
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''CEO itu apa mom?''bisik Alvan.
''CEO adalah Chief Executive Officer,yaitu jabatan eksekutif tertinggi di dalam perusahaan atau bisa di samakan dengan direktur utama atau presiden direktur.''jelas Shanum pada sang putra tepat di depan pintu ruang kerja Arya.
''Ayo masuk,pasti daddy sudah menunggu kita di dalam.''ajak Shanum sedangkan Lila dan Henry saat ini sudah pergi keruangan Henry.
Tok...tok...tok...
''Masuk.''kata Arya.
Cklek
''Assalamualaikum daddy.''ucap salam dari putra dan istri Arya.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Arya.
''Kalian duduk dulu,daddy mau nyelesaiin karjaan daddy dulu.''ucap Arya.
''Masih banyak ya dad kerjaannya?''tanya Shanum.
''Enggak sayang,ini sudah hampir selesai kok.''jawab Arya lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.
*****
''Maaf ya jadi buat kalian nunggu.''ucap Arya dengan rasa penyesalannya menghampiri istri dan putranya yang duduk di salah satu sofa.
''Gak apa-apa kok dad.''jawab Shanum.
''Jadi CEO itu sibuk banget ya dad?''tanya Alvan penasaran.
''Ya seperti yang kamu lihat boy...dan punya tanggung jawab yang besar juga karena berapa ribu karyawan menggantungkan hidupnya dengan hidup keluarganya pada perusahaan ini.''tutur Arya yang membuat Alvan serius serta manggut-manggut mendengarnya.
''Kita mau makan siang dimana dad?''tanya Shanum.
''Di restoran kita yang dekat sini aja ya,gimana?''kata Arya.
''Boleh dad,sekalian ajak Henry juga Lila ya...''kata Shanum.
''Iya.''jawab Arya lalu menghubungi Henry untuk mengajaknya makan siang bersama.
Alvan sangat senang bisa makan siang di sebuah restoran mewah yang dulu dalam mimpinya pun tak pernah terlintas namun kini dia merasakannya di tambah lagi dengan kehadiran orangtua angkatnya walaupun bukan orangtua kandung tapi dari merekalah dia bisa merasakan suatu keluarga yang utuh seperti orang lain sebagaimana yang telah dia inginkan serta impi-impikan selama ini.
Seusai makan siang bersama Arya dan henry pun kembali ke perusahaan untuk mengerjakan kembali semua pekerjaan mereka sedangkan Lila kembali pulang kerumahnya begitupun dengan Shanum dan Alvan.
__ADS_1
*****
''Al...''panggil Arya yang saat ini mereka sudah selesai makan malam dan sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton tv.
''Iya dad.''jawab Alvan yang langsung mengalihkan pandangannya dari arah tv ke arah sang daddy.
''Besok akan ada guru yang akan datang kerumah untuk mengajar home schooling kamu.''kata Arya memberi tahu.
''Kamu belajar yang rajin ya bang.''sambung Shanum.
''Iya mom.''jawabnya.
Mereka pun kembali menonton tv sambil sesekali mengobrol bahkan becanda layaknya seperti keluarga lainnya.
''Sudah jam sembilan bang,waktunya tidur.''kata Shanum.
''Iya mom.''jawab Alvan.''Met malam mom,dad.''ucapnya.
''Malam sayang.''jawab Shanum lalu mencium kening anak angkatnya itu begitu pula dengan Arya,dia melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan sang istri.
''Jangan lupa bersih-bersih,sikat gigi dan berdoa ya bang sebelum tidur.''seru shanum saat sang putra mulai melangkah.
''Siap mom.''jawabnya.
Kemudian Arya dan Shanum pun melangkah menuju ke kamar mereka untuk beristirahat.
Arya sangat bersyukur dengan kehidupannya sekarang ini..kehidupan yang mapan,istri yang nyaris sempurna,kelurga yang sangat saling mendukung serta berkasih sayang,putra yang baik serta baby twins yang akan segera hadir di tengah-tengah keluarga kecilnya...entah nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan...
*****
Semua perlengkapan serta kebutuhan Alvan sudah sangat di sediakan serta di persiapkan dengan baik oleh Arya.
