
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Pagi yang cerah...disambut dengan senyum dan semangat untuk memulai beraktivitas pada hari ini.
Seperti biasa setiap pagi Shanum akan disibukkan dengan mengurus keluarga kecilnya itu,mulai dari menyiapkan sarapan,bekal,sampai menyiapkan segala keperluan suami dan anak-anaknya.
Rutinitas pagi yang tak pernah dia lewatkan dan sayang kalau untuk dilewatkan.Dia sangat baik dan sempurna menjalankan perannya sebagai seorang ibu rumah tangga.
Dia sama sekali tidak ingin kalau suami dan anak-anak yang terlantar sehingga jauh dengannya karena aktivitas serta kesibukan yang di jalaninya di luar rumah,maka sebisa mungkin dan sebaik mungkin dia akan menjalankan perannya selama berada di dalam rumah bersama anak dan suaminya.
Kadang sebagian orang tua...ayah...ibu yang bekerja menjadi abai dan tak punya banyak waktu untuk anak-anaknya...mereka sibuk mencari uang yang alasannya untuk anak-anak mereka padahal sesungguhnya yang dibutuhkan oleh seorang anak adalah kasih sayang serta perhatian dari orang tua bukan hanya sekedar materi yang mereka berikan.
''Pagi anak-anak mommy...''sapa Shanum ketika ketiga buah hatinya ruang makan.
''Pagi mom.''jawab mereka bertiga.
''Loh daddy mana mom?''tanya Exel yang tidak melihat keberadaan daddynya disana.
''Ada di ruang kerja...lagi ambil sesuatu."jawab Shanum.
''Pagi kak...pagi sayang-sayangnya buna...''sapa Aurora.
''Pagi dek.''sapa Shanum.
''Pagi buna.''sapa Al,Axel dan Alexa.
''Rapi banget dek?''tanya Shanum.''Biasanya agak siangan kalau mau ke butik.''lanjutnya.
''Iya kak mau ngampus bentar baru ke butik.''jawab Aurora.
Saat ini Aurora sudah memiliki butik yang di bukanya sejak dia masih duduk di semester kedua saat kuliah sedangkan sekarang ini Aurora sudah menyelesaikan sekolah S1nya dan sudah setahun lebih ini dia mengenyam pendidikan S2nya.
''Daddy...''seru Alexa saat melihat sang daddy berjalan ke arah mereka.
''Kamu itu kenapa si dek teriak-teriak...kayak di hutan aja.''seru Axel.
''Biarin...wek...''sahut Alexa sambil menjulurkan lidahnya pada kakak beda 5 menitnya itu.
''Dasar bar-bar.''sungut Axel.
''Sudah-sudah kok malah jadi pada ribut sih.''tegur Shanum.''Mommy gak suka.''lanjutnya.
''Maaf mom.''ucap Axel dan Alexa berbarengan.
''Wah sudah pada ngumpul aja ni...''seru Arya.''Sarapan apa kita hari ini mom?''tanyanya pada sang istri.
__ADS_1
''Mommy bikin sandwich telur buat menu sarapan kita pagi ini.''jawab Shanum.
''Bekal kita apa hari ini mom?''tanya Alexa.
''Biasa ada susu kotak buat kalian bertiga plus buah dan carrot cake.''jawab Shanum.
''Baru denger kak aku...''sahut Aurora.
''Kamu juga harus bawa dek buat bekal karena carrot cake itu cake yang terbuat dari campuran wortel dan nanas jadi mengandung vitamin A juga C dan juga campuran kayu manis yang kaya akan antioksidan sehingga dapat meningkatkan imun dan kekebalan tubuh kita.''jawab Shanum.''Aku juga sudah buatkan infused water dari irisan buah strawberry dan lemon karena selain cocok di konsumsi saat cuaca panas seperti sekarang ini kandungan kedua buah itu juga bisa memberikan tambahan energi serta membersihkan racun dalam tubuh kita.''lanjutnya.
''Kakak ini gak pernah berubah ya dari semenjak awal menikah sampai sekarang ini tetap saja memperhatikan dan memastikan kandungan gizi yang dikonsumsi oleh setiap anggota keluarga...dulu bang Arya dan sekarang tambah anak-anak...salut deh buat kakak.''puji Aurora.
