
Like dulu sebelum baca !
Ambil nafas lalu buang pelahan ! Adegannya bikin hidung kalian kembang kempis ๐
"Permen Kiss ?" Beo Raya,ketika melihat suaminya memasukan permen tersebut kedalam mulut.
"Untuk apa,Sayang?" Tanya Raya,dengan penuh keheranan.
"Agar kau tidak mual,kata mbah google." Jawab Devan.
Krauk
Devan mengunyah permen itu sambil melucuti semua pakaiannya.
"Benarkah ?" Raya tidak percaya jika suaminya sangat pandai,tidak seperti Daddynya.๐
"Heum."Jawab Devan,sambil merangkak dan menghimpit tubuh istrinya yang sudah terlentang di atas Arena pertempuran.
Cup
Devan mengecup bibir Raya dengan lembut.
"Bagaimana?" Tanya Devan.
"Wangi Strobery dan aku suka. Ya,walaupun bau badanmu masih terasa tapi setidaknya ini lebih baik." Ucap Raya,kemudian meraup bibir Devan dengan ganas.
__ADS_1
"Eumpphh,Sshhhhh ahh." Racau Devan ketika bibirnya di sosor oleh istrinya. Dan tangan lembut itu dengan nakal mengurut Golok saktinya yang sudah menjadi talas bogor.
Devan sudah tidak dapat menahannya lagi,kemudian ia menegakkan badannya lalu melepaskan kain yang melekat di tubuh istrinya.
"Aku rasa dia sudah karatan." Ucap Devan,sambil menggoyangkan kepala botak milik si golok sakti.๐
"Cepat masukan,aku akan mengasahnya dan menghilangkan karatannya." Ucap Raya.
"No ! Aku ingin membuat mu terbang melayang lebih dulu." Ucap Devan,kemudian ia menundukan wajahnya dan membuka kedua paha Raya selebar pinggangnya.
"Sshhhh,Ughhhh." Suara laknat Raya keluar dan tubuhnya menggelinjang ketika Devan mempermainkan sarung sempitnya dengan lidah dan jarinya.
"Ahhh,Sayang." Raya memekik hingga membusungkan Dadanya kala Devan semakin memperdalam lumaatam di bawah sana.
"Aku tidak ingin aahhhhh keluar se se Emmm seperti ini owhhh,Sayang." Ucap Raya dengan susah payah karena permainan lidah Devan dibawah sana sungguh gila.
"I Want You ! Please. Cepat masukan !"
Raya benar-benar di buat sangat frustasi oleh Devan.
"I'm Coming ! My Wife." Ucap Devan,dengan suara yang serak karena gairahnya sudah di ubun-ubun.
Devan mengungkung tubuh Raya,lalu mulai memposisikan dirinya dan menuntun golok sakti yang super jumbo itu kedalam sarung sempit yang sudah terlihat kembang kempis disana.
Bless
__ADS_1
"Oughhhhh." Racau keduanya,ketika Golok Devan sudah masuk sempurna di dalam sana.
"Perlahan." Raya mengingatkan suaminya.
"Emmughhh. I love you.. I love You so much." Racau Raya,ketika ia merasakan kenikmatan yang tiada tara hingga ke ulu hatinya.
Devan bergerak dengan lembut namun pasti dan membuat Istrinya semakin menggila.
"Kau sangat nikmat,Baby. Ah... Aku tidak ingin berhenti." Racau Devan di setiap hentakannya. Devan merasakan goloknya seperti di urut-urut di dalam sarung sempit tersebut.
Ah,rasanya tidak bisa di jelaskan.
Keduanya saling melepas rindu dengan meneguk kenikmatan dan melakukan penyatuan.
Desaahan dan Lenguhan terdengar menggema di dalam kamar tersebut. Mereka sudah tidak memperdulikan jika suara laknat mereka di dengar oleh orang lain.
"Sial !!! Mereka itu tidak tahu tempat !" Umpat Xander ketika memasuki Ruangan Devan.
"Aku pikir dia akan menderita sama sepertiku,tapi nyatanya aku lah yang menderita sendirian." Kesal Xander,lalu keluar dari ruangan Devan dan menuju ruangannya kembali.
Sepertinya Daddy harus berguru dengan Devan.๐
"Dasar anak dan menantu lucknut ! Apa mereka sengaja ingin pamer kepada ku ? Atau mereka sengaja ingin memanasiku ! Ah sial !" Xander sudah seperti kebakaran jenggot karena ulah anak dan menantunya.
"Arggh ! Kenapa aku menjadi kesal sekali !!."
__ADS_1
Pokoknya Emak paling seneng kalau lihat Daddy sengsara๐คฃ๐คฃ
Tambahin Vote dan Hadiahnya !!!