
Xander menatap ponselnya sambil tersenyum senang. Devan yang melihatnya pun menjadi terheran-heran.
"Boss ?" Panggil Devan.
Ya,jika sedang di lingkungan kerja Devan tetap profesional dengan memanggi ayah mertuanya dengan sebutan 'Boss'.
"Apa ?" Xander mendongakan kepalanya dan menatap Devan.
"Apa ada yang lucu ?" Tanya Devan,sambil membuka beberapa berkas yang harus di tanda tangangi Xander.
"Kau pasti akan tersenyum saat melihat ini," Xander memperlihatkan Video yang ada di ponselnya ke Devan.
"Woah,Benarkah itu Bu Boss ?" Tanya Devan,sedikit tercengang karena Jeje bukanlah wanita pemberani seperti itu.
"Tentu saja benar ! Istriku benar-benar sangat hebat," Puji Xander.
"Lalu Bos mendapat Video itu dari mana?" Tanya Devan.
"Tentu saja dari bodyguard bayangan yang aku perintahkan untuk menjaga Istri dan kelima anakku," Ucap Xander bangga.
"Dan anak bos yang pertama adalah istriku," Sahut Devan,membuat Xander terkekeh.
"Aku ingin kau mencari tahu siapa wanita itu yang mengaku pernah tidur bersamaku," Ucapan Xander kini berubah dingin dan datar,terlihat jelas diwajah tampannya itu,jika dirinya sangatlah geram dengan wanita siluman yang berani mengaku pernah tidur dengannya.
Beruntung,istrinya tidak terhasut oleh ucapan wanita siluman itu.
Xander tidak bisa membayangkan jika istrinya percaya dengan ucapan wanita siluman itu,pasti nasib pedangnya terancam karatan.
"Mudah ! Dia adalah Winda model yang tengah naik daun," Ucap Devan,membuat Xander memicingkan matanya.
"Jangan menatapku seperti itu Bos," Devan terkekeh,pasti Ayah mertuanya itu berpikir yang tidak-tidak. "Dia model yang akan bekerja sama dengan perusahaan kita bulan depan untuk mempromosikan produk baru," Jelas Devan.
"Batal kan !!" Tegas Xander.
"Tapi Boss,Dia sudah tanda tangan kontrak dan jika kita membatalkan,Perusahaan kita akan membayar denda," Jelas Devan.
"Berapa Denda yang harus kita bayar ?" Tanya Xander.
Devan tidak langsung menjawab,tapi malah mengambil kalkulator.
"600 juta," Devan memperlihatkan kalkulator itu kepada Xander.
"Semurah itu ? Uang segitu hanya untuk biaya kesalon istriku untuk 2 bulan," Xander tergelak saat melihat denda yang harus ia bayar.
"Cih ! Sombong !" Umpat Devan.
__ADS_1
"Batalkan kerja samanya Dev,karena aku tidak ingin wanita siluman itu mempunyai celah untuk mendekatiku," Ucap Xander terdengar datar kembali.
Karena bagi Xander,menjaga perasaan istrinya adalah hal yang paling ia utamakan.
"Oke ! Karena kau adalah penguasanya," Cibir Devan.
"Dan cari model pria saja !" Titah Xander," Karena aku tidak ingin istriku cemburu suatu saat nanti" Lanjut Xander sambil tersenyum,entah kenapa ketika menyebut kata 'Istriku' Hati Xander berbunga-bunga.
"Dan masukan wanita siluman itu ke daftar backlist,agar dia tidak mendapat pekerjaan di mana pun. Jika dia protes atau menuntut,buang saja dia ke ujung dunia !" Ucap Xander terdengar sangat tegas.
"Baik,Tuan bucin !" Ucap Devan pelan tapi penuh penekanan.
"Dan kau pun sama !" Ucap Xander terkekeh pelan,membuat Devan tertawa terbahak.
"Kita sepertinya sedang di mabuk cinta benar bukan ? Dan parahnya lagi dua gadis belia itu yang membuat kita menjadi budak cinta,Heeh," Xander terkekeh mendengar ucapan Menantunya.
"Kau benar sekali,kita beruntung karena mendapatkan daun muda," Ucap Xander disertai tawa.
"Takdir memang tidak bisa di tebak,ya" Ucap Devan. "Aku sudah termakan omonganku sendiri,jika aku tidak akan pernah menyukai putrimu," Lanjut Devan.
