
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Keterlaluan...''geram Alvan.
Tanpa mereka berdua sadari ada sepasang paruh baya yang mendengar semuanya dan sama geramnya.
Dua orang tersebut adalah Shanum dan Arya.Begitu Arya di kabari oleh mommy Shanum bagaimana keadaan Kinara yang sebenarnya...dia langsung meluncur ke rumah sakit.
Dia tau bagaimana sang istri begitu menyayangi sosok Kinara sejak pertama kali mereka bertemu dan dapat Arya pastikan bahwa sang istri pasti bersedih atas apa yang menimpa gadis yang saat ini sedang dekat dengan putra sulungnya itu.
Shanum memutuskan untuk berbalik...dia tidak jadi masuk keruangan Kinara,selain agar Alvan lebih leluasa menghibur serta menenangkan Kinara...Shanum juga ingin meredam emosinya terlebih dahulu.
''Mom...''panggil Arya yang mengikuti Shanum dari belakang,karena panggilan sang suami membuatnya menghentikan langkahnya seketika.''Kok malah keluar lagi...gak jadi masuk?''tanya Arya heran.
''Huft...aku ingin memberikan waktu lebih buat Abang agar bisa menghibur Kinara.''jawabnya.
__ADS_1
''Duduk dulu yuk mom...''ajak Arya yang tau pasti bahwa saat ini istrinya sedang tidak baik-baik saja.
Shanum menurut dan duduk berdampingan dengan pria yang sudah memberinya banyak curahan kasih sayang itu.
''Mommy kenapa?''tanya Arya dengan hati-hati.
''Mommy lagi kesel saja dad dengan orangtua Kinara terutama papanya.''sahut Shanum masih dengan nada kesalnya.''Kok bisa-bisanya dia ingin melakukan itu...terlebih ini pada anak kandungnya sendiri loh.''sambung Shanum lagi.
''Aku benar-benar gak habis pikir...dimana hati,pikiran serta perasaannya gitu.''cerocos Shanum lagi.''Tega-teganya menukar anak serta kebahagiaan sang putri hanya dengan materi yang bisa dengan mudah kita dapatkan di dunia ini.''geramnya lagi.
''Dia itu padahal di lahirkan dari rahim seorang wanita tapi dia tidak bisa menghargai wanita lainnya.''gerutu Shanum
Di kediaman serta keluarga Arya Narendra...menghargai seorang wanita sangatlah di junjung tinggi.
Arya selalu menekankan kepada kedua putranya bahwa jangan pernah menyakiti apalagi melecehkan seorang wanita karena ingatlah bahwa kalian di lahirkan dari rahim seorang wanita...dan jika ingin menyakiti seorang wanita maka ingatlah bahwa mommy serta adik kalian adalah seorang wanita...bayangkan bila hal tersebut terjadi pada mommy serta adik kalian.
Selalu dan selalu Arya mengingatkan hal itu pada kedua putranya.
__ADS_1
''Terus sekarang menurut kamu gimana mom?''tanya Arya.
''Gimana apanya?''tanya balik Shanum yang merasa ambigu dengan pertanyaan Arya.
''Itu Kinara gimana...apa perlu kita beritahu pada keluarganya?''tanya Arya karena bagaimanapun menurut Arya keluarganyalah yang paling berhak tau tentang keadaan serta kondisi Kinara saat ini.
''Gak usah dulu dad...biarin saja dulu.''jawab Shanum.''Biar mereka kelabakan dulu...khawatir dulu...biar tau rasa.''sahut Shanum.
''Baiklah.''sahut Arya menyetujui usul sang istri tercinta.
''Tapi aku minta sama daddy...tempatkan seluruh anak buah terbaik Daddy untuk menjaga Kinara agar keluarga terutama papanya tak mengetahui tentang keberadaan Kinara saat ini.''pinta Shanum dengan senyum serta mata puppy eyesnya.
''Asiap nyonya besar Narendra.''jawab Arya yang membuat Shanum tersenyum.
''Baiklah tuan besar Narendra...mari kita melihat keadaan calon nyonya muda Narendra selanjutnya dong dad.''kata Shanum.
''Tentu saja mom.''sahut Arya dan mereka berdua pun langsung menuju keruangan di mana Kinara di rawat saat ini.
__ADS_1