Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
212.Bab 212


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Disisi lain Kinara sedang duduk di sebuah taman yang sepi untuk merenungkan segala yang tengah terjadi...mencoba berdamai dan menerima semua ini tapi sejauh ini seberapapun kuat dia mencoba...dia merasa belum bisa.


Bohong kalau saat ini perasaannya tidak sakit,bohong kalau dia tidak terluka...merasa tak ada artinya maka dengan sebegitu teganya sang papa yang notabene ayah kandungnya sendiri mengatakan hal yang sangat menusuk hatinya.


Menangis...itulah yang hanya dia bisa lakukan untuk mengungkapkan segalanya.Rapuh...sangat rapuh.


Siapapun orang yang berada di dekatnya saat ini pasti akan ikut terenyuh dan meneteskan air matanya karena mendengar Islam tangisnya yang sangat memilukan.


Kinara benar-benar sedang berada di titik terendah saat ini...bahkan sempat dirinya menghujat Yang Maha Pencipta...tapi kemudian dia sadar bahwa dia salah.


*****


Di perusahan AN grup...ada seorang Arya Narendra yang sedang menerima panggilan telepon dari anak buahnya...orang suruhan yang di suruhnya untuk menjaga serta mengawasi Kinara.


Hanya dirinya dan sang istri yang tau bahwa dia diam-diam melakukan ini,karena Shanum sang istri sudah terlanjur menyayangi Kinara dan meminta Arya untuk ikut menjaganya.


''Keterlaluan.''geram Arya begitu mendengar laporan anak buahnya.


''Ada apa Ar?''tanya Henry yang baru saja masuk keruangan Arya dan mendengarkan ucapan Arya.''Telpon dari siapa?''tanya Henry,bukannya kepo tapi Henry begitu peduli serta banyak hutang budi dengan Arya dan keluarganya,jadi dia sudah menganggap Arya seperti adiknya sendiri dan Arya serta keluarga pun begitu.

__ADS_1


''Salah satu anak buah kita.''sahut Arya begitu menutup sambungan teleponnya.


''Anak buah yang mana?''tanya Henry yang melihat Arya seperti menahan amarahnya.


''Yang menjaga serta mengawasi Kinara.''jawab Arya.


''Kinara anak tuan Wira Atmaja yang sekarang sedang dekat dengan putra kamu itu?''tanya Henry memastikan.


''Memang menurut kamu Kinara mana lagi yang sedang kita jaga?''tanya balik Arya dan Henry hanya bisa menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal.''Apa yang terjadi?''tanya Henry.


Arya pun menceritakan segala informasi yang di dengarnya melalu anak buahnya tadi.


''Terus apa yang akan kamu lakukan sekarang?''tanya Henry.


Bahkan informasi yang ada di dalam kediaman Atmaja pun sudah Arya dapatkan,bagaimana bisa?tentu saja dengan uang dan kekuasaannya sehingga dia bisa mendapatkan anak buah dari salah satu art di kediaman Atmaja itu.


''Aku akan memberi tahu Abang dulu.''kata Arya.


''Buat apa?''tanya Henry.


''Buat memberi tau keberadaan Kinara,aku ingin Abang kesana dan menenangkannya.''kata Arya.''Dan aku yakin pasti Abang sekarang juga sedang mencari keberadaan gadis itu.''sambungnya,lalu Arya mengirimkan pesan pada putra sulungnya itu.


*****

__ADS_1


Alvan yang sedang celingak celinguk mencari gadis yang telah diam-diam menempati ruang di hatinya itu,di kagetkan dengan notifikasi pesan dari ponselnya.


''Datang ke taman yang ada di jalan xxx bang.''isi pesan Arya yang membuat Alvan sedikit mengeryitkan dahinya.


''Pasan dari siapa Al?''tanya Rama begitu melihat ekspresi sang sahabat.


Ya Alvan memang saat ini sedang bersama ketiga sahabatnya,ibarat seperti yang ada di salah satu drama Korea Meteor Garden...mereka bak F4 yang kalau di kampus selalu berempat...


''Bokap.''sahut Alvan.


''Lah dapat pesan dari bokap kok kayak bingung gitu?''tanya Niko heran.


''Gak biasa-biasanya bokap kirim pesan,biasanya langsung telpon terus ini minta aku datang ke suatu tempat lagi.''jawabnya.


''Udah kesana aja siapa tau penting.''saran Dodi.


''Tapi...''kata Alvan.


''Kita yang cari Kinara...nanti kalau udah ketemu kita hubungi kamu.''potong Dodi.


''Thank's ya...aku pergi dulu.''pamit Alvan.''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''

__ADS_1


__ADS_2