My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Ke absurdtan Oma Airin


__ADS_3

"Jadi anak kalian ada empat tuyul ? Woah kalian hebat sekali. Wah Jeje kau seperti kucing, ha ha haa," Oma Airin tertawa terbahak.


"Mommy ! Tega sekali mengatakan diriku kucing," Jeje mbrengut sebal.


"Oh,ayolah sayang, Mommy cuma bercanda," Oma Airin masih tertawa terbahak.


"Bercandanya enggak lucu" Kesal Xander sambil menatap Ibu nya jengah.


"Ayo sayang ! Lebih baik kita mengasah pedang dari pada mendengar ocehan Mommy !."


"Ya !! Anak kurang ajar !" Umpat Oma Airin sangat kesal pada putranya.


Xander terus menaiki tangga tanpa memperdulikan ucapan ibunya.


"Dad,kau jahil sekali sih !" Ucap Jeje kesal,saat ia direbahkan diatas ranjang pertempuran.


"Aku ingin mengasah pedangku ?," Xander menatap mesum istrinya.


"Dad !,"


"Aku ingin menjenguk anak-anak ku" Ucap Xander dengan suara serak nya.


"Daddy,ssstttt ah" Racau Jeje saat pahanya di belai lembut oleh Xander. Jari-jari itu perlahan mulai naik dan membelai kain segitiga berwarna hitam.


Xander menyeringai licik,ia tahu jika istrinya tidak akan pernah bisa menolak keinginan nya.


"Aku menginginkan mu ! Boleh ?"


"Lalukan Dad,emm Ahh Daddd auhhh" Jeje menggelinjang saat merasakan bagian intinya di aduk-aduk.


"Kau sangat seksih sayang" Xander mencium bibir istri nya dengan sangat rakus. Keduanya masih berpakaian lengkap hanya saja underware Jeje sudah dibuang oleh Xander entah kemana.


"Empphh ahh" Jeje mendessah tertahan saat ia sampai pelepasan pertama.


Xander membuka seluruh pakaiannya dan juga milik Jeje.


"Sangat indah" Xander memuji lekuk tubuh istrinya ,apa lagi pegunungan kembar milik istrinya yang terlihat sangat bulat.


"Ini pasti enak" Ucap Xander,mendekatkan mulutnya di Coco Chips milik istrinya.


Hap


Xander melahap Coco chip itu bergantian.


"Ah,Dadd. Cepat masukkan" Jeje sudah tidak tahan,bagian bawahnya terasa ingin segera di masuki.


"Aku belum kenyang sayang" Xander terus melahap Coco chips itu. Ia senang melihat istrinya tersiksa.


"Dadd,Ahh" Jeje mendorong Xander hingga terjengkal kebelakang dengan posisi tiduran terlentang.


Jeje segera menaiki tubuh suaminya dan mulai memimpin permainan. Xander tersenyum melihat istrinya lebih agresif.


"Ahh Daddd Uhh" Jeje meracau saat pedang panjang itu tertanam sempurna di bawah sana.


"Asah dia sayang,Arggghhhh."


Xander mencengkram bokong Jeje,ketika pedangnya terasa di urut oleh dinding lembah itu.


"Ah Dadd ohh" Jeje terus bergerak.


"Pelan-pelan sayang,ada 4 tuyul di dalam sana,ahh,"

__ADS_1


Xander memejamkan matanya bahkan ia menggertakan giginya saat merasakan kenikmatan tiada tara,pedangnya terasa di jepit oleh inti istri nya yang sangat legit itu.


"Maaf aku lupa," Jeje terkekeh,lalu memelankan tempo perminan nya.


Setelah setengah jam goyang cendol diatas suaminya,Jeje akhirnya mencapai pelepasan keduanya.


Xander segera mengambil alih permainan,kini dirinya yang memimpin.


"Ahh,Daddyy ahhh Emmm."


Jeje mencengkram sprai di bawahnya saat Xander menyodoknya dari belakang.


"Bagaimana ? Nikmat bukan ?".


"Yeahh teruss Dadd ahhh"


"Sebentar lagi sayang sebentar Arrgghhhhhhh."


Xander mengerang panjang,lalu ia segera mencabut pedang sakti mandra guna itu dan menyemburkan lava panas diatas punggung istrinya.


Keduanya saling mengatur nafasnya,kulit mereka terlihat mengkilat karena peluh membasahai tubuh keduanya.


Xander mengambil beberapa lembar tissu dan membersihkan punggung istrinya.


"Daddy,kenapa tidak di keluarkan di dalam ?" Tanya Jeje,masih mengatur nafasnya.


"Aku tidak ingin melukai anak-anak ku" Ucap Xander,lalu mengecupi seluruh wajah Jeje.


