic kepada Jeje dan menantunya itu menerimanya dengan senang hati.
"Kita nikmati saja, Tuan." Ucap Tuan Fadaei, sambil menggerakan kedua jempolnya begitu juga dengan Nyonya Fadaei.
Astaga!! Kenapa semua jadi gesrek begini!. Kesal Xander dalam hati.
Jangan nyalahin Emak othor ya, Dad!😆
Jeje mulai menyanyi, walaupun suaranya fals tapi dia tetap enjoy saja.
Oma Airin mengumpulkan para pelayan untuk ikut berjoget bersama dan lebih parahnya lagi, Oma Airin mengadakan lomba Joget untuk para pelayan dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah sepuluh juta.
Tentu saja hal itu disambut antusias oleh para pelayan dengan heboh.
Lagu Hesti
Klepek-Klepek
Cintaku klepek-klepek sama dia
__ADS_1
Sayangku klepek-klepek sama dia
Oh cintaku klepek-klepek sama dia
Sayangku klepek-klepek sama dia
Jeje bernyanyi sambil melayangkan Kiss bye kepada Xander.
Sedangkan Xander hanya menatap malas istrinya yang ketularan gesrek.
Beginilah kalau sedang jatuh cinta
Mata ngantuk jadi melotot
Teleponan bicara yayang-yayangan
Pulsa habis jadi pengen nangis
Tuan dan Nyonya Fadaei menggerakan kedua jempol tangannya dan kedua kakinya bergerak ke kanan-ke kiri.
Sedangkan Oma Airin naik keatas meja sambil bergoyang ngecor dan di ikuti oleh para pelayan.
Tua dan muda mereka ikut bahagia.
Walaupun dengan cara yang absurd dan selama tidak merugikan orang lain, Kenapa tidak?.
Jangan dilihat dari segi ke absurdan Oma Airin saja, kita juga dapat memetik pelajaran hidup dari Oma Airin juga.
...Bahagia itu sederhana, hanya saja jika standar kebahagiaan kita yang terlalu tinggi, maka akan sulit bahagia. Jadilah dirimu sendiri dan jangan memperdulikan orang lain di sekitarmu....
...Oma Airin...
Baca novel My sexii old man juga bikin bahagia kok.ðŸ¤
Yuk, ! Tambahin Vote dan hadiahnya! Likenya jangan lupa!
__ADS_1