My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Menjadi badut


__ADS_3

Minggu pagi di kediaman keluarga Clark


Xander sudah duduk di ruang makan dengan wajah yang di tekuk dan kantung matanya pun terlihat hitam seperti mata panda,karena semalaman ia tidak bisa tidur.


Tak berselang lama Jeje datang bersama Oma Airin.


Penampilan Jeje hari ini telihat sangat cantik,dengan memakai dress warna hitam bermotif bunga dan juga riasan yang natural menambah kecantikan Jeje yang alami.



"Dad ?" Jeje menepuk pundak suaminya,yang sedang duduk di kursi makan sambil menggigit kuku jarinya.


"Heum?" Xander hanya berdehem,tanpa menoleh membuat Jeje dan Oma mengernyitkan kening.


"Astaga Dad ! Apa yang terjadi ?" Tanya Jeje,setelah ia duduk di samping suaminya dan terlihatlah wajah Xander yang nampak kacau.



Sedangkan Oma Airin sudah tertawa terbahak-bahak.


"Heleh. Baru aja di tinggal satu malam sudah seperti itu,belum lagi jika Jeje melahirkan nanti dan setelah itu Jeje akan di sibukan dengan ke empat tuyul mu itu,bisa-bisa kau mati berdiri karena Jeje di kuasai oleh anak-anak mu," Sindir Oma Airin.


"Ck," Xander hanya berdecak kesal dan menatap malas ibunya.


"Dad ? Apa daddy semalam tidak bisa tidur?" Jeje masih bertanya dan itu membuat Xander semakin kesal.


"Sudah biarkan saja bayi besarmu itu ! Lebih baik kita sarapan karena sebentar lagi kita harus menyambut kedatangan Pengantin baru," Ucap Oma Airin,mendudukan dirinya di dekat Xander.


Sedangkan Jeje,menyiapkan sarapan untuk suami dan juga mertuanya.


"Oke ! Nanti malam Jeje akan tidur bersama mu tapi ada syaratnya," Ucap Oma Airin menyeringai licik.


Mendengar ucapan Ibunya ,Xander menegakkan badannya dan menatap ibunya dengan serius.


"Syarat apa ? Tas,baju,sepatu atau apa ?" Tanya Xander.


"Cih ! Sepertinya kau sudah menjadi budak cinta ya !".


"Mom !!" Tegur Jeje,sambil mengoleskan selai stroberi di permukaan Roti.


"Aku memang budak cinta istriku " Jawab Xander dengan bangga.


"Baguslah kalau begitu ! Jadi Jeje tidak perlu menyingkirkan para uget-uget yang ingin mendekatimu," Ucap Oma Airin.


Xander adalah pebisnis sukses jadi banyak sekali wanita di luaran sana yang datang ingin menjadi simpanan nya,tapi Xander dengan tegas menolak,karena ia sangat mencintai Jeje.


"Jadi Mom minta syarat apa ?" tanya Xander.

__ADS_1


Perasaan ku kok jadi tidak enak ya. Batin Xander.


"Mom hanya ingin topi yang ada bulu-bulunya itu," Ucap Oma Airin.


"Topi berbulu ?" Ucap Xander dan Jeje bersamaan.


"Ih ! Kalian ini norak sekali sih ! Nih lihat teman Mom bari membelinya kemarin," Oma Airin mengambil ponselnya yang ia letak kan diatas meja makan,kemudian menunjukan Foto temannya yang memakai topi berbulu.



Xander dan Jeje melihat foto yang ada di ponsel Oma Airin,kemudian mereka saling pandang lalu keduanya tertawa terbahak.


"Ha ha ha ha,Mom. Topi itu tidak cocok untuk Mom yang sudah lanjut usia !" Xander tertawa terbahak,sedangkan Jeje menahan tawanya.


"Itu keren topinya ! Bulu nya itu asli dari rambut Ekor kuda jadi ya harganya sedikit mahal," Gerutu Oma Airin.


"Kalian ini norak sekali ! Dasar tidak tahu fesyen," Lanjut Oma Airin dengan nada kesal.


"Ha ha ha ha,baiklah semahal apa pun,akan aku berikan untuk Mom tercinta," Ucap Xander masih tertawa.


"Aku heran dengan Mommy,kenapa Mom tidak meminta perhiasan atau berlian ?" tanya Jeje,sambil meletakan piring yang berisi roti diatas meja untuk Suami dan juga mertuanya.


