
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Semakin hari semakin dekat hubungan antara Shanum dan juga Arya begitu juga dengan asisten Henry dan Lila... mereka sering menghabiskan waktu bersama walau hanya sekedar makan bareng,kadang mereka berempat ataupun berenam dengan Satria dan juga Angel pacarnya kadang juga di tambah dengan kedua orang tua Shanum.
Kehidupan Arya benar-benar sedikit banyak berubah dengan kehadiran Shanum,dia lebih hangat dan sering tersenyum walaupun hanya kepada orang-orang tertentu.
Tapi dibalik kebahagiaan Arya dan Shanum ada orang-orang yang tidak menyukainya...ya siapa lagi kalau bukan sang ibu dan saudara tirinya serta sang istri.
''B******k kenapa si c***t itu bisa bahagia sekarang.''umpat Adi.
''Ada apa sayang...?''tanya sang ibu yang baru masuk.
''Mi tadi orang suruhan aku telepon memberi laporan kalau hubungan Arya dengan gadis itu sekang menjadi semakin dekat.''kata Adi marah.
''Lagian apa si yang dilihat gadis itu dari Arya...''lanjutnya.
''Kayaknya kita harus bertindak Di.''kata mami Rima.
''Mami benar sepertinya kita harus beri peringatan pada gadis itu.''kata Adi.
''Besok biar mami temui dia.''ucap mami dan di jawab anggukan oleh Adi.
*****
Keesokan harinya Ny.Rima benar-benar mendatangi Shanum di Rumah Sakit.
''Selamat pagi... ruangan dokter Shanum sebelah mana ya?''tanya Ny.Rima pada salah satu suster perawat yang bertemu dengannya di lobi.
''Selamat pagi...mari saya antar nyonya'.''jawabnya sopan.
*****
Tok...tok...tok...
''Iya masuk...''saut Shanum dari dalam.
Ceklek
''Maaf permisi dok,ini ada yang mau bertemu dengan dokter Shanum.''kata sang suster perawat.
''Suruh masuk saja sus.''kata Shanum.
''Silahkan bu'.''kata suster mempersilahkan.
''Kalau begitu saya permisi dulu dok.''pamit sang suster perawat.
''Terimakasih ya sus.''ucap Shanum dan dibalas senyuman oleh sang suster.
__ADS_1
*****
''Silahkan duduk nyonya.''kata Shanum.
''Saya datang kesini bukan untuk basa-basi dengan kamu...saya adalah ibu tiri dari Arya jadi langsung saja...saya mau kamu tinggalin Arya sekarang, kalau tidak kamu akan tanggung akibatnya...dan ya bukan hanya kamu tapi juga keluarga kamu...camkan itu!''kata Ny.Rima dengan tegasnya lalu keluar dari ruangan Shanum tanpa mendengar sepatah kata pun dari Shanum.
*****
Shanum begitu kaget dengan apa yang baru saja dibicarakan oleh ibu tiri dari tunangannya...dan belum sempat hilang keterkejutannya pintu ruangannya kembali di ketuk seseorang.
Sebisa mungkin Shanum merubah ekspresi wajahnya seperti sedia kala... seperti tidak terjadi sesuatu.
Tok...tok...tok...
''Masuk.''saut Shanum.
''Hay...''sapa Lila.
''Iya La ada apa?''tanya Shanum.
''Sha nanti kamu selesai jam berapa?''tanya Lila.
''Jam 3'n La,kenapa?''ucap Shanum.
''Aku nebeng mobil kamu ya Sha,soalnya mobil aku di bengkel.''kata Lila.
''Makasih ya...bye''kata Lila lagi.
*****
Setelah kepergian Lila... Shanum kembali kepikiran dengan apa yang di ucapkan oleh Ny.Rima.
''Maksudnya apa ya...kenapa tadi ibu tiri mas Arya ngomong kayak gitu ke aku...''kata Shanum bertanya-tanya pada dirinya sendiri.
''Apa aku perlu memberi tau mas Arya...tapi enggak lah nanti malah dia kepikiran lagi''gumam Shanum.
''Apa aku kasih tau ke ayah sama bunda aja ya...ah tidak...tidak...nanti mereka malah khawatir lagi.''gumamnya lagi.