"Lalu sekarang ? Kau sudah menjadi budak cinta putriku ! Sudah aku katakan bukan,jika kau tidak akan pernah bisa mengelak dari pesona putriku yang luar biasa cantik," Jelas Xander,terdengar mencibir Devan.
"Ya ! Kau benar boss," Jawab Devan,sambil membayangkan wajah cantik Raya saat berada di bawah kungkungannya.😆
Plak
"He he he he," Devan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ayo mulai bekerja lagi ! Dan jangan lupa kerjakan apa yang aku perintahkan tadi," Ucap Xander.
"Baik Boss," Devan membungkukan tubuhnya sebelum pamit undur diri.
Saat Devan sampai diruangannya,ia segera mengerjakan tugas dari bos sekaligus mertuanya itu. Devan menghubungi Manager Winda,jika perusahaan Holitron memutuskan kerja sama secara sepihak.
Tentu saja hal itu menuai protes dan tidak terima dari pihak Winda yang secara tiba-tiba Holitron Grub memutuskan kerja sama dengannya.
"Menyusahkan !" Kesal Devan. Karena Winda ingin bertemu dengan nya dan mau tidak mau Devan mengiyakan dan segera menuju tempat yang sudah di tentukan oleh Winda.
♤♤♤♤
Di Restauran Vaganza
Devan terlihat sangat tampan dan gagah saat memasuki Restauran Vaganza itu. Semua mata para gadis yang ada disana terpesona saat melihat ketampanan dan ke gagahan Devan.
Tampan sekali ! Tidak ada rotan akar pun jadi. Batin Winda. Saat melihat Devan berjalan meja yang ia tempati.
__ADS_1
"Selamat datang Tuan Devan," Sambut Winda,sambil mengulurkan tangannya tapi Devan hanya menatap tangan lentik dengan datar.
Sial ! . Umpatnya dalam hati. Winda menarik tangannya kembali dan tetap menampilkan senyum manisnya.
"Silahkan duduk, Tuan," Ucap Winda semanis mungkin.
Devan duduk dan menatap tajam Wanita siluman yang duduk berseberangan dengannya,apa lagi Winda mengenakan dress super ketat dan memperlihat pepaya gantungnya yang hampir Jatuh.
Mungkin jika ada Raya disana,mata Om Devan sudah di kucek pakai Rinso.😆
"Begini Tuan Dev--" Winda terlihat sangat gugup saat Devan menatapnya dengan tajam.
"Keputusan kami Sudah Final !" Tegas Devan.
"Ta tapi kenapa,Tuan ?" Tanya Winda. "Pasti ini gara-gara gadis kampung itu bukan ? Dasar tukang adu," Devan masih diam mendengar ocehan wanita siluman itu.
"Anda tengah bermain api dengan Tuan Xander dan anda pasti akan tahu akibat nya bukan ?" Ucap Devan pelan tapi terdengar seperti Ancaman.
Glek
Winda menelan ludahnya kasar.
"Maaf Tuan,pasti Wanita itu sudah mengatakan yang tidak-tidak tentang saya," Ucap Winda.
"Wanita ? Sejak tadi saya tidak membahas wanita mana pun!" Ucap Devan dan menatap Tajam Winda.
"Tuan--"
"Anda membuang waktu ku yang berharga Nona !! Jadi terima atau tidak,kami tetap akan membatalkan kerja sama dengan Anda dan satu lagi Anda di blacklist !" Ucapan Devan membuat Winda sangat terkejut.
"Ta tapi Tuan-" Mata Winda sudah berkaca-kaca karena mendengar ucapan Devan.
"Anda salah bermain api dengan Tuan Xander dan dengan beraninya kau mengakui jika kau pernah tidur dengan Tuan Xander kepada Istrinya !" Wajah Winda semakin pucat pasi saat mendengar penuturan Devan.
"Jangan pernah bermain api dengan keluarga Clark !" Tegas Devan sekali lagi, kemudian beranjak dari duduknya tanpa memperdulikan Winda menangis sesegukan.
Tapi saat akan balik Badan,mata Devan melotot sempurna ketika melihat seorang wanita yang berkacak pinggang di hadapannya.
"Bagus ya !!"
"Sa sayang ?" Ucap Devan tergagap.
Cuci mata sampai bersih ya Om🤣🤣
__ADS_1
Tambahin Vote dan hadiahnya,jangan lupa like nya biar tambah rame 🥰😘