My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Bagaimana rasanya ?


__ADS_3

Wajah Xander terlihat memerah dan tangannya mengepal kuat saat melihat istrinya mengelus jambang pria lain. Apa lagi bule Arab itu terlihat kesenangan karena di elus istri cantiknya.


Jika kau tidak menyidam,akan aku gantung kau dipohon toge !. Batin Xander mengumpat.


Mereka saat ini berada di Kafe Arabian,kafe yang pengunjungnya kebanyakan WNA dari Negara Timur tengah.


"Woah,apa jambangmu ini kau pupuk setiap hari ?" Tanya Jeje sambil mengelus jambang milik Bule tampan dari Arab itu yang terlihat panjang dan lebat.


Lihatlah wajahnya itu bahagia sekali !. Umpat Xander dalam hati.


"Saya,selalu merawatnya tapi tidak saya pupuk" Jawab BulRab itu terbata karena tidak begitu lancar berbicara bahasa Indonesia.


Cih,merawat ! Sok manis lagi ! Awas kau BulRab !. Maki Xander dalam hati.


Sejak tadi Xander terus mengumpat dalam hatinya.Tapi ia harus sabar karena ini keinginan 4 tuyulnya.


Xander menatap Horor BulRab itu dan membuatnya ketakutan.


"Kau menakutinya Dad,lihatlah jambangnya begitu lebat,hi hi hi hi. Daddy harus mencobanya rasanya geli-geli gimana gitu" Ucap Jeje tertawa,membuat Xander semakin kesal.


"Menggelikan !" Sungut Xander.


"Ayolah dad,jangan marah begitu. Lagian ini semua ke inginan anak-anak Daddy" balas Jeje.


"Alasan ! Sudah puas apa belum ?!" Ucap Xander dengan nada kesal.


"He he he Sudah" Jawab Jeje sambil tersenyum manis.


"Apa lihat-lihat ! Mau aku congkel matamu !" Bentak Xander pada BulRab itu,karena berani menatap istrinya sampai tak berkedip.


"Sorry,mister. Tapi istri anda sangat cantik sekali. Anda beruntung mendapatkannya" Puji BulRab itu,sedikit canggung karena Xander menatapnya tajam.


"Tentu aku beruntung ! Karena aku tampan dan kayaa !" Ucapnya Narsis.


"Udah ih ! Ayo kita pulang !" Jeje segera menarik Xander,agar tidak terjadi keributan.


"Awas kau ! Bayar semua pesanan ku" Ucap Xander,saat tangannya ditarik paksa oleh Jeje.


"Cih ! Katanya kaya tapi bayar kopi saja tidak sanggup" Ucap BulRab itu.


Brak


"Aku mendengarnya bodoh !" Umpat Xander,yang kembali lagi sambil menggebrak meja yang di depan BulRab itu.


"Daddy !!" Teriak Jeje dari pintu keluar Kafe itu,hingga membuat pengunjung Kafe itu menoleh padanya.


Xander segera menghampiri Jeje dan menarik istrinya iti masuk kedalam mobil.


Sedangkan di Kafe,BulRab itu mengelus dadanya sambil berkata.

__ADS_1


"Astagfirullah. Itu manusia apa monster sih ? Jantungku sampai ingin lepas dari tempatnya dan kenapa gadis itu bisa tahan dengan bule arogan seperti dia !" BulRab itu bergidik ngeri.


Emak : Anda tidak tahu ya Tuan BulRab,jika monster itu akan berubah sangat manis saat bersama pawangnya saja.😆


Jeje mengulum senyum sejak memasuki mobilnya,apa lagi ditambah Suaminya cemberut sejak tadi.


"Senyum terus tuh bibir !" Sindir Xander,sambil fokus menyetir.


"Aku tersenyum karena daddy cemburu,hi hi hi" Jeje menggoda suaminya.


"Jangan lakukan itu lagi ! Kau membuat mata dan hati ku sakit ! Lihat sampai dirumah nanti kau harus mencuci tangan mu sampai bersih !" Ketus Xander.


"Iya ya Daddy sayang" Jeje,menampilkan senyum manisnya tapi Xander masih enggan melihatnya karena hatinya masih terasa dongkol.


"Dad,lihat aku" Jeje menggoyang-nggoyangkan lengan kiri Xander.


"Bisa diam tidak ! Aku sedang menyetir !".


"Ihh,makanya lihat sebentar saja" Rengek Jeje.


Ckit


Xander menginjak rem mobilnya saat sampai di lampu merah.


Xander menoleh dan menatap Istrinya dengan datar.


"Daddy saranghae ❤" Jeje berkata dengan nada lucu dan menggemas kan, sambil menampilkan senyuman mautnya dan memberikan finger heart menggunakan jari telunjuk dan ibu jarinya membentuk 'love' untuk suami tercintanya.



