
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''By,ada masalah apa?''tanya Shanum yang saat ini mereka berdua sudah duduk di atas ranjang yang ada di kamar mereka begitu pergulatan panas mereka selesai dan sudah membersihkan diri masing-masing.
Tadi sewaktu Samudra pamit untuk pulang para penghuni mension...yang lebih tepatnya Arya sekeluarga langsung masuk kedalam kamar masing-masing.
''Gak ada masalah apa-apa yank.''jawab Arya.
''Masa...?''kata Shanum yang masih tak percaya.
''Gak ada yank...jangan mikir aneh-aneh deh.''ucap Arya.
''Terus tadi ngapain ke ruang kerja sama Samudra?ngomongin apa coba?''cecarnya.
''Sini.''kata Arya lalu merengkuh tubuh sang istri kedalam pelukannya...disandarkannya kelapa sang istri di dada bidangnya.''Kamu beneran pengen tahu?''tanya Arya dan Shanum menganggukkan kepalanya.
Akhirnya Arya pin menceritakan segala pembicaraannya dengan Samudra.
''Tapi kalau Samudra belum siap atau belum mau jangan di paksa dong by...''kata Shanum.
''Mau gak mau...siap gak siap...cepat atau lambat Samudra harus melakukan ini yank.''kata Arya.''Papanya juga ingin istirahat...ingin pensiun dan menikmati masa tuanya...seperti papi.''lanjut Arya.
''Iya sih cuma aku takut aja kalau sampai dia merasa tertekan atau terbebani...''kata Shanum.
''Gak akan...aku tau bagaimana kemampuannya yank...lagian aku juga sudah bilang padanya kalau nantinya ada sesuatu yang tidak dia mengerti atau butuh bantuan...dia bisa ke aku atau Henry.''jelas Arya.
''Kalau membicarakan tentang Samudra...aku jadi teringat dengan anak-anak.''kata Shanum.''Anak-anak juga nantinya akan menanggung beban seperti Samudra dan kamu by...''lanjutnya.''Apakah mereka akan siap nantinya?''tanyanya.
''Seperti yang aku bilang tadi mau gak mau...cepat atau lambat...siap gak siap...mereka harus siap.''jawab Arya.
''Aku gak tega dan gak sanggup ngebayangin by kalau anak-anak harus menanggung beban serta tanggung jawab sebesar itu nanti.''tutur Shanum sendu.
__ADS_1
''Mereka pasti bisa yank...aku tau bagaimana kemampuan anak-anakku.''kata Arya.''Mereka tinggal mengembangkan tanpa harus merintis dari enol.''kata Arya lagi.''Seharusnya mereka bersyukur yank karena begitu lulus kuliah mereka langsung bekerja...malah memegang kendali sebuah perusahaan dari pada anak-anak lainnya yang harus banting tulang atau mondar-mandir sana sini untuk mencari pekerjaan.''lanjutnya.''Kamu lebih tak tega yang mana?''tanyanya pada permaisuri hatinya.
''Iya sih by.''jawab Shanum.
''Semua pekerjaan itu ada tanggung jawab serta resiko dan beban yang berbeda-beda...seperti sebuah sebab yang selalu ada akibat.''tutur Arya.
''Iya kamu benar by.''sahut Shanum.
''Satu hal yang harus selalu kamu percaya padaku yank...aku akan melakukan dan mempersiapkan yang terbaik untuk ketiga buah hati kita.''ucapnya.
''Aku percaya by...aku selalu percaya padamu.''jawab Shanum.
''Sudah sekarang lebih baik kita tidur...ini sudah malam dan jangan pikir yang macem-macem.''kata Arya.
''He'em.''jawab Shanum.
''Selamat malam istriku tercinta...cup...cup.''ucap Arya kalau mengecup kening dan bibir Shanum.
''Selamat malam juga suamiku tercinta...cup...cup.''balas Shanum lalu mengecup rahang dan bibir Arya.
*****
''Mom...apa bekal kita hari ini?''tanya Alexa.
