
Raya dan Devan menitihkan air mata saat buah hati mereka lahir dengan selamat.
"Terimakasih sayang." Ucap Devan terisak, lalu mengecup seluruh wajah Raya.
Kebahagiaan yang tak terkira selama hidupnya ini dan tidak mampu untuk di ucapkan dengan kata-kata. Ia juga tidak menyangka akan menjadi seorang ayah di usianya yang sudah 36 Tahun.
Ketuaan Om! 😆
"Selamat ya Tuan dan Nyonya Bayinya perempuan dan sangat cantik juga rambutnya lebat sekali." Ucap Dokter, setelah meletakan bayi itu ke dada Raya.
"Anak kita, Sayang." Lirih Raya, ketika Dokter membawa bayi itu kedekapannya untuk melakukan Skin to Skin.
Begitu juga dengan Raya, kini dirinya menyandang status menjadi seorang ibu. Dan, benar kata ibu sambungnya jika rasa sakit yang ia rasakan akan sirna dan terganti dengan ke bahagiaan setelah melihat malaikat kecil itu lahir ke dunia dengan selamat.
"Iya, cantik sekali seperti dirimu." Ucap Devan, lalu mengecup kening istrinya dengan lembut.
Raya mendekap bayi mungil yang belum di bersihkan itu dengan penuh kehangatan dan kasih sayang.
Beberapa saat kemudian Raya sudah di pindahkan ke ruang rawat untuk menjalani masa pemulihan, begitu juga bayinya.
"Cucu kita sangat cantik sekali, Dad." Ucap Jeje sangat bahagia, saat menggendong cucu pertamanya.
"Iya cantik. Tapi, lebih cantikan ratuku ini." Ucap Xander lalu mengecup pipi istrinya dengan mesra.
"Hih!!!" Devan yang tengah duduk di samping tempat tidur Raya sampai bergidik saat mendengarkan gombalan ayah mertuanya.
"Sirik!" Sewot Xander, dan menatap malas menantunya.
Sedangkan Devan mencebikan bibirnya kesal, sambil mengusap pipi Raya sambil berucap.
"Makasih sayang, atas perjuanganmu melahirkan putri cantik kita." Ucap Devan, kemudian mengecup bibir Raya dengan mesra.
__ADS_1
"Oh, Manis sekali." Ucap Jeje, saat melihat kemesraan anak dan menantunya.
"Cih! Aku bisa lebih seperti itu." Ucap Xander, tidak terima jika istrinya memuji pria lain.
"Hih, Daddy!" Kesal Jeje.
"Sirik bilang bos." Kali ini Devan yang meledek ayah mertuanya.
Xander hanya berdecih kesal menanggapi ucapan menantunya.
"Devan, apa kau sudah menghubungi kedua orang tuamu?" Tanya Jeje.
"Astaga!!" Devan menepuk jidatnya sendiri. Ia lupa menghubungi kedua orang tuanya.
"Baru punya anak satu saja sudah pikun! Masa kalah sama yang punya anak lima!" Cibir Xander, membuat Devan kesal setengah gila.
Sedangkan Raya menahan tawanya saat suaminya di buly oleh Ayahnya.
Tak berselang lama Oma Airin datang dengan membawa banyak papper bag di tangannya.
Devan dan Xander yang melihat Oma Airin membawa banyak barang dengan sigap membatu.
"Ini semua baju untuk cicit perempuanku!" Ucap Oma Airin kepada Devan.
"Terimakasih, Oma." Ucap Devan, lalu memeluk sesaat Oma Airin yang sudah duduk di sofa di dekat Jeje.
"Aku sangat bahagia sekali di usiaku yang sudah bau tanah ini masih di beri kesempatan untuk melihat cicitku." Ucap Oma terharu, lalu mengusap air matanya.
"Mom! Jangan berbicara seperti itu. Mommy akan panjang umur sampai Cucu dan cicitmu dewasa nanti." Ucap Xander, kemudian beranjak dari duduknya lalu memeluk ibunya dengan penuh kasih sayang.
"Amin." Oma Airin mengaminkan ucapan putranya, lalu membalas pelukan putranya itu.
__ADS_1
"Mom, benar yang di katakan Daddy." Ucap Jeje sendu lalu mengusap lembut tangan ibu mertuanya.
"Ya, terimakasih. Kalian adalah semangat hidupku." Ucap Oma Airin lagi.
"Kenapa semuanya bersedih? Hari ini adalah hari yang sangat bahagia kita semua." Ucap Raya.
"Oma harus bertambah gesrek lagi biar awet Tua." Celetuk Raya tak berfilter, membuat Oma Airin mengumpat kesal.
"Dasar cucu luknut! Kurang garam!!" Umpat Oma Airin, membuat semua orang yang ada di ruangan itu tergelak.
"Yuhu, Dokter tampan akan melakukan visite." Ricky memasuki kamar VVIP itu dengan wajah yang ceria.
"Wah, selamat ya Bro!" Ucap Ricky mengulurkan tangannya dan disambut oleh Devan.
"Makasih." Ucap Devan dan tersenyum.
"Aku mau cek dede bayinya dulu ya." Ucap Ricky, kemudian ia menghampiri Jeje dan mengambil alih Bayi kecil itu kedalam gendongannya.
"Oh Wow! Rambutnya seperti landak!" Celetuk Ricky.
Membuat semua orang disana melotot horor.
Nah udah kejawabkan, jenis dede kelamin dede gondrong🤣
Kalo gitu kasih vote, hadiah dan jangan lupa likenya. Oke!!
Salam tempel dari Ciki krenyes-krenyes.😆
__ADS_1