Walaupun nanti jika baby twins mereka lahir...Arya dan Shanum sudah bertekad tidak akan pernah membeda-bedakan di antara Alvan dengan anak kandungnya kelak karena bagi mereka anak-anaknya memiliki kedudukan yang sama.
''Bang hari ini kami akan mulai melakukan home schooling di rumah,nanti sekitar jam 8 akan ada guru yang datang.''kata Arya saat mereka sudah selesai melakukan sarapan paginya di pagi yang cerah ini.
''Iya dad.''jawab Alvan.
''Belajar yang rajin ya bang biar jadi anak yang pinter.''kata Shanum.
''Baik mom.''jawab Alvan dan Alvan sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk bisa membanggakan kedua orangtuanya itu...serta dia pun menanamkan dalam benaknya kalau apapun yang di katakan kedua orangtuanya adalah perintah mutlak yang harus dilaksanakan baginya.
''Anak pinter.''puji Shanum.
''Kalau gitu daddy sama mommy berangkat dulu ya bang,kamu baik-baik di rumah.''kata Arya.
''Iya dad,mom.''jawab Alvan.
__ADS_1
Setelah berpamitan serta bersalaman yang mendapatkan ciuman tangan dari putra sulungnya itu akhirnya Arya dan Shanum melangkahkan kakinya keluar dan memasuki kereta besi roda empatnya untuk bekerja,sedangkan sang putra langsung menuju ke kamarnya untuk menyiapkan segala keperluan yang dia butuhkan untuk belajar nanti dan langsung di bawanya ke teras belakang rumah Arya...ya dia lebih memilih belajar di teras belakang karena suasananya yang asri karena terdapat taman serta beberapa pohon buah juga udaranya yang sejuk agar dia tidak cepat bosan nantinya.
*****
''Alvan nanti kesini gak Sha?''tanya Lila yang sudah berada di ruangan Shanum.
''Enggak Lil...sudah mulai home schooling dia hari ini.'jawab Shanum.
''Yah kirain kesini dia.''kata Lila dengan wajah kecewa yang membuat Shanum mengernyitkan alisnya melihat sang sahabat.
''Kenapa?''tanya Shanum dengan heran.
''Anak kamu tampan banget sih...jadi pengen ketemu tiap hari.''sahut Lila.
''Kamu kan sudah punya seorang putra sendiri Lil.''kata Shanum.
''Iya sih,tapi masih kecil kamu mah enak tau-tau udah dapet segede itu.''kata Lila sambil mengerucutkan bibirnya.
''Hahaha kamu bisa aja.''kekeh Shanum.
Sejak dia di perkenalkan ke seluruh keluarga inti Arya dan Shanum...Alvan memang sudah dapat mencuri dan menempati ruang tersendiri di hati mereka semua...perawakan yang tinggi juga tampan,kulit putih bersih,rambut hitam dengan hidung yang bangir serta mata coklat dan bibir merah bak memakai lipstik,siapa pun yang melihat Alvan pasti tidak menyangka kalau anak itu hanyalah anak angkat dari Arya dan Shanum karena hampir semua yang ada di dirinya terdapat pula di Arya dan shanum...serta tak lupa dengan pembawaannya yang tenang dan sopan.
*****
Sedangkan di tempat lain ada Arya yang sibuk mengecek semua pekerjaannya sambil sesekali melihat ke arah ponselnya.
Tok...tok...tok...
''Masuk.''seru Arya yang masih melihat layar di ponselnya.
Cklek
''Lagi liat apa sih tu di handphone...serius amat.''kata Henry yang baru masuk keruangan Arya.
''Lagi lihat keadaan mension sekaligus memantau belajarnya abang.''jawab Arya yang memang cctv mension terhubung dengan ponselnya.
''Abang sudah mulai belajar?''tanya Henry.
''Iya kemarin aku suruh Samudra buat nyari guru home schooling buat abang.''jawab Arya.
''Kok gak sekolah aja Ar kenapa harus home schooling?''tanya Henry heran pasalnya tuan mudanya ini kan seorang pemilik yayasan sekolah yang sangat terkenal.
''Kata abang gak mungkinkan di usianya yang sekarang dia masuk ke kelas satu SD,makanya dia memilih home schooling dulu.''jelas Arya yang membuat Henry manggut-manggut sambil ber o ria.
*****
Maaf telat up...🙏🙏🙏😊😊😊
__ADS_1