''Selain buah potong mommy bikinin pie buah ni dengan toping buah kiwi,strawberry dan anggur.''jawab Shanum.''Dan hari ini mommy juga buatin infused water dari buah lemon dan mentimun yang dapat meningkat sistem kekebalan tubuh, melancarkan proses detoksifikasi serta melancarkan pencernaan kalian.''jelas Shanum..
Mungkin pada bosen ya hampir tiap bab pasti ada kue dari buah sama resep infused water serta kegunaannya...author cuma ingin berbagi resep hidup sehat di masa pandemi ini 🙏🙏 dan maaf bukannya sok tau ya...karena terus terang author juga gak pinter-pinter amat tentang ini...😁✌️
''Kamu juga harus bawa dek...itu sudah kakak siapin juga.''kata Shanum pada Aurora.
''Iya kak.''jawab Aurora.
''Dan untuk papi juga sudah aku siapin...nanti biar di sajikan sama bibik atau mbaknya.''kata Shanum lagi yang kali ini tertuju pada sang ayah mertuanya.
__ADS_1
''Iya...terimakasih ya nak.''ucap papi Alan.''Papi bahagia banget...dimasa tua papi...papi bisa melihat anak-anak papi serta cucu-cucu papi bahagian...di tambah lagi papi mendapatkan perhatian yang lebih dari kalian semua.''kata papi Alan.''Terutama untuk kamu nak...kamu selalu memperhatikan kesehatan papi yang sebelumnya belum pernah papi dapatkan selama hidup papi.''katanya lagi pada Shanum
''Aku ikut seneng kalau papi seneng dengan apa yang aku lakuin.''kata Shanum.
''Arya dan keluarga papi benar-benar beruntung bisa mendapatkan seorang istri serta menantu yang sesempurna kamu.''kata papi Alan.
''Aku juga beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga ini.''kata Shanum.
''Aahhh sudah dong pi jangan mellow-mellow...jadi sedih...nanti nangis ni.''sela Aurora yang membuat mereka semua tertawa dan mulai menyantap sarapan paginya.
Setelah sarapan mereka bertolak ketempat aktivitas masing-masing...Arya mengantarkan anak-anak kesekolah terus mengantar Shanum ke ruang sakit baru menuju ke perusahaan miliknya untuk bekerja sedangkan Aurora berangkat ke butik miliknya karena beru setelah makan siang dia ada kelas di kampusnya...,kalau papi Alan beliau tetap stay di mension Arya karena memang beliau sudah tidak bekerja hanya sesekali saja mengunjungi perkebunan miliknya...beliau bener-bener menikmati masa tuanya saat ini tanpa mau terbeban dengan segala urusan pekerjaan.
*****
''Sha...''panggil Lila saat Shanum akan menuju ke ruangannya.
''Hai La...pagi.''ucap Shanum.
''Pagi juga.''jawab Lila.''Bawa apaan itu Sha?banyak bener...''kata Lila sambil menunjuk paper bag yang di bawa oleh Shanum.
''O...ini buat kamu.''kata Shanum sambil menyerahkan satu buah paper bag yang di bawanya.
''Apaan ni?''tanya Lila sambil membuka paper bag yang sudah ditangannya.
''Infused water sama pie buah buat kamu.''jawab Shanum.
''Wah makasih banyak ya Sha.''ucap Lila.''Ini pasti enak banget pie buahnya.''pujinya.
''Iya sama-sama.''kata Shanum.''Eh aku ke ruangan aku dulu ya La...''pamitnya.''Nanti ketemu pas makan siang...kita makan siang bareng.''lanjutnya lagi.
''Iya Sha.''jawab Lila.''Ini aku juga mau masuk keruangan aku.''kata Lila lagi.''Sampai ketemu nanti ya...''seru Lila.
''Yup.''jawab Shanum singkat.
__ADS_1
Mereka berdua pun melangkah keruang mereka masing-masing...ruangan Shanum dan Lila saat ini sudah berada di lantai yang berbeda...karena sebagai pemilik rumah sakit ruangan Shanum berada di lantai teratas rumah sakit tersebut.