My Sexy Old Man

My Sexy Old Man
Colak-colek


__ADS_3

"Ha ha ha haa." Suara gelak tawa terdengar menggema di ruangan tengah di kediaman keluarga Clark pada malam hari itu.


Yupp. Pasti kalian sudah tahu jika itu adalah suara trio gesrek yang tengah berkumpul di ruang tengah tersebut.


"Sakit perutku." Jeje tertawa sambil memegangi perutnya.


"Ahh, ya Tuhan. Rahangku sakit." Oma Airin memegangi rahangnya yang terasa pegal karena tertawa terbahak.


"Rasanya aku belum puas memberi pelajaran kepada Om Devan." Ucap Raya, dengan begitu gemas sambil mengepalkan tinju diudara.


"Kau benar-benar cucu Keluarga Clark. Lanjutkan!!! Ha ha haa." Oma Airin memberi dukungan kepada cucunya.


Dasar Oma gesrek. 😆


"Aku tidak bisa membayangkan bagaimana wajah frustasi Devan, ketika di tinggal pas lagi menegang, ha ha ha haaa." Jeje berucap di selingi tawa.


"Ya, jadi terong rebus. Layu! ha ha ha ha ha." Sahut Oma Airin sambil tertawa terbahak.


"Terus, ekpresi wajahnya pas lagi makan mie setan, aduhaiii lucu sekali. Ha ha ha haaaa." Ucap Raya tertawa terbahak, kemudian ketiga wanita itu tertawa terbahak bersama.


"Jadi perempuan itu memang harus tegas. Jangan di rayu dikit langsung melehoy!" Ucap Oma Airin sambil melirik menantunya.


"Mom, menyindirku?" Tanya Jeje.


"Apa kau merasa tersindir?" Jeje mengangguk. "Bagus kalau begitu, ha ha ha ha." Lanjut Oma Airin, tertawa terbahak membuat Jeje mengerucutkan bibirnya kesal.


"Karena Mami itu sudah jatuh sejatuh jatuhnya dengan cinta dan pesona Daddy. Benar tidak?" Ucap Raya, sambil menatap Oma dan ibu sambungnya.


"Ishh mana ada!" Elak Jeje.

__ADS_1


"Heleh, pakai mengelak lagi!" Oma Airin mencebikan bibirnya.


"Kau tahu Je, jika putraku itu sangat tampan, kaya dan juga sangat perkasa." Pancing Oma Airin.


"Tentu saja aku tahu, Mom. Karena aku sudah merasakan keperkasaannya." Ucap Jeje, tak berfilter.


"Ha ha ha." Raya tertawa terbahak, ketika mendengar ucapan ibu sambungnya.


"Ciee, mengakuikan. Haa ha ha." Oma Airin menggoda Jeje.


"Hisss, kalian ini." Jeje bersemu merah sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Sedangkan disisi lain Xander tengah menatap tajam menantunya yang duduk bersebrangan dengannnya.


Kedua pria itu tengah berada di ruang kerja Xander.


"Kau itu tidak pernah berubah ya!" Kesal Xander kepada menantunya.


"Maaf, Dad." Ucap Devan, sambil mengatupkan kedua tangannya di dada.


"Maaf saja tidak cukup! Beruntung putriku tidak menyek-menyek seperti wanita di luar sana. Jika tidak kau pasti sudah ku hajar dan ngekkk." Ucap Xander, sambil menggerakan tangannya seperti memotong leher.


"Kau tahukan apa maksudku?" Xander berkata dengan tegas dan menatap tajam Devan.


Devan menganggukan kepalanya pelan sambil menelan salivanya kasar.


Sangat mengerikan! Batin Devan. Saat melihat sorot mata tajam itu.


"Bagaimana bisa kau mau di ajak bertemu mantan kekasihmu itu? Kau ini sepertinya sudah bosan hidup ya? Aku saja tidak berani jika ada di posisimu." Ucap Xander panjang lebar.

__ADS_1


Karena Xander sangat mencintai dan menghargai istrinya.


"Aku sebelumnya tidak pernah berpikir jika akan menjadi seper—"


"Iya, karena kau pria bodoh!" Kesal Xander.


"Lalu aku harus bagaimana,Dad?" Tanya Devan dengan lesu.


"Memangnya hukuman apa yang di berikan oleh Istri bar-barmu itu?"


"Dia memberi hukuman—" Selanjutnya Devan menjelaskan hukuman yang di berikan oleh istrinya.


"Ha ha ha haa." Xander tergelak ketika mendengar hukuman menantunya.


"Dad!! Kau tidak bersimpati kepadaku?" Tanya Devan, dengan wajah memelas berharap jika ayah mertuanya bisa memberi jalan keluar.


Tapi, bukannya bersimpati. Ayah mertunya itu malah menertawainya dan mengejeknya.


"Aku? Tentu saja tidak, Ha ha ha. Nikmati hukumanmu. Anak pintar." Xander menahan tawanya, kemudian beranjak dari tempat duduknya.


"Daddy, mau kemana? Kita belum selesai bicara Dad!"


"Tentu saja ingin memeluk istriku yang cantik. Hujan-hujan begini enaknya berpelukan sambil colak-colek. Ha ha ha haaa." Xander semakin memanasi Menantunya.


"Dasar mertua lucknut!!!!!"


Kasian Om Devan 😆😆


Tambahin Vote, hadiah dan Likenya jangan pelit!!

__ADS_1


__ADS_2