Jeje pun jadi kecewa karena jika dilihat, Xander mengabaikannya dan lebih memilih menatap jalanan.


Padahal di balik itu, Xander mengullum senyum dan menyembunyikan wajahnya yang merona karena melihat tingkah istri cantiknya.


Dia menggemaskan sekali. Batin Xander terus mengullum senyum.


Jeje menurunkan tangannya kembali dan memalingkan wajahnya kekiri menghadap kearah jendela.


Jeje memanyunkan bibirnya lantaran kesal karena diabaikan,sedangkan Xander mulai menginjak gas lagi,karena lampu merah sudah berubah menjadi hijau.


Daddy benar-benar marah. Batin Jeje,ia melirik suaminya yang tengah fokus menyetir.


Xander tiba-tiba menepikan mobilnya dan membuka sabuk pengamannya.


"Kenapa,Hem ?" Xander mencondongkan dirinya dan menarik wajah Jeje menghadapnya.


"Daddy marah ?" Jeje balik bertanya dengan nada lirih.


"Tidak ! Aku hanya kesal saja" Jawab Xander,kemudian mengecup pipi Jeje dengan mesra.

__ADS_1


Cantik dan menggemaskan begini,mana mungkin aku bisa marah. Batin Xander.


Dasar bucin !


"Tapi kau harus di hukum nanti" Lanjutnya,dan memakai sabuk pengaman lagi dan mulai menjalankan mobilnya.


"Ishh,mengambil keutungan terus" Dumel Jeje. Karena Jeje tahu maksud dari hukuman itu.


Pertempuran diatas ranjang. Ya itu hukuman dalam versi Xander.


"Kau juga sangat menyukainya bukan ? Maka nikmatilah ! Dan jangan harap malam ini kau bisa tidur nyenyak !" Xander menyeringai licik.


"Astaga ! Daddy benar-benar maniak !" Kesal Jeje.


Beberapa saat kemudian Jeje dan Xander sudah sampai rumah.


"Selamat datang" Raya dan Oma memakai topi pesta sambil meniup terompet,sedangkan Devan lebih memilih duduk sambil melihat tingkah konyol cucu dan nenek itu.


"Apa-apaan ini" Seru Xander,saat memasuki rumah bersama istrinya disambut dengan tingkah absurd anak dan ibunya.


"Tentu saja menyambut Ibu hamil yang menyidam jembangnya orang arab. Bagaimana apa kau sudah mengelus jambang itu" Tanya Oma Airin sambil melirik Xander.


"Sudah Oma" Jawab Jeje sambil tersenyum.


"Bagaimana rasanya ? Apa kasar,halus,atau lembut ?" Tanya Raya lagi.


"Ya !! Kalian ini bicara apa?" Seru Xander dengan nada yang sangat kesal. Mood nya berubah buruk lagi karena tingkah anak dan ibunya itu.


"Hisss ! Kami kan cuma bertanya sama Jeje" Ucap Oma Airin.


"Apakah rasanya lebih enak dari punya suami mu ? Ah maksudku jambangnya,he he he" Tanya Oma Airin lagi,sedangkan Raya dan Devan sudah cekikikan menahan tawa saat melihat ekpresi Xander sudah ingin meledak karena menahan amarah.


"Rasanya geli-geli gimana gitu Oma" Jawab Jeje,seketika tawa Raya,Oma dan Devan meledak karena sudah tak tahan melihat kecemburuan Xander.


"Ha ha ha ha haaa,dengar itu Xander. Kali ini Jeje hanya meminta mengelus jambangnya dan siapa tahu nanti Jeje meminta sesuatu yang lebih Waowww" Ucap Oma Airin semakin memanasi putranya.


Dan pikiran Xander jadi bertraveling ria,ia takut jika suatu saat istrinya meminta hal yang aneh lainnya.


"Kau harus dihukum !" Xander dengan cepat menggendong tubuh istrinya menuju markas tempur.


"Hei ! Mau dibawa kemana menantuku ?" teriak Oma Airin.


"Mereka pasti mau main jungkat-jungkit" Jawab Raya.


"Tidak ! Tepatnya mereka akan menyirami kepala botak anak-anak mereka dengan vla puding" jawab Devan,sambil terkekeh.


"Ha ha ha ha ha,Habislah Mami Jeje" Ucap Raya tertawa terbahak.


Astaga Devan 🤣🤣🤣🤣🤣🤦‍♀️

__ADS_1


Emak Othor sampai sakit perut 🤣🤣🤣


Ayo tambahin Vote sama Hadiahnya,kasih bunga atau kopi biar Emak makin semangat. Ngantuk nih 🥱🥱


__ADS_2