"Kau saja heran sayang,apa lagi aku yang anaknya,ha ha ha ha," Xander masih melanjutkan tawanya,karena sikap konyol ibunya itu.


"Mom,ini kaya raya. Jadi untuk apa perhiasan atau berlian jika di lemari Mom sudah penuh dengan barang-barang yang membosankan itu," Ucap Oma,Airin dengan nada sombong.


"Sudah-sudah ayo sarapan dulu," Ucap Jeje,sambil menggigit roti .


"Astaga ! kau itu doyan apa lapar sayang ? Lihat isi piring mu penuh sekali," Ucap Xander terkejut,saat melihat isi piring istrinya ada setumpuk roti.


"Lapar lah,Daddy tidak lihat perutku membesar karena ada 4 anak daddy di dalam sini," Ucap Jeje cemberut,sambil mengelus perutnya.


"Ah,Daddy merindukan kalian," Xander mengusap perut Jeje,kemudian ia sedikit membungkuk dan mencium perut Jeje dengan penuh cinta.


"Aku mencintaimu Daddy," Jeje mencium kepala suaminya.


Oma Airin melihat kebahagiaan putra dan menantunya itu sampai menitikan air matanya,tapi dengan cepat Oma Airin mengahapus air matanya yang sudah terjatuh di pipinya.


Mommy harap kalian akan selalu di beri kebahagia oleh Tuhan. Batin Oma Airin.


Setelah menyelesaikan sarapan bersama dengan penuh canda tawa dan Xander pun sudah mandi dan berganti pakaian.


Xander,Jeje dan Oma Airin bersiap untuk menyambut pengantin baru yang hari ini pulang dari hotel.


Xander mendengus kesal saat dirinya di jadikan badut dadakan.


"Memangnya harus seperti ini ya ? Kalian ini konyol !" seru Xander.

__ADS_1


"Kau menakuti anak-anak ku Dad !" Ketus Jeje.


"Anak kita,Honey," Protes Xander.


"Jika Daddy ayahnya,harusnya Dad menuruti permintaan 4 tuyul yang ada di dalam perutku," Sahut Jeje,sudah mengerucutkan bibirnya.


"Baik-baik,aku akan menuruti semua permintaan anak-anak kita," Xander mengalah.


"Nah gitu dong,jadi makin sayang sama Daddy," Jeje memeluk tangan kekar suaminya.


"Kau sangat cocok menjadi badut,ha ha ha ha," Oma Airin mengejek putranya sambil tertawa terbahak.


Apa jadinya jika rekan bisnisku melihat diriku yang seperti badut ini. Sungguh memalukan !. Keluh Xander dalam hati.


Bagaimana tidak kesal ? Jika ia harus memakai pakaian formal di tambah ia harus memakai hidung badut berwarna merah di hidung mancung nya.



"Sudah puas ?" Tanya Xander melirik tajam istrinya,sambil mengancingkan jasnya.


"Puas banget malah,nanti malam aku kasih Plus-plus buat Daddy," Bisik Jeje.


Xander pun tersenyum senang dalam hati,begitu pula pedangnya ikut senang dan sudah mengangguk-anggukan kepala botaknya sambil berteriak 'Hore tidak jadi karatan !'.πŸ˜…


"Oke," Jawab Xander datar.


Demi satu ronde. Batin Xander semangat.


Tak berselang lama yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga.


Devan dan Raya sudah sampai di kediaman keluarga Clark.


Raya berjalan tertatih sambil memegang lengan Devan. Dan jangan lupa pakaian Raya kali ini serba tertutup dan memakai syal di lehernya.


"Selamat datang kembali dan selamat bergabung di keluarga gesrek ini," Sambut Oma Airin dan Jeje bertepuk tangan. Sedangkan Xander hanya berdiam diri sambil melihat tingkah konyol ibu dan istrinya.


Ya,Tuhan. Kenapa istriku menjadi seperti itu ?. Batin Xander.


Devan dan Raya terkejut dengan sambutan yang meriah itu dan yang lebih mengejutkan adalah saat pengantin baru itu melihat penampilan Xander.


"Ha ha ha ha,terimakasih sambutannya Oma dan Mami," Ucap Raya tersenyum.


"Wah,Daddy terlihat sangat tampan," Ledek Devan.


"Kau !!!"


Demi satu ronde Dad dan bisa nambah lagi nanti biar pedangnya makin kincling. Ayo semangatπŸ’ͺ 🀣🀣🀣🀣

__ADS_1


Tambahin vote dan hadiahnya ya 😘😘😘😘😘


__ADS_2