
❤️ Happy Reading ❤️
Sebelum membaca bab ini saya mohon maaf apabila masih banyak typo di bab-bab yang saya buat dan maaf jika ada yang merasa novel ini membosankan atau yang lainnya...maklum saja ini adalah karya pertama saya...dan untuk yang masih stay setia dengan membaca karya saya ini saya ucapkan banyak terimakasih karena satu dukungan dari kalian sangat berarti untuk kami para penulis termasuk saya🙏🙏🙏
Terimakasih
enNita
*****
Pagi ini seluruh staf sudah di kumpulkan oleh Henry di aula perusahaan,mereka semua bertanya-tanya ada apa gerangan sampai mereka semua di kumpulkan di sana.
''Ada apa.''
''Ada apa.''
Begitulah kira-kira yang ada di benak mereka saat ini karena tidak biasa-biasanya mereka semua dikumpulkan di aula perusahaan.
*****
''Semua sudah berkumpul di aula tuan muda hanya scurity yang sedang bertugas saja yang tidak ikut berkumpul.''kata Henry memberi tahu Arya yang berada di ruang kerjanya.
''Hem.''jawab Arya.''Ayo kita kesana.''ajaknya.
Arya berjalan menuju aula di ikuti oleh Henry juga Diva dibelakangnya.
Tap...tap...tap...
Suara sepatu mereka bertiga berhasil mengalihkan perhatian seluruh karyawan yang sedang berkasak kusuk tentang kenapa mereka semua di kumpulkan saat ini.
Mereka semua langsung terdiam setra tertunduk hormat sebenarnya sih juga takut begitu tahu siapa yang memasuki aula.
''Selamat pagi.''sapa Arya kepada seluruh karyawannya begitu dia berada tepat di depan seluruh karyawan yang hadir di sana.
''Selamat pagi tuan muda.''jawab mereka semua.
''Mungkin kalian semua bertanya-tanya kenapa saya mengumpulkan kalian di sini.''kata Arya sambil menatap para karyawannya.
''Saya ingin meminta do'a dari kalian semua.''katanya lagi yang membuat kariyawannya tambah penasaran.
''Saya minta do'a kalian semua agar istri saya...nyonya muda Shanum Arya Narendra agar di beri kesehatan juga kelancaran dalam masa kehamilan sampai melahirkannya nanti.''sambung Arya.
Semua orang pun kaget juga senang karena akhirnya pemilik perusahaan tempat mereka bekerja akan mempunyai momongan.
''Sekali lagi saya minta tolong do'a kan mereka bertiga.''ucap Arya yang membuat para karyawan saling menoleh satu sama lain.''Kalian pasti bingung kenapa saya bilang bertiga...itu karena istri saya sedang mengandung baby twins kami.''sambungnya.
''Dan untuk mensyukuri nikmat serta anugrah yang luar biasa ini...saya akan membagikan bonus untuk kalian semua tanpa terkecuali.''lanjut Arya yang membuat para karyawannya langsung sumringah bahagia.
''Sekian dan kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian kembali.''kata Arya.''Terimakasih.''ucapnya.
Lalu berjalan keluar untuk melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
''Hen,lakukan hal yang sama di seluruh cabang perusahaan NRD dan AN grup.''perintah Arya.''Aku ingin membagi kebahagiaan yang aku rasakan kepada seluruh karyawanku.''lanjutnya lalu berlalu keruangan ya untuk mengerjakan pekerjaannya yang tertunda.
*****
Tok...tok...tok...
''Masuk.''seru Arya.
''Maaf tuan muda sudah waktunya makan siang.''kata Henry memberi tahu.''Anda mau makan siang di luar atau...?''tanyanya.
''Pesankan makanan dan bawa kemari.''perintah Arya.
''Baik tuan muda kalau begitu saya permisi.''kata Henry.
''Hem.''jawab Arya lalu Henry pun segera keluar dari ruangan Arya.
Setelah Henry keluar Arya pun meraih benda pipih yang ada di mejanya untuk menghubungi seseorang...seseorang yang sangat dia cintai,seseorang yang sangat berarti untuknya.
Tut...Tut...Tut...
''Halo assalamualaikum.''kata orang yang berada di sebrang sana.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Arya lembut.''Sayang sudah makan siang belum?''tanya Arya.
''Iya ini lagi nunggu bik Asih bikinin makanan by.''jawab Shanum...iya yang di hubungi Arya adalah sang istri tercinta...pujaan hatinya.''Kamu sudah makan siang belum by?''tanya Shanum.