''Kamu juga harus belajar dek.''sahut Arya.''Kamu sudah besar...sudah punya kekasih lagi...masa iya kamu gak mau buatin makanan serta merhatiin apa yang di konsumsi oleh suami sarta anak-anak kamu kelak...''lanjutnya.
''lya deh bang...iya...aku bakal belajar dari kakak ipar.''sahutnya.
''Harus.''tegas Arya.''Apalagi Samudra itu anak tunggal jadi kamu punya tanggung jawab lebih yaitu kedua orangtuanya...''tutur Arya.
''Pacaran juga baru semalem...udah jauh amat bang ngomongnya.''sela Aurora.
''Memangnya kamu gak mau sampai ke tahap itu sama dia dek?''tanya Shanum.
''Iya mau sih kak.''jawabnya.
''Abang kasih tahu ya...seorang suami itu akan merasa lebih di perhatikan kalau di beri perhatian lebih seperti hanya hal-hal yang terlihat bisa saja seperti ini...''tutur Arya.''Walaupun hanya memasak makanan...membuat bekal tapi kami merasa di hargai dan di perhatikan... mengingat kesibukan para istri yang bukan hanya istri rumah tapi juga wanita dengan karier yang cemerlang.''sambungnya.
''Bagus.''ujar Arya.
''Tentu saja...apa sih yang enggak buat kamu.''sahut Shanum.
''Uuh makin sayang deh sama kakak.''manjanya sambil menatap ke arah Shanum.
''Lebay.''cibir Axel.
''Heh anak piyik...awas kamu ya.''seru Aurora.
''Sudah-sudah ayo sarapan...nanti kesiangan...alhasil pada telat deh.''ujar Shanum.
*****
''Mom...''panggil Arya saat mereka sudah sampai di depan lobi rumah sakit setelah mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah.
''Hem.''jawab Shanum sambil menoleh ke arah sang suami.
''Kayaknya nanti aku pulang telat...soalnya kerjaan lagi sedikit menumpuk.''katanya memberi tahu.
''Tapi makan malam di rumahkan dad?''tanya Shanum.
__ADS_1
''Aku usahain ya...''jawabnya.
''Ya sudah yang penting jangan lupa makan...''peringat Shanum.
''Iya mom.''sahut Arya.
''Aku turun dulu ya dad...kamu hati-hati di jalannya.''kata Shanum sambil meraih tangan sang suami untuk di ciumnya.
''Iya mommyku sayang.''kata Arya lalu mengecup kening Shanum.
''Pak...jangan ngebut-ngebut ya.''kata Shanum pada sang supir.
''Baik nyonya.''jawabnya.
''Assalamualaikum.''
"Wa'alaikumsalam.''
*****
''Sha...''
''Ehm...''jawab Shanum.''Kebiasaan deh kalau masuk main nyelonong aja gak ketuk pintu dulu.''gerutu Shanum.
''Sorry.''ucap Lila.
''Bukan apa-apa La takutnya kalau kamu nyelonong itu pas aku ada tamu.''kata Shanum lagi.
''Iya...iya maaf.ucap Lila.
''Ada apa?''tanya Shanum.
''Sha...ini aku bener-bener penasaran...kepo maksimal...''hebohnya.''Emangnya bener tu Aurora dan Samudra...?''tanya Lila menggantung.
''Iya semalem Samudra kerumah...minta ijin buat menjalin hubungan sama Aurora.''jawab Shanum.
''Gimana...gimana...langsung di ijinin gak sama sang tuan muda?''tanya Lila makin penasaran.
''Di ijininlah lagian Samudrakan orang kepercayaannya mas Arya seperti kak Henry.''jawab Shanum.
''Wah harus minta PJ ni sama Aurora.''seru Lila sambil memegang ponsel ingin menghubungi seseorang.
''Kamu mau hubungi siapa?''tanya Shanum.
''Ya Aurora lah Sha.''sahut Lila.
''Jangan sekarang...dia lagi ngampus.''larang Shanum.''Nanti aja pas mau jam makan siang.''sarannya.
__ADS_1
''Okelah bosqu...''sahutnya.