''Apa ke Lila aja?ah aku rasa juga bukan pilihan yang bagus...karena kalo sampai Lila tau dia pasti bakal bilang ke kak Henry dan kak Henry pasti bilang ke mas Arya juga Lila pasti ngomong ke Satria dan Satria juga pasti bilang ke ayah dan bunda...enggak Shanum...ini benar-benar bukan pilihan yang tepat.''monolog Shanum.
''Oke Shanum kamu harus kuat...kamu harus bisa hadapi ini sendiri...anggap saja tidak ada apa-apa...kamu bisa Shanum...harus bisa.''kata Shanum menguatkan dirinya sendiri.
*****
Beberapa hari setelah kejadian itu hubungan Shanum dan Arya tidak ada yang berubah...malah semakin dekat,sehingga membuat Adi dan Ny.Rima semakin geram.
Saat ini Shanum, Arya, Henry juga Lila sedang makan siang di sebuah restoran dan ternyata di sana ada Adi juga Ny.Rima.
''Ih ternyata dia sama sekali tidak mendengarkan ucapan aku.''geram Ny.Rima yang melihatnya.
__ADS_1
*****
''Aku ke toilet bentar ya mas...''kata Shanum. dan Arya hanya mengangguk sebagai jawabannya.
''Mau aku temenin Sha?''tanya Lila.
''Gak usah La...aku bisa sendiri kok.''jawab Shanum lalu berdiri menuju ke toilet restoran.
*****
''Ternyata kamu tidak mendengarkan ucapanku yang kemarin ya...''sarkas Ny.Rima.
Shanum kaget dan langsung membalikkan badannya begitu mendengar suara seseorang,pasalnya di sedang mencuci tangan di wastafel toilet dan toilet dalam keadaan sepi.
''Maaf Nyonya apa maksud anda?''tanya Shanum pura-pura tidak tahu.
''O mau berlagak b***h ya kamu?apa perlu aku ulangi lagi?''tanya Ny.Rima sarkas.
''Jauhi dan tinggalkan Arya!ini peringatan buat kamu,kalau kamu masih nekat....kamu akan tau akibatnya.''kata Ny.Rima lagi.
''Kalau saya tidak mau...anda mau apa Nyonya?''tantang Shanum.
''Kamu...!berani ya kamu sama saya...kamu bakal tau akibatnya jika berani berurusan dengan saya...saya ingatkan sekali lagi tinggalkan Arya atau kamu akan menanggung akibatnya.Camkan itu!''seru Ny.Rima lalu meninggalkan Shanum di toilet.
''Ya ampun... Astaghfirullah...sabar Sha...tenang...dan kamu harus kuat gak boleh lemah...kamu harus mempertahankan hubungan kamu... Semangat.''gumam Shanum menyemangati dan menguatkan dirinya sendiri.
*****
''Lama banget Sha?''tanya Lila begitu Shanum kembali ke ruangan mereka.
''Eh itu tadi didalam toilet agak ramai jadi harus antri.''kata Shanum berbohong.
''Kamu lagi gk kenapa-kenapa kan Sha?''tanya Arya dan semua melihat ke Shanum.
''Ehm enggk kok mas...aku gak kenapa-kenapa.''jawab Shanum singkat.
''Tapi kamu kelihatan pucat dan gelisah gitu Sha...,beneran kamu gak kenapa-kenapa?kamu gak lagi bohong atau nutupin sesuatu dari kita kan Sha?''cecar Lila.
''Apaan si La...aku benar-benar gak apa-apa kok.''kata Shanum menutupi semuanya.
''Maaf ya aku sudah sedikit berbohong ke kalian.''batin Shanum.
''Ya udah kalo memang gak ada apa-apa...lanjut lagi makannya,nanti keburu jam istirahat makan siang kalian habis lagi.''kata Arya dan di iyakan oleh semuanya.
''Aku yakin kamu ada apa-apa Sha,gak mungkin kamu baik-baik saja sekarang,kamu mungkin bisa menutupi dari Henry juga Arya tapi kamu gak bisa mengelabuhi aku Sha.''batin Lila sambil netra matanya melirik ke arah Shanum.
*****
Setelah makan siang selesai mereka kembali ke tempat kerja masing-masing.Lila dan Shanum di antar ke Rumah Sakit terlebih dahulu baru Arya juga Henry kembali ke kantor.
__ADS_1