''Ini lagi nunggu makanan yang di pesan Henry,soalnya males mau keluar.''jawab Arya.''Memangnya di masakin apa sama bik Asih?kok sampek udah jam makan siang belum ada makanan siap.''tanya Arya penasaran sekaligus sedikit geram karena dia pikir para maidnya telat menyiapkan makan siang.
''Oh gitu.''jawab Arya.
''By...''panggil Shanum.
''Iya sayang.''jawabnya.
''Nanti kalau pulang tolong beliin siomay yang ada di dekat kantor kami ya.''pinta Shanum.''Aku pengen makan itu.''ucapnya lagi.
''Kalau kamu pengen aku suruh pak pak Min buat beliin dan anter kerumah sekarang ya...''kata Arya lembut.
''Gak mau.''seru Shanum.''Aku maunya kamu yang beli by dan kamu juga yang bawa sampai kerumah.''katanya.
Sedangkan saat ini di depan Arya sudah ada Henry yang duduk manis sambil membawa makan siang untuknya juga Arya.
''Tapi aku pulangnya kan masih nanti sore lo yank.''jelas Arya.
''Gak apa-apa aku tunggu kamu aja by.''jawab Shanum.''Pokoknya harus kamu yang beli dan kamu juga yang bawa pulang.''sambungnya.
''Iya sayang.''jawab Arya.
''Nyonya ini sayurnya sudah matang.''kata bik Asih di sebrang sana.
''Iya bik terimakasih.''jawab Shanum.
__ADS_1
''Itu suara bik Asih ya yank?''tanya Arya.
''Iya by.''jawab Shanum.
''Ya udah kamu makan dulu gih.''kata Arya.''Selamat makan sayang dan juga baby twinsnya daddy... daddy sayang kalian.''ucap Arya.
''Kami juga sayang daddy.''jawab Shanum.''Daddy juga makan ya...''katanya lagi.
''Iya sayang,assalamualaikum.''tutup Arya.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Shanum dan panggilan pun terputus.
''Shanum Ar?''tanya Henry.
''He'eh.''jawab Arya.''Minta di beliin somay Deket kantor tapi harus aku sendiri yang beli dan bawa pulang.''kata Arya.
''Shanum ngidam kali Ar.''kata Henry.''Itu mah belum seberapa karena masih banyak lagi wanita yang ngidam lebih parah dari itu.''katanya lagi.
''Iya sih aku juga udah pernah denger itu dan juga sudah konsultasi banyak ke dokter obgyn tanpa sepengetahuan Shanum.''kata Arya lagi,lalu mereka berdua pun makan siang bersama di ruangan Arya.
*****
''Assalamualaikum.''salam Arya yang sudah di beritahu oleh pak Nuh bahwa nyonya mudanya sedang berada di teras belakang.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Shanum lalu mencium tangan Arya dan Arya pun mengecup kening Shanum juga perut Shanum.
''Ini.''kata Arya sambil menyerahkan bungkusan somay yang di belinya tadi.
''Wah terimakasih by.''ucap Shanum dengan senangnya.
''Aku keatas dulu ya yank,mau bersih-bersih.''ucap Arya.
''Ya udah ayok by.''kata Shanum.
''Gak usah sayang kamu disini aja makan somaynya,aku gak lama kok dan aku gak mau kalau kamu kecapek'an.''tutur Arya lalu mengecup kening Shanum dan pergi menuju ke kamar mereka.
*****
''Gimana enak gak yank?''tanya Arya yang baru saja turun dan langsung duduk di samping sang istri yang sedang makan somaynya.
''Enak by.''jawab Shanum.''Kamu mau gak by?''tanyanya.
''Buat kamu aja yank.''kata Arya.
''Kenapa?kamu gak mau karna ini udah aku makan duluan?''tanya Shanum dengan mata yang sudah berkaca-kaca dan beberapa detik berikutnya sudah di iringi dengan suara Isak tangis dari sang istri.
''Eh enggak gitu yank.''jawab Arya.''Lok kok malah nangis sih...''kagetnya.
''Kamu udah gak sayang lagi by sama aku?kamu jijik makan barengan sama aku?''lanjut Shanum.
''Aku sayang banget sama kamu yank,kok ngomongnya jadi gitu.''kata Arya.''Ya udah sini aku makan.''kata Arya lalu memakan somaynya.
__ADS_1
''Haduh bumil...sensi amat.''batin Arya.