"Ayo kita harus mandi dulu" Xander mengangkat tubuh polos istrinya menuju kamar mandi.


Pagi hari di kediaman Clark


Xander meminta agar Jeje tidak kuliah dulu,paling tidak sampai setelah melahirkan mengingat kondisi Jeje tengah mengandung 4 tuyul. Dan Jeje pun menurut kepada suaminya karena ia juga tidak ingin terjadi apa-apa pada calon anak-anak nya.


"Ray,kau ini kenapa ?" Tanya Jeje saat sudah sampai di ruang tengah.


"Li lah si siapa i tu" Raya berucap terbata,sambil menujuk arah sofa yang ada disana.


Semua orang mengikuti telunjuk Raya,lalu mereka sangat terkejut hingga berteriak bersama.


"Aaaaaaaaaaaaaaaa,"


Xander segera menutup mata Jeje,agar tidak menimbukan efek buruk kepada anaknya.


"Hay guyss" Sapa nya.


"Mom !!! Kau seperti hantu !" Kesal Xander.


"Lihat aku seksih dan cantik kan dengan baju macan tutul ini ?" Ucap Oma Airin sambil tersenyum Seksih.


"Astaga, kesambet setan apa sih Oma ini ? Dad,jangan-jangan di baju itu ada jin tomangnya ?" Pekik Raya,sambil bergidik ngeri melihat penampilan Oma Airin.


Bagaimana tidak terkejut ? Oma Airin memakai baju macan tutul lengkap dengan sepatu bots nya dan duduk di salah satu Sofa dengan gaya yang nyentrik.


"Bicara lagi Oma pecut sama ini ya ! " Oma Airin memperlihatkan Ekor nya. Bukannya takut Raya dan Jeje malah tertawa terbahak.



Jangan lupa kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancungnya.


"Mommy menakuti anak-anak ku" Ucap Jeje,sambil tertawa.

__ADS_1


"Hiss kalian ini tidak tahu Fashion ! Lihat aku keren dan cantik" Ucap Oma Airin. "Harga bajunya sangat mahal 200 jetong."


"Wuihh,pasti Daddy kan yang membelikan" Ucap Raya,masih menyisakan tawanya sambil melirik ayahnya yang terlihat syok.


Xander mengusap wajahnya kasar,ia yang salah karena menuruti kemauan ibunya.


"Mom,ganti bajunya mom !" Kesal Xander.


"Hei enak saja ! Mommy malah mau pergi,mau pamer sama teman-teman mommy" Ucap Oma Cuek.


"Ya Tuhan,kepalaku rasanya ingin pecah melihat kelakuan absurd ibuku" Keluh Xander,lalu menjatuhkan diri diatas Sofa.


Wushh


Wushhh


Raya meniupi wajah Daddy nya sedang kan Jeje memijat pundak suaminya.


Para pelayan yang menyaksikan itu pun hanya menggeleng kepala sambil menahan tawa nya.


"Oma,seperti meong yang akan memangsa tikus" ucap Raya.


"Hei,enak saja ! Aku ini macan tutul."


"Iya macan tutul kecemplung kolam,ha ha ha ha," Jeje tertawa terbahak.


"Wah,kalian gak asik semua,hih" Oma cemberut kesal.


"Sayang tutup mata mu,jangan sampai anak kita nanti mengikuti kelakuan Oma nya" Xander menutup mata Jeje.


"Ya !" Teriak Oma, dan Raya semakin tertawa terbahak.


"Raya !!!"


"Apa sih Oma ? Raya tidak tahan untuk tertawa ha ha ha haaaa".


"Dasar cucu tidak punya akhlak !".


"Ha ha ha ha,apa lagi Oma biangnya ha haaa"


"Raya !!!!!!!" Pekik Oma Airin.


"Weww Cuit cuit" Devan baru datang sempat terkejut saat melihat kelakuan absurd Oma.


"Kau sangat cantik Oma" Puji Devan,dan mendapat cubitan keras dari Raya.


"Benarkah ? Wah kau adalah calon cucu menantu idaman" Ucap Oma Airin,membuat Devan melambung tinggi.


"Dasar sama-sama gesrek" Gumam Xander,saat tingkah Ibunya dan Devan.


"Hei ! Mom mendengarnya Xander !" Kesal Oma Airi n lalu menimpuk Xander dengan bantal Sofa.


"Apa ??


🤣🤣🤣🤣🤣


Semuanya gak ada Akhlak Awas gigi kalian kering.!


Bantu Othor ya sayang-sayang ku


kasih Vote,like dan hadiah🌹🌹🌹

__ADS_1


Turun 3 peringkat😢



__ADS_2